5 menit baca 939 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Currency
- Currency adalah alat tukar fundamental dalam pasar forex.
- Trader membeli dan menjual currency untuk memanfaatkan pergerakan harga antar mata uang.
- Pasangan mata uang mayor seperti USD, EUR, JPY, GBP, dan CHF mendominasi volume perdagangan.
- Nilai currency dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, dan kebijakan moneter.
- Perdagangan currency bersifat likuid dan dapat diakses hampir 24 jam seminggu.
📑 Daftar Isi
Apa itu Currency?
Currency adalah Mata uang yang diperdagangkan di pasar valuta asing (forex) untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukarnya.
Penjelasan Lengkap tentang Currency
Dalam dunia trading dan investasi, Currency merujuk pada satuan moneter suatu negara yang digunakan sebagai alat tukar dalam pasar valuta asing (forex). Mata uang ini menjadi instrumen utama yang diperdagangkan, di mana para trader berupaya memperoleh keuntungan dari selisih nilai tukar antara dua mata uang yang diperdagangkan dalam sebuah pasangan (pair).
Peran Currency dalam Pasar Forex
Pasar forex, atau pasar valuta asing, adalah pasar global terbesar dan paling likuid di dunia. Di pasar ini, mata uang diperdagangkan secara terus-menerus. Aktivitas trading melibatkan pembelian satu mata uang sambil secara bersamaan menjual mata uang lainnya. Misalnya, dalam pasangan EUR/USD, trader membeli Euro (EUR) dan menjual Dolar Amerika Serikat (USD), atau sebaliknya.
Mata Uang Utama yang Diperdagangkan
Beberapa mata uang memiliki peran dominan dan paling sering diperdagangkan di pasar forex karena likuiditas dan volume perdagangannya yang tinggi. Mata uang-mata uang tersebut dikenal sebagai mata uang mayor, meliputi:
- Dolar Amerika Serikat (USD)
- Euro (EUR)
- Yen Jepang (JPY)
- Pound Sterling (GBP)
- Franc Swiss (CHF)
- Dolar Australia (AUD)
- Dolar Kanada (CAD)
Meskipun ada mata uang lain yang diperdagangkan, pasangan yang melibatkan mata uang-mata uang di atas cenderung memiliki spread yang lebih rendah dan likuiditas yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan utama bagi banyak trader.
Mekanisme Keuntungan dan Risiko
Prinsip dasar trading currency adalah spekulasi pergerakan nilai tukar. Seorang investor atau trader membeli suatu mata uang dengan harapan nilainya akan menguat terhadap mata uang lainnya. Jika prediksi benar dan nilai tukar mata uang tersebut naik, mereka dapat menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan keuntungan. Sebaliknya, jika nilai tukar mata uang tersebut melemah, investor akan mengalami kerugian.
Faktor yang Mempengaruhi Nilai Currency
Nilai tukar mata uang sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari sisi ekonomi maupun politik. Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan oleh trader meliputi:
- Tingkat Suku Bunga: Kenaikan suku bunga oleh bank sentral suatu negara cenderung menarik investor asing, meningkatkan permintaan mata uang negara tersebut, dan berpotensi menguatkannya.
- Kebijakan Moneter Bank Sentral: Keputusan terkait pencetakan uang, suku bunga, dan operasi pasar terbuka dapat berdampak signifikan pada nilai tukar.
- Inflasi: Tingkat inflasi yang tinggi dapat mengikis daya beli suatu mata uang, sementara inflasi yang terkendali cenderung mendukung stabilitas nilai tukar.
- Stabilitas Politik dan Geopolitik: Ketidakpastian politik, pemilihan umum, atau konflik dapat menyebabkan volatilitas pada mata uang suatu negara.
- Neraca Perdagangan: Surplus perdagangan (ekspor lebih besar dari impor) umumnya positif bagi mata uang suatu negara, sementara defisit dapat menekan nilainya.
- Pertumbuhan Ekonomi: Negara dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung memiliki mata uang yang lebih menarik bagi investor.
Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai analisis fundamental, termasuk faktor-faktor di atas, sangat krusial bagi trader currency.
Likuiditas dan Aksesibilitas
Salah satu keunggulan utama trading currency adalah likuiditasnya yang luar biasa. Pasar forex buka hampir 24 jam sehari, lima hari seminggu, memungkinkan trader dari berbagai zona waktu untuk berpartisipasi. Likuiditas tinggi ini berarti ada banyak pembeli dan penjual yang siap bertransaksi kapan saja, sehingga memudahkan eksekusi order dan meminimalkan risiko slippage (perbedaan harga eksekusi dengan harga yang diharapkan).
Cara Menggunakan Currency
Trader menggunakan currency sebagai aset dasar untuk melakukan spekulasi pergerakan nilai tukar di pasar forex, baik untuk tujuan investasi jangka panjang maupun trading jangka pendek.
- 1Pilih pasangan mata uang (currency pair) yang ingin diperdagangkan (misalnya, EUR/USD).
- 2Analisis faktor-faktor ekonomi dan politik yang dapat mempengaruhi nilai kedua mata uang tersebut.
- 3Tentukan arah pergerakan harga yang diharapkan (apakah mata uang dasar akan menguat atau melemah terhadap mata uang kutipan).
- 4Buka posisi beli (long) jika Anda memprediksi mata uang dasar akan menguat, atau posisi jual (short) jika memprediksi akan melemah.
- 5Tetapkan level Stop Loss untuk membatasi potensi kerugian dan Take Profit untuk mengunci keuntungan.
Contoh Penggunaan Currency dalam Trading
Seorang trader memprediksi bahwa ekonomi Inggris akan membaik, sehingga nilai Pound Sterling (GBP) akan menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Trader tersebut kemudian membuka posisi beli pada pasangan mata uang GBP/USD. Jika prediksi trader benar dan GBP menguat terhadap USD, nilai pasangan GBP/USD akan naik. Trader tersebut kemudian dapat menutup posisinya untuk merealisasikan keuntungan dari selisih harga. Sebaliknya, jika ekonomi Inggris memburuk dan GBP melemah, trader akan mengalami kerugian.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Pasar Forex, Pasangan Mata Uang, Nilai Tukar, Analisis Fundamental, Likuiditas, Spread
Pertanyaan Umum tentang Currency
Apa yang dimaksud dengan mata uang dasar dan mata uang kutipan dalam pasangan mata uang?
Dalam pasangan mata uang seperti EUR/USD, EUR adalah mata uang dasar dan USD adalah mata uang kutipan. Nilai pasangan tersebut menunjukkan berapa banyak mata uang kutipan (USD) yang dibutuhkan untuk membeli satu unit mata uang dasar (EUR).
Bagaimana suku bunga mempengaruhi nilai currency?
Kenaikan suku bunga oleh bank sentral suatu negara umumnya membuat mata uang negara tersebut lebih menarik bagi investor asing karena menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi. Peningkatan permintaan ini dapat menyebabkan mata uang tersebut menguat.
Mengapa USD merupakan mata uang yang paling sering diperdagangkan di forex?
Dolar AS adalah mata uang cadangan utama dunia dan banyak digunakan dalam perdagangan internasional serta sebagai aset safe-haven. Ini menciptakan permintaan yang sangat tinggi dan likuiditas yang besar di pasar forex.