4 menit baca 739 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Bilateral Contract

  • Bilateral Contract adalah perjanjian mengikat antara dua pihak untuk melakukan transaksi.
  • Dalam trading, ini sering terjadi antara investor dan broker untuk eksekusi order.
  • Investor memberikan wewenang kepada broker untuk membeli atau menjual aset pada harga spesifik.
  • Kedua belah pihak harus menyetujui seluruh syarat dan ketentuan kontrak.
  • Tujuannya adalah memastikan kelancaran, keamanan, dan tercapainya kesepakatan bagi kedua pihak.

📑 Daftar Isi

Apa itu Bilateral Contract?

Bilateral Contract adalah Kontrak mengikat antara dua pihak untuk transaksi, umum dalam trading antara investor dan broker untuk eksekusi jual/beli aset pada harga yang disepakati.

Penjelasan Lengkap tentang Bilateral Contract

Bilateral Contract, atau Kontrak Bilateral, merupakan sebuah perjanjian hukum yang bersifat mengikat antara dua pihak yang bersepakat untuk melakukan suatu transaksi. Dalam konteks dunia forex dan trading, istilah ini sangat relevan, terutama dalam hubungan antara seorang investor dan broker.

Definisi dan Mekanisme dalam Trading

Secara fundamental, bilateral contract terjadi ketika satu pihak (misalnya investor) memberikan wewenang kepada pihak lain (broker) untuk melakukan tindakan tertentu, seperti membeli atau menjual aset (mata uang, saham, komoditas, dll.) pada level harga yang telah disepakati bersama. Perjanjian ini melindungi kedua belah pihak dan memastikan bahwa transaksi akan dieksekusi sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Contoh Kasus dalam Investasi Forex

Misalkan seorang trader forex ingin membeli pasangan mata uang EUR/USD ketika harganya mencapai 1.1050. Trader tersebut akan membuat sebuah bilateral contract dengan broker forexnya. Dalam kontrak ini, trader memberikan instruksi kepada broker untuk mengeksekusi pembelian EUR/USD pada harga 1.1050. Jika harga mencapai level tersebut, broker berkewajiban untuk melakukan pembelian sesuai kesepakatan. Sebaliknya, jika trader ingin menjual aset pada harga tertentu, perjanjian serupa akan dibuat.

Pentingnya Persetujuan dan Kepercayaan

Kunci dari bilateral contract adalah adanya persetujuan penuh dari kedua belah pihak mengenai seluruh syarat dan ketentuan yang tertuang dalam perjanjian. Hal ini mencakup detail seperti:

  • Aset yang diperdagangkan
  • Harga eksekusi (entry dan exit price)
  • Volume atau jumlah transaksi
  • Periode validitas kontrak (jika ada)
  • Potensi biaya atau komisi

Persetujuan ini sangat krusial untuk menjamin bahwa proses transaksi berjalan lancar, aman, dan meminimalkan risiko kesalahpahaman. Dengan adanya bilateral contract, baik investor maupun broker dapat merasa yakin bahwa kewajiban dan hak masing-masing akan terpenuhi, serta kepercayaan yang terjalin dapat terjaga.

Cara Menggunakan Bilateral Contract

Dalam trading, bilateral contract diwujudkan melalui penempatan order spesifik yang disepakati dengan broker, seperti limit order atau stop order, yang kemudian dieksekusi oleh broker pada kondisi pasar yang sesuai.

  1. 1Langkah 1: Tentukan aset yang ingin Anda perdagangkan dan arah pergerakan harga yang Anda antisipasi.
  2. 2Langkah 2: Tetapkan harga spesifik di mana Anda ingin membuka posisi (beli/jual) atau menutup posisi (take profit/stop loss).
  3. 3Langkah 3: Komunikasikan instruksi ini kepada broker Anda, seringkali melalui platform trading dengan menempatkan order 'Limit' atau 'Stop'.
  4. 4Langkah 4: Broker akan mencatat instruksi Anda sebagai bagian dari bilateral contract, dan akan mengeksekusi order tersebut secara otomatis ketika kondisi pasar mencapai harga yang Anda tentukan.

Contoh Penggunaan Bilateral Contract dalam Trading

Seorang trader forex memiliki bilateral contract dengan broker. Ia menempatkan Buy Limit Order untuk pasangan mata uang GBP/USD pada harga 1.2500. Ini berarti, jika harga GBP/USD turun ke 1.2500, broker wajib mengeksekusi pembelian sesuai kesepakatan. Sebaliknya, jika ia menempatkan Sell Stop Order pada 1.2400, broker akan menjual jika harga turun ke level tersebut, sesuai perjanjian bilateral.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Broker Forex, Investor, Trading, Eksekusi Order, Limit Order, Stop Order, Pasar Keuangan

Pertanyaan Umum tentang Bilateral Contract

Apa perbedaan utama antara bilateral contract dan unilateral contract dalam trading?

Bilateral contract melibatkan kewajiban dan hak dari kedua belah pihak (misalnya, investor dan broker), sementara unilateral contract hanya melibatkan kewajiban dari satu pihak ketika kondisi tertentu terpenuhi.

Apakah semua transaksi di forex otomatis merupakan bilateral contract?

Tidak semua. Namun, setiap kali Anda menempatkan order spesifik dengan instruksi harga tertentu (seperti limit atau stop order) kepada broker, itu pada dasarnya membentuk sebuah bilateral contract untuk eksekusi order tersebut.

Bagaimana bilateral contract melindungi investor dari kerugian?

Bilateral contract, terutama melalui penggunaan stop loss order, memberikan kerangka kerja di mana broker terikat untuk menutup posisi pada harga yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga membatasi potensi kerugian investor.

Apakah bilateral contract berlaku hanya untuk investor dan broker?

Tidak, bilateral contract adalah konsep umum dalam hukum kontrak yang berlaku antara dua pihak mana pun yang membuat perjanjian. Namun, dalam konteks forex dan trading, hubungan investor-broker adalah contoh yang paling umum.