5 menit baca 939 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Bull Spread

  • Bull Spread adalah strategi opsi untuk investor yang optimis terhadap pergerakan harga aset naik.
  • Melibatkan pembelian opsi beli (call option) dengan strike price lebih rendah dan penjualan opsi beli dengan strike price lebih tinggi.
  • Tujuannya adalah membatasi potensi keuntungan sambil juga membatasi potensi kerugian.
  • Cocok untuk memprediksi kenaikan harga aset yang moderat dalam jangka pendek.
  • Memiliki risiko jika harga aset tidak bergerak sesuai prediksi atau bergerak terlalu jauh.

📑 Daftar Isi

Apa itu Bull Spread?

Bull Spread adalah Strategi trading opsi untuk pasar bullish yang memprediksi kenaikan harga aset, melibatkan pembelian opsi beli murah dan penjualan opsi beli mahal.

Penjelasan Lengkap tentang Bull Spread

Bull Spread adalah sebuah strategi trading opsi yang dirancang khusus bagi para investor yang memiliki pandangan optimis atau bullish terhadap pergerakan harga suatu aset dalam jangka waktu pendek. Strategi ini memanfaatkan pergerakan harga yang diperkirakan akan naik, namun dengan tingkat kenaikan yang terbatas.

Mekanisme Bull Spread

Inti dari strategi Bull Spread adalah kombinasi dari dua posisi pada opsi beli (call option) untuk aset yang sama, namun dengan harga kesepakatan (strike price) yang berbeda dan biasanya memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama atau berdekatan:

  • Pembelian Opsi Beli (Long Call): Investor membeli opsi beli dengan strike price yang lebih rendah. Opsi ini memberikan hak untuk membeli aset pada harga yang lebih murah.
  • Penjualan Opsi Beli (Short Call): Investor menjual opsi beli dengan strike price yang lebih tinggi. Opsi ini memberikan hak kepada pembelinya untuk membeli aset pada harga yang lebih mahal.

Dengan melakukan kedua transaksi ini secara bersamaan, investor menciptakan sebuah 'rentang' (spread) keuntungan dan kerugian yang telah ditentukan sebelumnya.

Tujuan dan Keuntungan Strategi Bull Spread

Strategi ini dipilih ketika investor memprediksi bahwa harga aset akan naik, namun kenaikannya diperkirakan tidak akan terlalu signifikan. Keuntungan utama dari Bull Spread adalah:

  • Pembatasan Risiko Kerugian: Kerugian maksimal yang bisa dialami investor terbatas pada premi bersih yang dibayarkan untuk membuka posisi. Premi dari opsi beli yang dijual membantu mengurangi biaya premi opsi beli yang dibeli.
  • Biaya yang Lebih Rendah: Dibandingkan hanya membeli opsi beli (long call) tanpa menjual opsi lain, Bull Spread umumnya membutuhkan modal awal yang lebih kecil karena premi dari penjualan opsi beli yang lebih tinggi dapat mengimbangi sebagian biaya pembelian opsi beli yang lebih rendah.
  • Potensi Keuntungan yang Terdefinisi: Keuntungan maksimal yang bisa didapat juga telah ditentukan, yaitu selisih antara kedua strike price dikurangi premi bersih yang dibayarkan.

Risiko dan Pertimbangan

Meskipun menawarkan keuntungan dalam membatasi risiko, Bull Spread tetap memiliki risiko:

  • Potensi Keuntungan Terbatas: Jika harga aset melonjak jauh melampaui strike price opsi beli yang dijual, investor akan kehilangan potensi keuntungan tak terbatas yang bisa didapat dari hanya membeli opsi beli.
  • Prediksi yang Salah: Jika harga aset tidak naik atau bahkan turun, investor akan mengalami kerugian yang besarnya telah ditentukan.
  • Biaya Transaksi: Melakukan dua transaksi opsi (beli dan jual) akan menimbulkan biaya komisi.

Strategi ini sangat efektif ketika pasar diperkirakan akan bergerak naik secara moderat, memberikan keseimbangan antara potensi keuntungan dan pembatasan risiko.

Cara Menggunakan Bull Spread

Bull Spread digunakan untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga aset yang diprediksi moderat, sambil membatasi kerugian maksimal.

  1. 1Identifikasi aset yang diperkirakan akan mengalami kenaikan harga dalam jangka pendek.
  2. 2Pilih opsi beli (call option) dengan strike price yang lebih rendah dan beli opsi tersebut.
  3. 3Pilih opsi beli (call option) untuk aset yang sama dengan strike price yang lebih tinggi dan jual opsi tersebut.
  4. 4Pastikan kedua opsi memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama atau berdekatan.
  5. 5Pantau pergerakan harga aset dan posisi opsi Anda hingga tanggal kedaluwarsa.

Contoh Penggunaan Bull Spread dalam Trading

Misalkan Anda memprediksi harga saham XYZ, yang saat ini diperdagangkan pada $100, akan naik menjadi sekitar $110 dalam satu bulan ke depan. Anda kemudian membuka posisi Bull Spread dengan:

  • Membeli 1 kontrak opsi beli XYZ dengan strike price $100 seharga $5 (premi).
  • Menjual 1 kontrak opsi beli XYZ dengan strike price $110 seharga $2 (premi).

Premi bersih yang Anda bayarkan adalah $5 - $2 = $3 per lembar saham. Skenario:

  • Jika harga XYZ pada saat kedaluwarsa adalah $115: Opsi beli $100 Anda akan bernilai $15 ($115 - $100). Opsi beli $110 Anda akan berakhir tanpa nilai (out-of-the-money). Keuntungan bersih Anda adalah $15 (nilai opsi beli $100) - $3 (premi bersih) = $12 per lembar saham.
  • Jika harga XYZ pada saat kedaluwarsa adalah $105: Opsi beli $100 Anda akan bernilai $5 ($105 - $100). Opsi beli $110 Anda akan berakhir tanpa nilai. Keuntungan bersih Anda adalah $5 (nilai opsi beli $100) - $3 (premi bersih) = $2 per lembar saham.
  • Jika harga XYZ pada saat kedaluwarsa adalah $95: Kedua opsi akan berakhir tanpa nilai. Kerugian maksimal Anda adalah premi bersih yang dibayarkan, yaitu $3 per lembar saham.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Beli (Call Option), Harga Kesepakatan (Strike Price), Premi Opsi, Pasar Bullish, Strategi Opsi, Opsi Jual (Put Option), Kedaluwarsa Opsi

Pertanyaan Umum tentang Bull Spread

Apa perbedaan utama antara Bull Spread dan hanya membeli opsi beli (Long Call)?

Bull Spread membatasi potensi keuntungan maksimal Anda dibandingkan dengan hanya membeli opsi beli, namun juga secara signifikan mengurangi biaya awal dan membatasi kerugian maksimal Anda.

Kapan waktu terbaik untuk menggunakan strategi Bull Spread?

Strategi ini paling efektif ketika Anda memprediksi kenaikan harga aset yang moderat dan terbatas dalam jangka pendek, serta ingin meminimalkan risiko kerugian.

Berapa potensi kerugian maksimal dalam strategi Bull Spread?

Potensi kerugian maksimal dalam Bull Spread sama dengan premi bersih yang Anda bayarkan untuk membuka posisi (premi opsi beli yang dibeli dikurangi premi opsi beli yang dijual).