3 menit baca 663 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang 90-Day Letter

  • 90-Day Letter adalah notifikasi dari IRS AS terkait frekuensi trading yang tinggi.
  • Investor yang menerima surat ini dianggap sebagai 'pedagang harian' (day trader) oleh IRS.
  • Status pedagang harian mewajibkan pembayaran pajak keuntungan trading dengan tarif yang lebih tinggi.
  • Surat ini umumnya dikirim setelah tahun pajak berakhir, namun bisa juga diterima lebih awal.
  • Penerima surat perlu mengatur frekuensi trading di masa depan untuk menghindari status serupa.

📑 Daftar Isi

Apa itu 90-Day Letter?

90-Day Letter adalah Surat dari IRS AS yang memberitahu investor telah melampaui batas frekuensi trading dan dianggap pedagang harian, sehingga dikenakan tarif pajak lebih tinggi.

Penjelasan Lengkap tentang 90-Day Letter

Dalam dunia trading dan investasi, 90-Day Letter adalah sebuah istilah yang merujuk pada surat resmi yang dikeluarkan oleh Internal Revenue Service (IRS) Amerika Serikat. Surat ini dikirimkan kepada investor yang terdeteksi melakukan aktivitas trading saham dengan frekuensi yang sangat tinggi dalam periode waktu tertentu.

Apa Arti Penting 90-Day Letter?

Inti dari 90-Day Letter adalah pemberitahuan bahwa investor tersebut telah melampaui batas frekuensi trading yang diizinkan oleh IRS. Akibatnya, investor tersebut secara otomatis dianggap sebagai pedagang harian (day trader) di mata hukum pajak AS. Status ini memiliki implikasi pajak yang signifikan.

Implikasi Pajak bagi Pedagang Harian

  • Tarif Pajak Lebih Tinggi: Keuntungan yang dihasilkan dari aktivitas trading oleh seorang pedagang harian umumnya akan dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan investasi jangka panjang.
  • Peraturan Khusus: Pedagang harian tunduk pada peraturan pajak yang lebih ketat dan terkadang berbeda dari investor umum.

Waktu Pengiriman dan Tindakan yang Diperlukan

Umumnya, 90-Day Letter dikirimkan kepada investor setelah tahun pajak berakhir, sebagai bagian dari proses audit atau peninjauan kepatuhan pajak. Namun, tidak menutup kemungkinan surat ini diterima pada waktu yang lebih cepat jika aktivitas trading yang sangat intens terdeteksi dalam kurun waktu 12 bulan sebelumnya.

Jika seorang investor menerima 90-Day Letter, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami implikasinya. Mereka wajib mulai menghitung dan membayar pajak atas keuntungan trading mereka sesuai dengan tarif yang berlaku untuk pedagang harian. Selain itu, sangat penting bagi mereka untuk meninjau kembali strategi trading mereka dan memperhatikan frekuensi transaksi ke depannya. Tujuannya adalah untuk menghindari mendapatkan kembali status pedagang harian di masa mendatang, yang dapat terus membebani kewajiban pajak mereka.

Cara Menggunakan 90-Day Letter

Memahami 90-Day Letter penting bagi trader saham di AS untuk mengelola kewajiban pajak dan menghindari konsekuensi yang merugikan.

  1. 1Pantau frekuensi trading Anda secara cermat, terutama jika Anda berdomisili di AS dan melakukan trading saham.
  2. 2Pahami batas frekuensi yang dianggap sebagai 'pedagang harian' oleh IRS untuk menghindari status tersebut jika tidak diinginkan.
  3. 3Jika menerima 90-Day Letter, segera konsultasikan dengan profesional pajak atau penasihat keuangan.
  4. 4Sesuaikan strategi trading Anda untuk mematuhi peraturan pajak dan mengelola kewajiban Anda secara efektif.

Contoh Penggunaan 90-Day Letter dalam Trading

Seorang trader saham di New York, John, melakukan lebih dari 100 transaksi beli dan jual saham dalam sebulan di tahun pajak 2023. Setelah tahun pajak berakhir, John menerima 90-Day Letter dari IRS. Surat ini memberitahukan bahwa ia kini dikategorikan sebagai 'pedagang harian' dan keuntungan dari tradingnya akan dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi. John kemudian memutuskan untuk mengurangi frekuensi tradingnya di tahun berikutnya dan berkonsultasi dengan akuntannya untuk memastikan kepatuhan pajak.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: IRS, Pedagang Harian (Day Trader), Pajak Keuntungan Modal, Trading Saham, Kepatuhan Pajak

Pertanyaan Umum tentang 90-Day Letter

Apakah 90-Day Letter hanya berlaku untuk trading saham?

Meskipun contoh umum adalah trading saham, IRS dapat menerapkan prinsip serupa untuk instrumen trading lain jika frekuensi transaksinya sangat tinggi dan dianggap sebagai aktivitas bisnis.

Bagaimana cara menghindari menerima 90-Day Letter?

Cara utamanya adalah dengan membatasi frekuensi trading Anda agar tidak dianggap sebagai pedagang harian oleh IRS. Aturan spesifik mengenai batas frekuensi ini sebaiknya dikonsultasikan dengan profesional pajak.

Apa konsekuensi jika saya mengabaikan 90-Day Letter?

Mengabaikan 90-Day Letter dapat berujung pada denda, bunga, dan sanksi pajak lainnya dari IRS jika ketidakpatuhan terdeteksi.