4 menit baca 777 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Buy Stop Order

  • Buy Stop Order dieksekusi saat harga aset naik melebihi harga pasar saat ini.
  • Trader menetapkan harga target yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini untuk eksekusi.
  • Pesanan ini digunakan untuk masuk pasar ketika tren naik terkonfirmasi.
  • Potensi kerugian dapat terjadi jika harga tidak bergerak sesuai prediksi setelah pesanan tereksekusi.

📑 Daftar Isi

Apa itu Buy Stop Order?

Buy Stop Order adalah Buy Stop Order adalah instruksi beli di atas harga pasar saat ini, dieksekusi ketika harga aset mencapai level yang ditentukan.

Penjelasan Lengkap tentang Buy Stop Order

Dalam dunia trading forex dan pasar keuangan lainnya, Buy Stop Order merupakan salah satu jenis perintah eksekusi yang penting untuk dipahami oleh para trader. Berbeda dengan Buy Limit Order yang dieksekusi pada harga yang lebih rendah dari harga pasar, Buy Stop Order justru ditempatkan pada level harga yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini.

Mekanisme Kerja Buy Stop Order

Tujuan utama dari penempatan Buy Stop Order adalah untuk masuk ke dalam posisi beli (long) ketika pergerakan harga aset menunjukkan konfirmasi tren naik yang kuat. Trader atau investor akan menetapkan harga target yang lebih tinggi dari harga pasar yang sedang berjalan. Pesanan ini akan tetap 'menggantung' atau tidak aktif sampai harga pasar aset tersebut naik dan menyentuh atau melampaui harga yang telah ditetapkan dalam order tersebut. Begitu harga mencapai level yang ditentukan, maka Buy Stop Order akan secara otomatis terkonversi menjadi sebuah market order dan dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia saat itu.

Kapan Menggunakan Buy Stop Order?

  • Konfirmasi Breakout: Seringkali digunakan ketika trader mengantisipasi terjadinya breakout (penembusan level resistensi). Jika harga menembus level resistensi, ini seringkali menandakan dimulainya tren naik. Dengan menempatkan Buy Stop Order sedikit di atas level resistensi tersebut, trader dapat memastikan masuk posisi beli setelah breakout terkonfirmasi.
  • Menghindari Pergerakan Awal yang Volatil: Dalam beberapa kasus, trader mungkin ingin menghindari volatilitas awal pada saat pembukaan pasar atau setelah rilis berita penting. Mereka mungkin memilih untuk menunggu harga stabil dan menunjukkan arah tren yang jelas sebelum masuk posisi.
  • Entri Posisi dengan Momentum: Ketika sebuah aset menunjukkan momentum kenaikan yang kuat, Buy Stop Order dapat membantu trader masuk posisi dan memanfaatkan pergerakan harga yang sedang berlangsung.

Risiko dan Pertimbangan

Meskipun Buy Stop Order memiliki kegunaannya, penting untuk menyadari risikonya. Jika harga aset tidak jadi naik dan malah berbalik arah turun setelah pesanan tereksekusi, trader bisa saja terjebak dalam posisi rugi. Oleh karena itu, penggunaan Stop Loss Order sangat disarankan bersamaan dengan Buy Stop Order untuk membatasi potensi kerugian.

Cara Menggunakan Buy Stop Order

Buy Stop Order digunakan untuk masuk posisi beli ketika harga aset diperkirakan akan terus naik setelah mencapai level tertentu di atas harga pasar saat ini.

  1. 1Identifikasi level harga di atas harga pasar saat ini yang Anda yakini akan menjadi titik konfirmasi tren naik atau breakout.
  2. 2Buka platform trading Anda dan pilih aset yang ingin Anda perdagangkan.
  3. 3Pilih opsi 'Buy Stop Order' dan masukkan harga target yang telah Anda tentukan.
  4. 4Tentukan ukuran posisi (lot) dan pertimbangkan untuk memasang Stop Loss Order untuk manajemen risiko.

Contoh Penggunaan Buy Stop Order dalam Trading

Misalkan Anda mengamati pasangan mata uang EUR/USD. Harga pasar saat ini adalah 1.1050. Anda percaya bahwa jika harga menembus level resistensi di 1.1080, maka akan ada momentum kenaikan yang kuat. Anda kemudian menempatkan Buy Stop Order pada harga 1.1085. Jika harga EUR/USD naik dan mencapai atau melampaui 1.1085, pesanan Anda akan dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia di sekitar level tersebut, memungkinkan Anda untuk masuk posisi beli dan berpotensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga lebih lanjut.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Buy Limit Order, Stop Loss Order, Market Order, Breakout, Tren Naik, Manajemen Risiko

Pertanyaan Umum tentang Buy Stop Order

Apa perbedaan utama antara Buy Stop Order dan Buy Limit Order?

Buy Stop Order dieksekusi pada harga yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini untuk masuk posisi beli saat tren naik terkonfirmasi, sedangkan Buy Limit Order dieksekusi pada harga yang lebih rendah dari harga pasar saat ini untuk masuk posisi beli saat harga turun.

Apakah Buy Stop Order menjamin eksekusi pada harga yang saya tetapkan?

Buy Stop Order akan dieksekusi pada harga yang Anda tetapkan atau harga terbaik yang tersedia setelah harga mencapai level tersebut. Dalam kondisi pasar yang sangat volatil, eksekusi mungkin terjadi sedikit di atas harga yang Anda tetapkan (slippage).

Mengapa Buy Stop Order disebut 'stop'?

Istilah 'stop' merujuk pada fakta bahwa pesanan ini 'berhenti' aktif dan menunggu harga mencapai level tertentu yang lebih tinggi. Ini berbeda dengan 'limit' yang menunggu harga turun ke level yang lebih rendah.