5 menit baca 905 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Bear Spread
- Bear spread adalah strategi opsi yang dirancang untuk pasar yang sedang menurun.
- Strategi ini melibatkan kombinasi pembelian dan penjualan opsi put.
- Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari penurunan harga aset sekaligus membatasi kerugian maksimum.
- Investor membeli opsi put dengan strike price lebih tinggi dan menjual opsi put dengan strike price lebih rendah.
- Strategi ini efektif ketika trader memprediksi penurunan harga aset yang moderat.
📑 Daftar Isi
Apa itu Bear Spread?
Bear Spread adalah Bear spread adalah strategi trading opsi yang memanfaatkan penurunan harga aset dengan membeli opsi put lebih mahal dan menjual opsi put lebih murah untuk membatasi risiko.
Penjelasan Lengkap tentang Bear Spread
Apa itu Bear Spread?
Bear spread, atau dalam Bahasa Indonesia sering disebut sebagai 'rentang beruang', adalah sebuah strategi trading yang memanfaatkan pergerakan harga aset yang diperkirakan akan mengalami penurunan. Strategi ini secara spesifik menggunakan instrumen derivatif berupa opsi, yaitu opsi put. Tujuan utama dari bear spread adalah untuk mendapatkan keuntungan ketika harga aset dasar (underlying asset) turun, namun dengan cara yang membatasi potensi kerugian maksimum yang bisa dialami oleh trader.
Dalam pelaksanaannya, bear spread melibatkan dua posisi pada opsi put yang memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama, namun dengan harga pelaksanaan (strike price) yang berbeda. Trader akan melakukan:
- Pembelian Opsi Put (Long Put): Opsi put ini dibeli dengan harga pelaksanaan yang lebih tinggi. Opsi ini memberikan hak kepada pembeli untuk menjual aset pada harga pelaksanaan yang lebih tinggi, sehingga akan menghasilkan keuntungan jika harga aset turun di bawah harga pelaksanaan ini.
- Penjualan Opsi Put (Short Put): Opsi put ini dijual dengan harga pelaksanaan yang lebih rendah. Dengan menjual opsi put ini, trader menerima premi, yang dapat membantu mengurangi biaya bersih dari strategi ini. Namun, ini juga membatasi potensi keuntungan maksimum dan kerugian maksimum.
Dengan mengombinasikan kedua posisi ini, trader dapat memprediksi pergerakan harga aset yang moderat menuju penurunan. Keuntungan maksimum akan terbatas pada selisih antara kedua harga pelaksanaan dikurangi dengan biaya bersih dari transaksi (premi yang dibayar dikurangi premi yang diterima). Sementara itu, kerugian maksimum juga terbatas pada biaya bersih awal transaksi.
Mengapa Menggunakan Bear Spread?
Bear spread sangat berguna ketika seorang trader memiliki pandangan bearish (pesimis) terhadap suatu aset, namun tidak yakin seberapa besar penurunan yang akan terjadi. Dibandingkan hanya membeli opsi put, bear spread menawarkan:
- Biaya Awal yang Lebih Rendah: Premi yang diterima dari penjualan opsi put dapat mengurangi biaya bersih untuk membuka posisi.
- Risiko yang Terdefinisi: Kerugian maksimum sudah diketahui sejak awal, sehingga memberikan kepastian dalam manajemen risiko.
- Potensi Keuntungan yang Realistis: Strategi ini lebih cocok untuk pergerakan harga yang moderat, bukan penurunan yang sangat drastis.
Namun, perlu diingat bahwa strategi ini juga membatasi potensi keuntungan. Jika harga aset turun jauh lebih dalam dari yang diperkirakan, keuntungan yang didapat dari bear spread akan lebih kecil dibandingkan jika hanya membeli opsi put saja.
Cara Menggunakan Bear Spread
Gunakan bear spread ketika Anda memprediksi penurunan harga aset namun ingin membatasi risiko kerugian.
- 1Langkah 1: Identifikasi aset yang Anda prediksi akan mengalami penurunan harga (bearish outlook).
- 2Langkah 2: Pilih tanggal kedaluwarsa opsi yang sama untuk kedua transaksi.
- 3Langkah 3: Beli opsi put dengan harga pelaksanaan yang lebih tinggi (misalnya, $50).
- 4Langkah 4: Jual opsi put dengan harga pelaksanaan yang lebih rendah (misalnya, $40) dengan tanggal kedaluwarsa yang sama.
- 5Langkah 5: Pantau pergerakan harga aset. Keuntungan akan tercapai jika harga aset turun di bawah harga pelaksanaan opsi put yang dibeli.
- 6Langkah 6: Pahami bahwa kerugian Anda dibatasi pada biaya bersih awal transaksi (premi yang dibayar - premi yang diterima).
Contoh Penggunaan Bear Spread dalam Trading
Misalkan seorang trader memprediksi saham XYZ, yang saat ini diperdagangkan pada $55, akan turun dalam beberapa minggu ke depan. Trader tersebut memutuskan untuk menerapkan strategi bear spread dengan menggunakan opsi put dengan kedaluwarsa yang sama:
- Membeli 1 Opsi Put XYZ dengan harga pelaksanaan $50 seharga $3 (premi).
- Menjual 1 Opsi Put XYZ dengan harga pelaksanaan $40 seharga $1 (premi).
Analisis:
- Biaya Bersih: $3 (dibeli) - $1 (dijual) = $2 per saham.
- Keuntungan Maksimum: Jika harga saham XYZ turun ke $40 atau lebih rendah pada saat kedaluwarsa, keuntungan maksimum adalah selisih harga pelaksanaan ($50 - $40) dikurangi biaya bersih ($2), yaitu $10 - $2 = $8 per saham.
- Kerugian Maksimum: Jika harga saham XYZ tetap di atas $50 atau naik, kerugian maksimum dibatasi pada biaya bersih awal, yaitu $2 per saham.
- Titik Impas (Break-even point): Harga pelaksanaan opsi put yang dibeli dikurangi biaya bersih, yaitu $50 - $2 = $48.
Strategi ini efektif jika saham XYZ turun ke level antara $48 (titik impas) dan $50 (harga pelaksanaan opsi put yang dibeli).
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Put, Opsi Call, Strike Price, Premi Opsi, Pasar Bearish, Manajemen Risiko, Opsi Ganda
Pertanyaan Umum tentang Bear Spread
Apa perbedaan utama antara bear spread dan bull spread?
Bear spread dirancang untuk pasar yang menurun, menggunakan opsi put, sementara bull spread dirancang untuk pasar yang naik, biasanya menggunakan opsi call.
Kapan waktu terbaik untuk menggunakan strategi bear spread?
Strategi bear spread paling efektif ketika Anda memprediksi penurunan harga aset yang moderat, namun tidak terlalu drastis, dan Anda ingin membatasi potensi kerugian.
Apakah bear spread cocok untuk trader pemula?
Meskipun bear spread membatasi risiko, pemahaman mendalam tentang cara kerja opsi, penetapan harga, dan manajemen risiko tetap diperlukan. Trader pemula disarankan untuk memahami dasar-dasar opsi terlebih dahulu sebelum menerapkan strategi ini.