3 menit baca 644 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Broker-Dealer

  • Broker-Dealer berfungsi ganda sebagai broker (perantara) dan dealer (pedagang).
  • Sebagai broker, mereka mewakili investor dalam membeli dan menjual instrumen keuangan.
  • Sebagai dealer, mereka memperdagangkan aset dari portofolio mereka sendiri.
  • Mereka diwajibkan mematuhi regulasi ketat untuk melindungi investor.
  • Transparansi dan kejujuran informasi risiko adalah kewajiban utama mereka.

📑 Daftar Isi

Apa itu Broker-Dealer?

Broker-Dealer adalah Broker-Dealer adalah perusahaan atau individu yang bertindak sebagai perantara dan pedagang di pasar keuangan, memfasilitasi transaksi untuk investor atau atas nama mereka sendiri.

Penjelasan Lengkap tentang Broker-Dealer

Dalam dunia pasar modal dan investasi, istilah Broker-Dealer merujuk pada entitas bisnis, baik berupa perusahaan maupun individu profesional, yang memiliki peran ganda dan krusial. Mereka bertindak sebagai jembatan vital yang menghubungkan antara para investor dengan berbagai fasilitas pasar keuangan global. Keberadaan Broker-Dealer sangat esensial untuk kelancaran dan efisiensi transaksi di pasar.

Dua Fungsi Utama Broker-Dealer

Peran ganda ini menjadi ciri khas utama dari Broker-Dealer, yang terbagi menjadi dua fungsi independen namun saling melengkapi:

  • Fungsi sebagai Broker: Dalam kapasitas ini, Broker-Dealer bertindak atas nama dan mewakili kepentingan investor. Mereka memfasilitasi proses pembelian dan penjualan berbagai instrumen keuangan seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset lainnya. Tugas mereka mencakup membantu investor mengidentifikasi peluang investasi yang paling sesuai dengan profil risiko, tujuan finansial, dan kebutuhan spesifik mereka. Lebih lanjut, mereka bertanggung jawab penuh untuk mengeksekusi transaksi perdagangan tersebut sesuai instruksi investor.
  • Fungsi sebagai Dealer: Berbeda dengan fungsi broker, ketika bertindak sebagai dealer, Broker-Dealer melakukan transaksi atas nama mereka sendiri. Mereka membeli instrumen keuangan untuk dimasukkan ke dalam inventaris atau portofolio mereka, kemudian menjualnya kembali ke pasar. Aktivitas ini memungkinkan mereka untuk menyediakan likuiditas pasar dan mengambil posisi dalam berbagai aset. Perbedaan mendasar dengan perusahaan sekuritas biasa adalah Broker-Dealer secara aktif memegang posisi dalam investasi, bukan sekadar menjadi perantara pasif.

Regulasi dan Tanggung Jawab

Mengingat akses mereka terhadap informasi pasar yang luas dan kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam perdagangan, Broker-Dealer tunduk pada kerangka regulasi yang sangat ketat. Otoritas pengawas pasar keuangan di berbagai negara memberlakukan aturan etika bisnis dan kepatuhan yang komprehensif. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kepentingan investor selalu terlindungi dari potensi praktik yang merugikan. Broker-Dealer wajib memberikan informasi yang akurat, jujur, dan transparan mengenai segala risiko yang melekat pada suatu investasi, serta potensi imbal hasilnya. Pemenuhan persyaratan pengungkapan (disclosure) dan pelaporan kepada regulator adalah bagian tak terpisahkan dari operasional mereka.

Cara Menggunakan Broker-Dealer

Investor menggunakan Broker-Dealer untuk melakukan transaksi di pasar keuangan, baik sebagai perantara maupun untuk mendapatkan akses ke pasar.

  1. 1Pilih Broker-Dealer yang teregulasi dan memiliki reputasi baik.
  2. 2Buka akun trading atau investasi dengan Broker-Dealer tersebut.
  3. 3Setorkan dana ke akun Anda.
  4. 4Gunakan platform yang disediakan oleh Broker-Dealer untuk melakukan riset, menganalisis pasar, dan mengeksekusi order beli atau jual.

Contoh Penggunaan Broker-Dealer dalam Trading

Seorang trader saham ingin membeli 100 lembar saham PT ABC. Ia menghubungi Broker-Dealer-nya, yang kemudian bertindak sebagai broker, mencari penjual di bursa saham, dan mengeksekusi pembelian atas nama trader tersebut. Di sisi lain, ketika Broker-Dealer tersebut membeli 1.000 lembar saham PT XYZ untuk portofolionya sendiri dengan harapan harga akan naik, ia bertindak sebagai dealer.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perusahaan Sekuritas, Investor, Instrumen Keuangan, Pasar Modal

Pertanyaan Umum tentang Broker-Dealer

Apa perbedaan utama antara broker dan dealer?

Broker bertindak sebagai perantara atas nama investor, sementara dealer membeli dan menjual aset dari portofolio mereka sendiri.

Mengapa Broker-Dealer perlu diregulasi?

Regulasi diperlukan untuk melindungi investor dari praktik yang tidak etis dan memastikan transparansi dalam transaksi pasar keuangan.

Apakah semua perusahaan investasi adalah Broker-Dealer?

Tidak semua, namun banyak perusahaan investasi besar yang memiliki lisensi dan fungsi sebagai Broker-Dealer untuk melayani berbagai kebutuhan klien mereka.

Bagaimana Broker-Dealer mendapatkan keuntungan?

Broker-Dealer mendapatkan keuntungan dari komisi transaksi (sebagai broker) dan dari selisih harga jual-beli aset (sebagai dealer).