5 menit baca 1009 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Credit Spread

  • Credit Spread melibatkan penjualan opsi dengan strike price lebih tinggi dan pembelian opsi dengan strike price lebih rendah.
  • Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari premi yang diterima dari opsi yang dijual, dikurangi biaya premi opsi yang dibeli.
  • Strategi ini menawarkan risiko yang terbatas, namun juga membatasi potensi keuntungan.
  • Terdapat dua jenis utama: Bull Credit Spread (optimis) dan Bear Credit Spread (pesimis).
  • Dapat diterapkan pada berbagai instrumen seperti saham, forex, dan komoditas.

📑 Daftar Isi

Apa itu Credit Spread?

Credit Spread adalah Strategi trading opsi dengan menjual opsi mahal dan membeli opsi murah untuk meraih keuntungan dari selisih harga, membatasi risiko dan potensi keuntungan.

Penjelasan Lengkap tentang Credit Spread

Credit Spread adalah sebuah strategi trading yang kompleks dalam pasar opsi, yang dirancang untuk menghasilkan pendapatan (income) dengan memanfaatkan selisih harga antara dua opsi dari jenis yang sama (call atau put) namun dengan tanggal kedaluwarsa yang sama dan strike price yang berbeda. Strategi ini secara fundamental melibatkan penjualan (short) sebuah opsi dengan strike price yang lebih tinggi dan pembelian (long) sebuah opsi dengan strike price yang lebih rendah. Inti dari strategi ini adalah untuk menerima net credit (premi bersih) pada saat pembukaan posisi.

Cara Kerja Credit Spread

Ketika seorang trader membuka posisi Credit Spread, mereka akan menerima sejumlah premi dari penjualan opsi yang strike price-nya lebih tinggi. Premi ini lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk membeli opsi dengan strike price yang lebih rendah. Selisih premi inilah yang menjadi potensi keuntungan maksimal dari strategi ini. Trader mengharapkan harga aset dasar tetap berada di bawah strike price opsi yang dijual (untuk Bear Put Spread atau Bull Call Spread) atau di atas strike price opsi yang dijual (untuk Bull Put Spread atau Bear Call Spread) hingga tanggal kedaluwarsa, sehingga kedua opsi kedaluwarsa tanpa nilai atau dengan nilai yang sangat kecil, memungkinkan trader mempertahankan premi bersih yang diterima.

Jenis-jenis Credit Spread

  • Bull Credit Spread (atau Bull Put Spread): Diterapkan ketika trader memiliki pandangan yang sedikit positif (bullish) hingga netral terhadap aset dasar. Strategi ini melibatkan penjualan put option dengan strike price lebih tinggi dan pembelian put option dengan strike price lebih rendah. Keuntungan maksimal adalah premi bersih yang diterima, dan kerugian maksimal terbatas pada selisih strike price dikurangi premi bersih.
  • Bear Credit Spread (atau Bear Call Spread): Diterapkan ketika trader memiliki pandangan yang sedikit negatif (bearish) hingga netral terhadap aset dasar. Strategi ini melibatkan penjualan call option dengan strike price lebih rendah dan pembelian call option dengan strike price lebih tinggi. Keuntungan maksimal adalah premi bersih yang diterima, dan kerugian maksimal terbatas pada selisih strike price dikurangi premi bersih.

Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan utama dari Credit Spread adalah risiko yang terdefinisi dan terbatas. Trader tahu persis berapa kerugian maksimal yang bisa mereka alami sejak awal membuka posisi. Selain itu, strategi ini dapat menghasilkan pendapatan pasif jika pasar bergerak sesuai prediksi atau tetap netral. Namun, keuntungan potensial juga terbatas, yaitu sebesar premi bersih yang diterima. Trader tidak akan mendapatkan keuntungan besar meskipun aset dasar bergerak sangat jauh sesuai prediksi mereka, karena keuntungan sudah dibatasi oleh selisih strike price.

Credit Spread bisa diaplikasikan pada berbagai instrumen keuangan seperti saham, indeks, mata uang (dalam konteks trading forex melalui opsi mata uang), dan komoditas. Penting bagi trader untuk melakukan analisis yang cermat dan memahami sepenuhnya risiko yang terlibat sebelum menerapkan strategi ini.

Cara Menggunakan Credit Spread

Credit Spread digunakan untuk menghasilkan pendapatan dengan risiko terbatas, memanfaatkan pergerakan harga yang netral, sedikit naik, atau sedikit turun tergantung jenis spread.

  1. 11. Tentukan pandangan pasar Anda terhadap aset dasar (bullish, bearish, atau netral).
  2. 22. Pilih jenis Credit Spread yang sesuai dengan pandangan pasar Anda (Bull Credit Spread atau Bear Credit Spread).
  3. 33. Pilih instrumen opsi (call atau put) dan tentukan strike price untuk opsi yang akan dijual (lebih tinggi untuk put, lebih rendah untuk call) dan opsi yang akan dibeli (lebih rendah untuk put, lebih tinggi untuk call). Pastikan tanggal kedaluwarsa sama.
  4. 44. Buka posisi dengan menjual opsi yang lebih mahal dan membeli opsi yang lebih murah secara bersamaan untuk menerima premi bersih.
  5. 55. Pantau posisi hingga mendekati tanggal kedaluwarsa dan tutup posisi untuk merealisasikan keuntungan atau meminimalkan kerugian jika pasar bergerak tidak sesuai prediksi.

Contoh Penggunaan Credit Spread dalam Trading

Misalkan Anda memiliki pandangan netral hingga sedikit bullish terhadap saham XYZ yang saat ini diperdagangkan di Rp 1.000. Anda memutuskan untuk membuka Bull Put Credit Spread:

  • Jual 1 kontrak Put Option XYZ dengan strike price Rp 950, menerima premi Rp 20.
  • Beli 1 kontrak Put Option XYZ dengan strike price Rp 900, membayar premi Rp 5.

Anda menerima net credit sebesar Rp 15 (Rp 20 - Rp 5). Keuntungan maksimal Anda adalah Rp 15, yang terjadi jika harga saham XYZ pada saat kedaluwarsa berada di atas Rp 950. Kerugian maksimal Anda adalah selisih strike price (Rp 950 - Rp 900 = Rp 50) dikurangi net credit (Rp 15), yaitu Rp 35. Kerugian ini terjadi jika harga saham XYZ berada di bawah Rp 900 pada saat kedaluwarsa.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi, Call Option, Put Option, Strike Price, Premi Opsi, Net Credit, Bullish, Bearish, Kedaluwarsa Opsi, Strategi Opsi

Pertanyaan Umum tentang Credit Spread

Apa perbedaan utama antara Credit Spread dan Debit Spread?

Credit Spread menerima premi bersih di awal dan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari premi tersebut, dengan risiko dan keuntungan terbatas. Debit Spread membayar premi bersih di awal dan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga aset dasar, dengan risiko terbatas pada premi yang dibayar dan potensi keuntungan yang lebih besar.

Berapa potensi keuntungan maksimal dari Credit Spread?

Potensi keuntungan maksimal dari Credit Spread adalah sebesar net credit (premi bersih) yang diterima saat membuka posisi.

Kapan sebaiknya menggunakan Credit Spread?

Credit Spread ideal digunakan ketika Anda memprediksi pasar akan tetap netral, bergerak sedikit sesuai prediksi Anda (naik untuk Bull Put Spread, turun untuk Bear Call Spread), atau ketika Anda ingin mendapatkan pendapatan dari premi opsi dengan risiko yang terkontrol.