4 menit baca 707 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Cost and Freight (CFR)
- Penjual bertanggung jawab atas biaya transportasi barang sampai pelabuhan tujuan.
- Biaya yang ditanggung penjual meliputi pengapalan, pemuatan, dan pengiriman.
- Pembeli bertanggung jawab atas biaya setelah barang tiba di pelabuhan tujuan, seperti bea masuk dan pajak.
- CFR tidak mencakup biaya pengiriman dari pelabuhan tujuan ke lokasi akhir pembeli.
- Istilah ini umum digunakan dalam perdagangan internasional dan ekspor-impor.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Cost and Freight (CFR)
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Cost and Freight (CFR)?
Cost and Freight (CFR) adalah Cost and Freight (CFR) adalah istilah dagang internasional di mana penjual menanggung biaya pengiriman barang hingga pelabuhan tujuan pembeli.
Penjelasan Lengkap tentang Cost and Freight (CFR)
Cost and Freight (CFR), atau sering juga disebut sebagai Cost, Insurance, and Freight (CIF) jika sudah termasuk asuransi, adalah sebuah ketentuan dalam perdagangan internasional, khususnya yang berkaitan dengan transaksi ekspor-impor. Istilah ini mendefinisikan tanggung jawab penjual dan pembeli terkait biaya dan risiko pengiriman barang dari titik asal ke titik tujuan.
Apa itu Cost and Freight (CFR)?
Dalam konteks CFR, penjual memiliki kewajiban untuk menanggung seluruh biaya yang timbul dalam proses pengiriman barang, mulai dari pelabuhan asal hingga tiba di pelabuhan tujuan yang telah disepakati oleh pembeli. Tanggung jawab penjual ini biasanya mencakup:
- Biaya pengadaan barang itu sendiri.
- Biaya pemuatan barang ke kapal di pelabuhan asal.
- Biaya transportasi utama (biaya pelayaran) hingga ke pelabuhan tujuan.
- Biaya pengurusan dokumen ekspor.
Sementara itu, pembeli akan mengambil alih tanggung jawab ketika barang sudah tiba di pelabuhan tujuan. Kewajiban pembeli umumnya meliputi:
- Biaya bongkar muat di pelabuhan tujuan.
- Biaya bea masuk dan pajak impor sesuai peraturan negara tujuan.
- Biaya transportasi lanjutan dari pelabuhan tujuan ke lokasi akhir pembeli.
- Biaya asuransi barang selama perjalanan (jika tidak termasuk dalam CFR, seringkali dibahas terpisah atau menggunakan CIF).
Perbedaan Utama CFR dengan Istilah Lain
Penting untuk memahami bahwa CFR secara spesifik menempatkan tanggung jawab biaya pengiriman sampai pelabuhan tujuan pada penjual. Berbeda dengan Free On Board (FOB), di mana tanggung jawab penjual berakhir saat barang dimuat di atas kapal di pelabuhan asal.
Pentingnya CFR dalam Perdagangan Internasional
Penggunaan istilah CFR sangat membantu dalam menciptakan kejelasan dan kesepakatan yang terukur antara pembeli dan penjual dalam transaksi lintas negara. Hal ini meminimalkan potensi perselisihan mengenai siapa yang harus menanggung biaya pengiriman tertentu, sehingga proses perdagangan menjadi lebih lancar dan efisien. Perusahaan multinasional seringkali memanfaatkan CFR untuk menyederhanakan logistik dan perhitungan biaya dalam rantai pasok global mereka.
Cara Menggunakan Cost and Freight (CFR)
CFR digunakan dalam kontrak penjualan internasional untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas biaya pengiriman barang hingga pelabuhan tujuan.
- 1Langkah 1: Penjual dan pembeli menyepakati penggunaan istilah CFR dalam kontrak penjualan.
- 2Langkah 2: Penjual mengatur dan menanggung biaya pengiriman barang dari pelabuhan asal hingga pelabuhan tujuan.
- 3Langkah 3: Penjual menyerahkan dokumen pengiriman yang relevan kepada pembeli.
- 4Langkah 4: Pembeli bertanggung jawab atas semua biaya dan risiko setelah barang tiba di pelabuhan tujuan, termasuk bea masuk dan pajak.
Contoh Penggunaan Cost and Freight (CFR) dalam Trading
Sebuah perusahaan di Indonesia menjual produk kerajinan ke pembeli di Jerman. Dengan menggunakan Cost and Freight (CFR) Hamburg, penjual Indonesia bertanggung jawab untuk mengatur dan membayar biaya pengiriman barang dari pelabuhan di Indonesia sampai ke pelabuhan Hamburg, Jerman. Pembeli di Jerman kemudian bertanggung jawab atas biaya bongkar di pelabuhan Hamburg, bea masuk, pajak, serta biaya transportasi dari pelabuhan Hamburg ke gudang mereka.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: FOB (Free On Board), CIF (Cost, Insurance, and Freight), Incoterms, Ekspor-Impor, Logistik Internasional
Pertanyaan Umum tentang Cost and Freight (CFR)
Apakah asuransi barang termasuk dalam CFR?
Secara standar, Cost and Freight (CFR) tidak mencakup biaya asuransi barang selama pengiriman. Jika asuransi ingin dimasukkan, istilah yang digunakan adalah CIF (Cost, Insurance, and Freight).
Siapa yang menanggung risiko kerusakan barang saat menggunakan CFR?
Risiko kerusakan barang umumnya berpindah dari penjual ke pembeli ketika barang telah dimuat di atas kapal di pelabuhan asal, meskipun biaya pengiriman sampai pelabuhan tujuan masih ditanggung penjual.
Kapan pembeli harus membayar biaya tambahan saat menggunakan CFR?
Pembeli harus siap membayar biaya tambahan seperti biaya bongkar di pelabuhan tujuan, bea masuk, pajak impor, dan biaya transportasi lanjutan dari pelabuhan ke lokasi akhir segera setelah barang tiba di pelabuhan tujuan.