5 menit baca 920 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Bretton Woods Agreement and System
- Perjanjian Bretton Woods dibentuk pada tahun 1944 oleh 44 negara untuk merekonstruksi sistem moneter internasional pasca-Perang Dunia II.
- Sistem ini menetapkan nilai tukar tetap mata uang nasional terhadap Dolar AS, yang dikonversi menjadi emas dengan harga tetap.
- Bretton Woods memfasilitasi stabilitas moneter global dan mendorong pertumbuhan perdagangan internasional.
- Sistem ini runtuh pada tahun 1971 ketika AS tidak mampu lagi menjamin konvertibilitas dolar dengan emas.
- Berakhirnya Bretton Woods menandai transisi ke sistem nilai tukar mengambang bebas yang berlaku hingga kini.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Bretton Woods Agreement and System
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Bretton Woods Agreement and System?
Bretton Woods Agreement and System adalah Perjanjian Bretton Woods (1944) menetapkan nilai tukar tetap mata uang terhadap dolar AS yang didukung emas, memicu stabilitas moneter dan perdagangan internasional.
Penjelasan Lengkap tentang Bretton Woods Agreement and System
Perjanjian Bretton Woods dan Sistem Bretton Woods merujuk pada sebuah konvensi moneter internasional bersejarah yang diselenggarakan pada bulan Juli 1944 di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari 44 negara sekutu dengan tujuan utama untuk membangun kembali tatanan ekonomi global yang porak-poranda akibat Perang Dunia II. Para pemimpin ekonomi dunia saat itu menyadari perlunya sebuah kerangka kerja yang stabil untuk mengatur hubungan moneter internasional dan mendorong pemulihan ekonomi pasca-perang.
Tujuan Utama dan Mekanisme Sistem Bretton Woods
Inti dari Sistem Bretton Woods adalah penciptaan sebuah sistem nilai tukar tetap (fixed exchange rate system). Di bawah sistem ini, setiap negara anggota sepakat untuk menetapkan nilai mata uang nasionalnya secara tetap terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Dolar AS sendiri dijadikan sebagai mata uang jangkar (anchor currency) karena posisinya yang kuat dalam ekonomi global pasca-perang dan didukung penuh oleh cadangan emas Amerika Serikat. Nilai tukar emas ditetapkan pada angka 35 Dolar AS per ons troi. Ini berarti, setiap negara dapat menukarkan Dolar AS yang dimilikinya dengan emas dari Amerika Serikat dengan harga tersebut, dan sebaliknya.
Mekanisme ini secara efektif menciptakan stabilitas dalam peredaran uang tunai internasional dan memberikan kepastian bagi para pelaku ekonomi. Dengan nilai tukar yang stabil, perusahaan-perusahaan multinasional dapat merencanakan investasi dan perdagangan lintas negara dengan lebih percaya diri, yang pada gilirannya memicu ekspansi perdagangan internasional yang signifikan.
Akhir Sistem Bretton Woods
Meskipun sukses dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan selama beberapa dekade, Sistem Bretton Woods mulai menghadapi tantangan serius pada akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an. Tekanan utama datang dari Amerika Serikat sendiri. Peningkatan defisit neraca pembayaran AS akibat pembiayaan perang Vietnam dan program sosial domestik menyebabkan jumlah Dolar AS yang beredar di dunia semakin membengkak. Amerika Serikat kesulitan untuk mempertahankan janji konvertibilitas Dolar AS dengan emas pada harga 35 dolar per ons, karena cadangan emasnya tidak lagi mencukupi untuk menutupi jumlah Dolar AS yang beredar secara global.
Puncaknya terjadi pada tanggal 15 Agustus 1971, ketika Presiden Richard Nixon mengumumkan penghentian unilateral konvertibilitas Dolar AS menjadi emas. Langkah ini dikenal sebagai 'Nixon Shock'. Keputusan ini secara efektif mengakhiri sistem nilai tukar tetap yang menjadi tulang punggung Bretton Woods. Setelah itu, dunia beralih ke sistem nilai tukar mengambang bebas (free-floating exchange rate system), di mana nilai mata uang ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan di pasar valuta asing.
Warisan Bretton Woods
Meskipun Sistem Bretton Woods hanya bertahan selama sekitar 27 tahun, dampaknya terhadap regulasi moneter internasional sangatlah besar. Perjanjian ini menandai era baru dalam pengelolaan ekonomi global dan memperkuat peran Amerika Serikat sebagai kekuatan ekonomi dominan. Bretton Woods menjadi fondasi bagi institusi-institusi keuangan internasional modern seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, yang dibentuk sebagai kelanjutan dari semangat kerjasama ekonomi pasca-perang.
Cara Menggunakan Bretton Woods Agreement and System
Meskipun Sistem Bretton Woods sudah tidak berlaku, pemahaman tentang sejarah dan mekanisme sistem ini penting bagi trader forex untuk memahami evolusi sistem nilai tukar dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
- 1Pelajari sejarah dan latar belakang pembentukan Perjanjian Bretton Woods untuk memahami konteks ekonomi global saat itu.
- 2Analisis mekanisme nilai tukar tetap terhadap Dolar AS dan peran emas sebagai jangkar sistem.
- 3Pahami alasan keruntuhan sistem Bretton Woods, terutama terkait dengan kebijakan moneter AS dan defisit neraca pembayaran.
- 4Bandingkan sistem nilai tukar tetap Bretton Woods dengan sistem nilai tukar mengambang bebas yang berlaku saat ini untuk mengidentifikasi perbedaan dan implikasinya bagi pasar forex.
Contoh Penggunaan Bretton Woods Agreement and System dalam Trading
Meskipun Sistem Bretton Woods sudah tidak berlaku sejak tahun 1971, pemahaman tentangnya memberikan wawasan historis yang berharga bagi trader forex. Misalnya, ketika menganalisis pergerakan Dolar AS, trader dapat merujuk pada sejarah peran Dolar sebagai mata uang jangkar di bawah Bretton Woods. Hal ini membantu memahami mengapa Dolar AS masih memiliki pengaruh signifikan dalam pasar global, bahkan dalam sistem nilai tukar mengambang. Â Trader juga dapat mempelajari bagaimana ketidakmampuan AS untuk mempertahankan nilai tukar tetap menyebabkan volatilitas pasar, sebuah pelajaran yang relevan untuk memahami risiko dalam sistem nilai tukar saat ini.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Nilai Tukar Tetap, Nilai Tukar Mengambang, Dolar AS, Cadangan Emas, IMF, Bank Dunia, Nixon Shock
Pertanyaan Umum tentang Bretton Woods Agreement and System
Kapan Perjanjian Bretton Woods ditandatangani?
Perjanjian Bretton Woods ditandatangani pada tahun 1944.
Negara mana saja yang terlibat dalam Perjanjian Bretton Woods?
Sebanyak 44 negara sekutu terlibat dalam Perjanjian Bretton Woods.
Mengapa Sistem Bretton Woods berakhir?
Sistem Bretton Woods berakhir pada tahun 1971 karena Amerika Serikat tidak lagi mampu menjamin konvertibilitas Dolar AS dengan emas akibat membengkaknya jumlah Dolar yang beredar.
Apa pengganti Sistem Bretton Woods?
Pengganti Sistem Bretton Woods adalah sistem nilai tukar mengambang bebas yang berlaku hingga saat ini.