# Average True Range (ATR): Indikator Volatilitas Pasar

*English: Average True Range (ATR)*

> Pelajari Average True Range (ATR), indikator teknikal untuk mengukur volatilitas harga aset. Pahami cara menghitung dan menginterpretasikannya.

**Definisi:** Average True Range (ATR) adalah indikator teknikal yang mengukur volatilitas harga suatu aset dengan menghitung rata-rata rentang pergerakan harga dalam periode waktu tertentu.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/a/average-true-range

---

# Average True Range (ATR)

Average True Range (ATR) adalah indikator teknikal yang mengukur volatilitas harga suatu aset.

Karena ATR adalah indikator volatilitas, ia menunjukkan seberapa besar harga berfluktuasi, rata-rata, selama kerangka waktu tertentu.

Indikator ini diperkenalkan oleh Welles Wilder dalam bukunya, “New Concepts in Technical Trading Systems”. Yang luar biasa adalah buku ini juga mencakup Parabolic SAR, RSI, dan Directional Movement Concept (ADX).

Average True Range dapat mencapai nilai tinggi ketika fluktuasi harga besar dan cepat.

Nilai indikator yang rendah biasanya terjadi pada periode pergerakan sideways yang berlangsung lama, yang terjadi di puncak pasar dan selama konsolidasi.

Average True Range (ATR) dapat diinterpretasikan sebagai berikut:

- Semakin tinggi nilai indikator, semakin tinggi kemungkinan perubahan tren.
- Semakin rendah nilai indikator, semakin lemah pergerakan trennya.

Indikator ini tidak memberikan indikasi tren harga, hanya tingkat volatilitas harga.

## Cara Menghitung ATR

Untuk menghitung ATR, True Range perlu ditemukan.

True Range memperhitungkan rentang high/low periode saat ini serta penutupan periode sebelumnya (jika diperlukan).

Ada tiga perhitungan yang perlu diselesaikan dan kemudian dibandingkan satu sama lain.

True Range (TR) adalah nilai terbesar dari:

- High Periode Saat Ini dikurangi (-) Low Periode Saat Ini
- Nilai Absolut (abs) dari High Periode Saat Ini dikurangi (-) Penutupan Periode Sebelumnya
- Nilai Absolut (abs) dari Low Periode Saat Ini dikurangi (-) Penutupan Periode Sebelumnya

True Range = max[(high – low), abs(high – previous close), abs (low – previous close)]

Nilai absolut digunakan karena ATR tidak mengukur arah harga, hanya volatilitas. Jadi, seharusnya tidak ada angka negatif.

Setelah Anda mendapatkan True Range, Average True Range dapat diplot.

Anggap ATR sebagai moving average dari True Range.

## Parameter

Periode: (14) : Jumlah periode yang digunakan dalam perhitungan rentang.

Jika grafik menampilkan data per jam, maka periode menunjukkan jam. Jika grafik harian digunakan, maka periode menunjukkan hari. Untuk grafik mingguan, periode akan mewakili minggu, dan seterusnya.

Wilder menggunakan periode 7. Periode umum lainnya yang digunakan adalah 14 dan 20.

## Interpretasi

Welles Wilder mengembangkan Average True Range (ATR) untuk menciptakan alat ukur volatilitas.

Menggunakan grafik harian, Wilder mendefinisikan True Range sebagai yang terbesar dari periode berikut:

- Jarak dari high hari ini ke low hari ini.
- Jarak dari penutupan kemarin ke high hari ini.
- Jarak dari penutupan kemarin ke low hari ini.

True Range mengukur volatilitas pasar dan merupakan bagian integral dari indikator seperti ADX (Average Directional Movement) atau ADXR (Average Directional Movement Rating), dan lainnya, untuk mengidentifikasi pergerakan arah pasar.

Indikator Average True Range mengidentifikasi periode volatilitas tinggi dan rendah di pasar.

Volatilitas tinggi menggambarkan pasar dengan fluktuasi harga yang berkelanjutan, sedangkan volatilitas rendah digunakan untuk memberi label pasar dengan aktivitas harga yang sedikit.

Mengukur volatilitas pasar dapat membantu dalam mengidentifikasi sinyal beli dan jual serta potensi risiko tambahan.

Pasar dengan fluktuasi harga tinggi menawarkan potensi risiko/imbalan lebih besar, karena harga naik dan turun dalam waktu singkat, memberi trader lebih banyak peluang untuk membeli atau menjual.

Ketika pasar menjadi semakin volatil, ATR cenderung mencapai puncaknya dan nilainya meningkat.

Selama periode volatilitas rendah, nilai ATR menurun.

Pasar biasanya akan mempertahankan arah pergerakan harga awal, meskipun ini tentu saja bukan aturan.

Trader cenderung menggunakan Average True Range untuk mengukur volatilitas pasar dan kemudian mengandalkan indikator teknikal lain untuk membantu mengidentifikasi arah pasar.


## FAQ

**Apa itu Average True Range (ATR)?**
Average True Range (ATR) adalah indikator teknikal yang mengukur volatilitas harga suatu aset dengan menghitung rata-rata rentang pergerakan harga dalam periode waktu tertentu.

**Siapa yang menciptakan Average True Range (ATR)?**
ATR diciptakan oleh Welles Wilder.

**Bagaimana cara menginterpretasikan nilai ATR yang tinggi?**
Nilai ATR yang tinggi menunjukkan bahwa volatilitas harga aset sedang tinggi, yang berpotensi menandakan kemungkinan perubahan tren.

**Apakah ATR menunjukkan arah tren harga?**
Tidak, ATR hanya mengukur tingkat volatilitas harga dan tidak memberikan indikasi arah tren harga.

**Apa saja parameter yang digunakan dalam perhitungan ATR?**
Parameter utama dalam perhitungan ATR adalah 'Periode', yang menentukan jumlah periode (misalnya, hari, jam) yang digunakan dalam perhitungan rentang.