3 menit baca 602 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Break-Even Price
- Break-even price adalah titik impas di mana trader tidak untung dan tidak rugi.
- Ini mencakup pengembalian modal investasi awal tanpa tambahan keuntungan.
- Dalam trading, break-even price menjadi acuan penting untuk manajemen risiko.
- Mengetahui break-even price membantu dalam pengambilan keputusan jual/beli yang strategis.
- Konsep ini berlaku di berbagai jenis investasi, termasuk saham, properti, dan forex.
📑 Daftar Isi
Apa itu Break-Even Price?
Break-Even Price adalah Break-even price adalah harga di mana total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga tidak ada keuntungan maupun kerugian.
Penjelasan Lengkap tentang Break-Even Price
Dalam dunia trading dan investasi, Break-Even Price (Harga Impas) merujuk pada titik krusial di mana total pendapatan yang dihasilkan dari suatu aset atau investasi sama persis dengan total biaya yang dikeluarkan. Pada level harga ini, seorang investor atau trader tidak mengalami kerugian finansial, namun juga tidak mencatatkan keuntungan. Sederhananya, modal yang telah diinvestasikan akan kembali sepenuhnya.
Break-Even Price dalam Berbagai Konteks Investasi
- Trading Saham: Dalam pasar saham, break-even price adalah harga di mana seorang investor membeli saham dan kemudian menjualnya kembali pada harga yang sama persis. Tidak ada selisih positif atau negatif, sehingga modal awal kembali utuh.
- Investasi Properti: Untuk investasi properti, break-even price adalah harga jual yang harus dicapai agar seluruh biaya yang dikeluarkan (termasuk harga beli, renovasi, pajak, biaya lain) tertutup, dan idealnya investor mulai mendapatkan profit dari titik tersebut.
- Pasar Forex: Di pasar valuta asing (forex), break-even price sering kali dihubungkan dengan posisi trading. Ketika harga bergerak kembali ke harga pembukaan atau penutupan posisi tanpa menghasilkan profit atau loss, itulah break-even point. Trader sering menggunakan level ini sebagai acuan untuk memindahkan Stop Loss mereka.
Memahami break-even price sangat esensial bagi setiap pelaku pasar. Hal ini memungkinkan investor untuk melakukan perhitungan risiko yang lebih akurat, memproyeksikan potensi profitabilitas, dan menetapkan target harga yang realistis. Lebih lanjut, break-even price dapat berfungsi sebagai indikator penting dalam merancang strategi trading, membantu menentukan kapan waktu yang paling tepat untuk masuk atau keluar dari pasar.
Cara Menggunakan Break-Even Price
Break-even price digunakan sebagai tolok ukur untuk menentukan kapan suatu investasi atau posisi trading akan mulai menghasilkan keuntungan setelah modal kembali.
- 1Hitung total biaya investasi atau biaya transaksi (termasuk spread, komisi, dll).
- 2Tentukan harga jual yang setara dengan total biaya tersebut untuk mencapai titik impas.
- 3Dalam trading, atur Stop Loss pada harga yang sedikit di atas atau tepat di break-even price setelah posisi bergerak menguntungkan (break-even stop).
- 4Gunakan break-even price sebagai target minimal sebelum mempertimbangkan profit lebih lanjut.
Contoh Penggunaan Break-Even Price dalam Trading
Seorang trader forex membeli pasangan mata uang EUR/USD pada harga 1.1050 dengan biaya komisi dan spread total sebesar 10 pips. Maka, break-even price untuk posisi ini adalah 1.1050 + 0.0010 = 1.1060. Trader tersebut akan mulai mendapatkan keuntungan jika harga EUR/USD naik di atas 1.1060.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Harga Impas, Titik Impas, Manajemen Risiko, Stop Loss, Profitabilitas, Modal Investasi, Biaya Transaksi
Pertanyaan Umum tentang Break-Even Price
Apa perbedaan antara Break-Even Price dan Titik Impas?
Dalam konteks trading dan investasi, 'Break-Even Price' dan 'Titik Impas' merujuk pada konsep yang sama, yaitu harga di mana tidak ada keuntungan atau kerugian.
Mengapa penting mengetahui Break-Even Price dalam trading forex?
Mengetahui break-even price sangat penting untuk mengelola risiko. Trader dapat memindahkan Stop Loss ke titik ini setelah posisi mulai menguntungkan untuk mengunci modal mereka.
Apakah Break-Even Price selalu mencakup semua biaya?
Ya, break-even price yang sebenarnya harus memperhitungkan semua biaya yang terkait dengan transaksi atau investasi, termasuk spread, komisi, bunga swap, dan biaya lainnya.