3 menit baca 677 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang 60-Plus Delinquencies
- Mengacu pada tunggakan pembayaran kredit yang telah lewat 60 hari atau lebih.
- Indikator penting risiko kredit bagi pemberi pinjaman dan investor.
- Menandakan potensi kesulitan peminjam dalam melunasi utang.
- Dipantau oleh lembaga keuangan untuk kesehatan portofolio kredit.
- Mempengaruhi persyaratan dan suku bunga pinjaman.
📑 Daftar Isi
Apa itu 60-Plus Delinquencies?
60-Plus Delinquencies adalah 60-Plus Delinquencies merujuk pada kredit yang telah melewati jatuh tempo pembayaran selama 60 hari atau lebih, menandakan risiko gagal bayar yang tinggi.
Penjelasan Lengkap tentang 60-Plus Delinquencies
Dalam dunia perbankan dan keuangan, 60-Plus Delinquencies adalah sebuah istilah krusial yang secara spesifik merujuk pada jumlah kredit atau pinjaman yang pembayarannya telah melewati batas waktu jatuh tempo selama 60 hari atau lebih. Istilah ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kesehatan dan kelayakan kredit suatu portofolio.
Ketika sebuah kredit masuk dalam kategori 60-Plus Delinquencies, hal ini memberikan sinyal peringatan dini bagi para pemberi pinjaman (kreditor) dan investor. Ini mengindikasikan adanya potensi masalah yang signifikan pada pihak peminjam (debitor), yang bisa berujung pada default atau gagal bayar. Kemungkinan penyebabnya beragam, mulai dari ketidakmampuan finansial peminjam, masalah arus kas, hingga kondisi ekonomi makro yang mempengaruhi kemampuan pembayaran.
Mengapa 60-Plus Delinquencies Penting?
- Penilaian Risiko Kredit: LBO (Lembaga Bisnis Operasional) dan investor menggunakan metrik ini untuk mengukur tingkat risiko dalam portofolio kredit mereka. Tingginya angka 60-Plus Delinquencies dapat mengindikasikan kualitas aset yang menurun.
- Pengaruh pada Kinerja Keuangan: Peningkatan tunggakan ini dapat berdampak negatif pada profitabilitas lembaga keuangan, karena pendapatan bunga tertunda atau hilang, dan potensi kerugian akibat kredit macet.
- Dasar Pengambilan Keputusan Investasi: Investor yang mempertimbangkan instrumen berbasis utang atau saham perusahaan keuangan akan mencermati angka ini sebagai bagian dari analisis fundamental mereka.
- Penentuan Kebijakan Kredit: Tingkat 60-Plus Delinquencies dapat mempengaruhi kebijakan pemberian kredit di masa depan, termasuk pengetatan kriteria persetujuan pinjaman, penyesuaian suku bunga, dan peningkatan prosedur penagihan.
Oleh karena itu, pemantauan ketat terhadap 60-Plus Delinquencies sangat esensial bagi para profesional keuangan dan investor untuk mengelola risiko secara efektif dan membuat keputusan yang terinformasi.
Cara Menggunakan 60-Plus Delinquencies
Para profesional keuangan dan investor menggunakan analisis 60-Plus Delinquencies untuk mengevaluasi kesehatan portofolio kredit, mengidentifikasi risiko, dan membuat keputusan investasi atau pemberian kredit yang tepat.
- 1<strong>Analisis Laporan Keuangan:</strong> Periksa laporan keuangan lembaga keuangan atau perusahaan yang menerbitkan kredit untuk menemukan data mengenai 60-Plus Delinquencies.
- 2<strong>Bandingkan dengan Industri:</strong> Bandingkan rasio 60-Plus Delinquencies perusahaan dengan rata-rata industri untuk mendapatkan gambaran kinerja relatif.
- 3<strong>Identifikasi Tren:</strong> Pantau perubahan angka 60-Plus Delinquencies dari waktu ke waktu untuk mendeteksi tren positif atau negatif.
- 4<strong>Integrasikan dengan Metrik Lain:</strong> Gunakan informasi ini bersama dengan metrik lain seperti rasio NPL (Non-Performing Loan), pertumbuhan kredit, dan kondisi ekonomi makro untuk analisis yang komprehensif.
Contoh Penggunaan 60-Plus Delinquencies dalam Trading
Seorang analis kredit yang mengevaluasi sebuah bank akan memperhatikan rasio 60-Plus Delinquencies pada laporan kuartalan bank tersebut. Jika rasio ini menunjukkan peningkatan signifikan dari kuartal sebelumnya dan lebih tinggi dari rata-rata industri, analis akan menganggap ini sebagai sinyal peringatan. Hal ini bisa mendorong analis untuk melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kualitas aset bank, potensi kerugian kredit, dan dampaknya terhadap profitabilitas serta stabilitas keuangan bank. Keputusan investasi pada saham bank tersebut mungkin akan dipertimbangkan ulang atau membutuhkan premi risiko yang lebih tinggi.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kelayakan Kredit, Risiko Kredit, Default (Gagal Bayar), Non-Performing Loan (NPL), Portofolio Kredit, Jatuh Tempo Pembayaran, Kredit Macet
Pertanyaan Umum tentang 60-Plus Delinquencies
Apa perbedaan antara 60-Plus Delinquencies dan Non-Performing Loan (NPL)?
60-Plus Delinquencies adalah tunggakan pembayaran yang telah melewati 60 hari, sedangkan NPL biasanya merujuk pada kredit yang sudah lebih lama menunggak (misalnya 90 hari atau lebih) dan dianggap memiliki kemungkinan kecil untuk dilunasi.
Bagaimana 60-Plus Delinquencies mempengaruhi suku bunga pinjaman?
Tingkat 60-Plus Delinquencies yang tinggi pada suatu portofolio atau lembaga keuangan dapat menyebabkan peningkatan suku bunga pinjaman di masa depan untuk mengkompensasi risiko yang lebih besar.
Siapa yang paling berkepentingan memantau 60-Plus Delinquencies?
Pemberi pinjaman (bank, lembaga keuangan), investor, regulator keuangan, dan analis kredit adalah pihak-pihak yang paling berkepentingan memantau metrik ini.