4 menit baca 811 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Backup Withholding
- Mekanisme pemotongan pajak oleh IRS AS untuk memastikan kepatuhan.
- Terjadi jika investor gagal memberikan Nomor Identifikasi Pajak (TIN) yang benar.
- Broker memotong 24% dari pendapatan investasi seperti dividen, bunga, dan penjualan saham.
- Bukan pajak tambahan, melainkan penjaminan pembayaran pajak di muka.
- Penting untuk segera memperbaiki masalah TIN untuk menghindari pemotongan di masa depan.
📑 Daftar Isi
Apa itu Backup Withholding?
Backup Withholding adalah Backup Withholding adalah mekanisme pemotongan pajak oleh IRS AS untuk memastikan kepatuhan pajak atas pendapatan investasi, terutama jika TIN investor tidak akurat atau tidak diberikan.
Penjelasan Lengkap tentang Backup Withholding
Apa itu Backup Withholding?
Backup Withholding adalah sebuah ketentuan yang diberlakukan oleh Internal Revenue Service (IRS), badan perpajakan Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa wajib pajak, baik individu maupun perusahaan, telah memenuhi kewajiban perpajakan mereka atas berbagai jenis pendapatan. Dalam dunia trading dan investasi, ketentuan ini menjadi relevan ketika ada potensi kegagalan dalam pelaporan atau pembayaran pajak oleh investor.
Kapan Backup Withholding Terjadi dalam Konteks Investasi?
Dalam praktik trading dan investasi, backup withholding dapat dipicu oleh beberapa skenario utama:
- Kegagalan Memberikan Nomor Identifikasi Pajak (TIN) yang Benar: Investor wajib memberikan Nomor Identifikasi Pajak (TIN) yang akurat kepada broker atau lembaga keuangan tempat mereka berinvestasi. Jika TIN yang diberikan salah, tidak lengkap, atau tidak valid, maka backup withholding bisa diterapkan.
- Kesalahan dalam Penerimaan TIN oleh Broker: Terkadang, broker atau lembaga keuangan mungkin mendeteksi adanya ketidaksesuaian atau kesalahan dalam data TIN yang mereka terima dari investor, meskipun investor merasa sudah memberikan informasi yang benar.
Bagaimana Mekanisme Backup Withholding Bekerja?
Jika backup withholding diaktifkan, broker atau lembaga keuangan tempat Anda berinvestasi akan melakukan pemotongan langsung atas sebagian dari pendapatan investasi Anda. Besaran pemotongan ini ditetapkan sebesar 24% dari total pendapatan yang Anda terima. Pendapatan yang umumnya dikenakan backup withholding meliputi:
- Dividen saham
- Pendapatan bunga dari obligasi atau instrumen pendapatan tetap lainnya
- Keuntungan dari penjualan saham (capital gain)
Jumlah yang dipotong tersebut kemudian akan disetorkan langsung oleh broker ke IRS. Ini berfungsi sebagai bukti bahwa pajak atas pendapatan tersebut telah dilaporkan dan dibayarkan, meskipun belum diterima secara penuh oleh investor.
Pentingnya Memahami Backup Withholding
Penting untuk digarisbawahi bahwa backup withholding bukanlah pajak tambahan. Ini adalah mekanisme penjaminan untuk memastikan bahwa kewajiban pajak dipenuhi terlebih dahulu sebelum dana sepenuhnya disalurkan kepada investor. Dengan kata lain, ini adalah langkah proaktif IRS untuk mencegah penghindaran pajak.
Tindakan Jika Terkena Backup Withholding
Jika Anda mendapati bahwa pendapatan investasi Anda dikenakan backup withholding, langkah paling krusial adalah segera mengidentifikasi dan memperbaiki akar masalahnya. Hal ini biasanya melibatkan:
- Menghubungi broker atau lembaga keuangan Anda.
- Memastikan keakuratan Nomor Identifikasi Pajak (TIN) Anda.
- Memberikan dokumen pendukung yang mungkin diminta oleh broker untuk memverifikasi TIN Anda.
Dengan menyelesaikan masalah terkait TIN Anda, Anda dapat mencegah pemotongan backup withholding di masa mendatang dan memastikan Anda menerima pendapatan investasi Anda secara penuh.
Cara Menggunakan Backup Withholding
Untuk menghindari Backup Withholding, pastikan Anda selalu memberikan Nomor Identifikasi Pajak (TIN) yang akurat dan terbaru kepada broker Anda, serta memverifikasi informasi tersebut secara berkala.
- 1Langkah 1: Pastikan Anda memiliki Nomor Identifikasi Pajak (TIN) yang valid dan sesuai dengan data pribadi Anda.
- 2Langkah 2: Saat membuka akun trading atau investasi, berikan TIN Anda dengan teliti kepada broker.
- 3Langkah 3: Periksa kembali konfirmasi data TIN yang Anda berikan kepada broker.
- 4Langkah 4: Jika menerima pemberitahuan mengenai kesalahan TIN atau potensi backup withholding, segera hubungi broker untuk perbaikan.
Contoh Penggunaan Backup Withholding dalam Trading
Seorang investor forex di Amerika Serikat menerima dividen sebesar $1.000 dari saham yang dimilikinya melalui broker. Namun, investor tersebut pernah salah memasukkan digit terakhir pada Nomor Identifikasi Pajak (TIN) saat membuka akun. Broker mendeteksi ketidaksesuaian ini dan terpaksa menerapkan Backup Withholding. Akibatnya, broker memotong 24% dari dividen tersebut, yaitu sebesar $240 ($1.000 x 24%), dan menyetorkannya ke IRS. Investor hanya menerima sisa dividen sebesar $760. Investor tersebut kemudian segera menghubungi broker untuk memperbaiki data TIN-nya agar tidak terjadi pemotongan serupa di masa mendatang.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Nomor Identifikasi Pajak (TIN), Internal Revenue Service (IRS), Dividen, Capital Gain, Broker, Kepatuhan Pajak
Pertanyaan Umum tentang Backup Withholding
Apakah Backup Withholding berlaku untuk semua investor?
Backup Withholding terutama berlaku untuk investor yang tunduk pada peraturan perpajakan Amerika Serikat, seperti warga negara AS, penduduk tetap, atau entitas bisnis AS. Investor asing mungkin memiliki aturan berbeda.
Bagaimana cara mengetahui apakah saya terkena Backup Withholding?
Biasanya, broker atau lembaga keuangan akan memberitahukan Anda jika pendapatan Anda dikenakan backup withholding, dan jumlah yang dipotong akan tertera dalam laporan pendapatan investasi Anda.
Apakah saya bisa mendapatkan kembali uang yang dipotong melalui Backup Withholding?
Ya, jumlah yang dipotong melalui backup withholding dapat dikreditkan terhadap kewajiban pajak Anda secara keseluruhan saat Anda mengajukan SPT Tahunan. Jika pemotongan melebihi kewajiban pajak Anda, Anda mungkin berhak atas pengembalian dana.