5 menit baca 1046 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Butterfly Spread

  • Strategi Butterfly Spread dirancang untuk pasar yang diperkirakan akan bergerak sideways (stabil).
  • Melibatkan kombinasi pembelian dan penjualan opsi pada strike price dan tanggal kedaluwarsa yang berbeda.
  • Keuntungan maksimal terjadi jika harga aset dasar berada tepat di antara dua strike price tengah pada saat kedaluwarsa.
  • Risiko kerugian dibatasi hanya sebesar premi bersih yang dibayarkan untuk membuka posisi.
  • Potensi keuntungan juga terbatas, sesuai dengan selisih antara strike price tengah dan strike price terluar.

📑 Daftar Isi

Apa itu Butterfly Spread?

Butterfly Spread adalah Butterfly Spread adalah strategi trading opsi yang memanfaatkan pergerakan harga yang terbatas untuk potensi keuntungan maksimal dengan risiko terbatas.

Penjelasan Lengkap tentang Butterfly Spread

Apa itu Butterfly Spread?

Butterfly Spread adalah sebuah strategi trading opsi yang kompleks namun populer, terutama di kalangan investor yang memperkirakan volatilitas harga aset dasar akan rendah atau harga akan bergerak sangat terbatas hingga tanggal kedaluwarsa. Strategi ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang minimal, dengan potensi keuntungan maksimal yang terbatas dan risiko kerugian yang juga terbatas.

Secara umum, Butterfly Spread melibatkan transaksi pada tiga strike price yang berbeda namun berdekatan, dengan menggunakan opsi dari jenis yang sama (call atau put) dan tanggal kedaluwarsa yang sama. Struktur dasarnya adalah membeli satu opsi pada strike price terendah, menjual dua opsi pada strike price tengah, dan membeli satu opsi pada strike price tertinggi.

Jenis-jenis Butterfly Spread

Ada dua jenis utama Butterfly Spread:

  • Long Call Butterfly: Dibangun dengan membeli satu call option dengan strike price rendah, menjual dua call option dengan strike price tengah, dan membeli satu call option dengan strike price tinggi. Strategi ini menguntungkan ketika harga aset dasar diperkirakan akan berada di sekitar strike price tengah pada saat kedaluwarsa.
  • Long Put Butterfly: Dibangun dengan membeli satu put option dengan strike price tinggi, menjual dua put option dengan strike price tengah, dan membeli satu put option dengan strike price rendah. Strategi ini juga menguntungkan ketika harga aset dasar diperkirakan akan berada di sekitar strike price tengah pada saat kedaluwarsa.

Mekanisme Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan maksimal dari Butterfly Spread terjadi ketika harga aset dasar pada saat kedaluwarsa sama persis dengan strike price tengah dari opsi yang dijual. Dalam skenario ini, opsi yang dibeli di strike price terendah akan memiliki nilai intrinsik, opsi yang dijual di strike price tengah akan kedaluwarsa tanpa nilai, dan opsi yang dibeli di strike price tertinggi juga akan kedaluwarsa tanpa nilai.

Kerugian maksimal terbatas pada total premi bersih yang dibayarkan untuk membuka posisi strategi ini. Kerugian ini terjadi jika harga aset dasar pada saat kedaluwarsa berada di bawah strike price terendah atau di atas strike price tertinggi. Jika harga aset dasar berada di antara strike price terendah dan tengah, atau antara strike price tengah dan tertinggi, kerugian akan lebih kecil dari kerugian maksimal.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Risiko kerugian yang sangat terbatas.
  • Potensi keuntungan yang baik jika prediksi pergerakan harga yang terbatas akurat.
  • Biaya awal yang relatif rendah jika dibandingkan dengan strategi lain yang memberikan potensi keuntungan serupa.

Kekurangan:

  • Potensi keuntungan juga terbatas, tidak ada potensi keuntungan besar dari pergerakan harga yang signifikan.
  • Membutuhkan prediksi yang cukup akurat mengenai tingkat harga aset dasar pada saat kedaluwarsa.
  • Kompleksitas dalam membangun dan mengelola posisi.

Cara Menggunakan Butterfly Spread

Butterfly Spread digunakan ketika trader memprediksi bahwa harga aset dasar akan tetap relatif stabil dan berada dalam rentang harga yang sempit hingga tanggal kedaluwarsa opsi.

  1. 1Langkah 1: Identifikasi aset dasar yang diperkirakan akan memiliki volatilitas rendah atau bergerak sideways.
  2. 2Langkah 2: Pilih tanggal kedaluwarsa yang sama untuk semua opsi yang akan digunakan.
  3. 3Langkah 3: Tentukan tiga strike price yang berdekatan (misalnya, $50, $55, $60). Strike price tengah harus berada di sekitar perkiraan harga aset dasar saat kedaluwarsa.
  4. 4Langkah 4: Bangun strategi dengan membeli satu opsi pada strike price terendah, menjual dua opsi pada strike price tengah, dan membeli satu opsi pada strike price tertinggi (untuk Long Call/Put Butterfly).
  5. 5Langkah 5: Pantau posisi hingga tanggal kedaluwarsa dan lakukan penyesuaian jika diperlukan, atau biarkan opsi kedaluwarsa.

Contoh Penggunaan Butterfly Spread dalam Trading

Seorang trader memprediksi saham ABCD yang saat ini diperdagangkan di $55 akan tetap stabil dan berakhir di sekitar $55 pada bulan depan. Trader kemudian membangun Long Call Butterfly sebagai berikut:

  • Membeli 1 Call Option ABCD dengan strike $50, jatuh tempo bulan depan (premi $6).
  • Menjual 2 Call Option ABCD dengan strike $55, jatuh tempo bulan depan (premi masing-masing $2, total $4).
  • Membeli 1 Call Option ABCD dengan strike $60, jatuh tempo bulan depan (premi $0.50).


Premi bersih yang dibayarkan untuk membuka posisi ini adalah: ($6 + $0.50) - $4 = $2.50 per saham (atau $250 per kontrak standar).

Skenario Keuntungan: Jika saham ABCD berakhir tepat di $55 pada saat kedaluwarsa:

  • Call $50 dibeli bernilai $5 (profit $5).
  • 2 Call $55 dijual kedaluwarsa tanpa nilai (profit $0).
  • Call $60 dibeli kedaluwarsa tanpa nilai (kerugian $0.50).

Profit kotor = $5 - $0.50 = $4.50. Profit bersih = $4.50 - $2.50 (premi bersih) = $2.00 per saham (atau $200 per kontrak). Ini adalah keuntungan maksimal, yang terjadi ketika harga aset dasar sama dengan strike price tengah.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi (Options), Strike Price, Tanggal Kedaluwarsa (Expiration Date), Volatilitas, Premi Opsi, Call Option, Put Option, Trading Sideways

Pertanyaan Umum tentang Butterfly Spread

Kapan waktu terbaik untuk menggunakan strategi Butterfly Spread?

Strategi ini paling efektif digunakan ketika Anda memprediksi bahwa harga aset dasar akan sangat stabil dan bergerak dalam rentang harga yang sempit hingga tanggal kedaluwarsa opsi.

Berapa potensi keuntungan maksimal dari Butterfly Spread?

Potensi keuntungan maksimal terjadi ketika harga aset dasar pada saat kedaluwarsa sama persis dengan strike price tengah dari opsi yang dijual. Keuntungan maksimal adalah selisih antara strike price tengah dan strike price terendah (atau tertinggi), dikurangi premi bersih yang dibayarkan.

Berapa potensi kerugian maksimal dari Butterfly Spread?

Potensi kerugian maksimal terbatas pada total premi bersih yang dibayarkan untuk membuka posisi strategi ini. Kerugian ini terjadi jika harga aset dasar pada saat kedaluwarsa berada di luar rentang strike price terendah dan tertinggi.

Apakah Butterfly Spread cocok untuk trader pemula?

Butterfly Spread adalah strategi opsi yang relatif kompleks. Trader pemula mungkin akan lebih terbantu dengan mempelajari strategi opsi yang lebih sederhana terlebih dahulu sebelum beralih ke Butterfly Spread.