4 menit baca 746 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Dealer Market

  • Dealer Market memfasilitasi transaksi aset keuangan melalui perantara (dealer).
  • Investor bertransaksi langsung dengan dealer, bukan dengan investor lain.
  • Menawarkan likuiditas tinggi dan kecepatan transaksi, namun berpotensi biaya spread.
  • Kurang transparan dibandingkan bursa terpusat karena harga ditentukan dealer.
  • Pasar OTC dan Forex adalah contoh utama dari Dealer Market.

📑 Daftar Isi

Apa itu Dealer Market?

Dealer Market adalah Pasar keuangan tempat aset diperdagangkan langsung dengan dealer atau market maker, bukan antar investor. Contohnya pasar OTC dan Forex.

Penjelasan Lengkap tentang Dealer Market

Dealer Market, atau pasar dealer, adalah sebuah model pasar keuangan di mana transaksi pembelian dan penjualan instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan mata uang tidak terjadi secara langsung antar investor, melainkan melalui perantara yang dikenal sebagai dealer atau market maker. Peran dealer ini sangat krusial karena mereka bertindak sebagai pihak yang siap membeli (bid) dan menjual (ask) aset secara berkelanjutan, sehingga memastikan ketersediaan likuiditas di pasar.

Bagaimana Dealer Market Bekerja?

Dalam model ini, investor yang ingin membeli suatu aset akan memesannya kepada dealer, dan dealer akan menjualnya dari inventaris mereka atau membelinya dari dealer lain. Sebaliknya, jika investor ingin menjual, mereka akan menjualnya kepada dealer. Dealer mengambil keuntungan dari selisih antara harga beli (bid) dan harga jual (ask) mereka, yang dikenal sebagai spread. Hal ini berbeda dengan pasar bursa terpusat (seperti bursa saham tradisional) di mana pesanan beli dan jual dari berbagai investor dicocokkan secara langsung.

Kelebihan Dealer Market:

  • Likuiditas Tinggi: Keberadaan dealer yang selalu siap bertransaksi membuat pasar menjadi lebih likuid, sehingga investor lebih mudah untuk masuk atau keluar dari posisi.
  • Kecepatan Transaksi: Proses transaksi cenderung lebih cepat karena dilakukan langsung dengan dealer.
  • Akses ke Instrumen yang Beragam: Dealer Market seringkali menawarkan akses ke berbagai instrumen keuangan yang mungkin tidak terdaftar di bursa utama.

Kekurangan Dealer Market:

  • Biaya Spread: Investor harus memperhitungkan biaya spread yang merupakan selisih antara harga beli dan jual yang ditetapkan oleh dealer.
  • Kurang Transparan: Harga yang ditawarkan oleh dealer mungkin tidak selalu mencerminkan harga pasar secara keseluruhan atau tidak mudah diakses oleh publik, yang dapat mengurangi transparansi.
  • Risiko Pihak Lawan (Counterparty Risk): Meskipun jarang terjadi pada institusi besar, selalu ada potensi risiko jika dealer mengalami kesulitan keuangan.

Contoh Dealer Market:

  • Over-The-Counter (OTC) Market: Pasar ini memungkinkan perdagangan aset yang tidak terdaftar di bursa saham formal. Perdagangan dilakukan melalui jaringan dealer.
  • Foreign Exchange (Forex) Market: Pasar mata uang global ini adalah contoh klasik dari dealer market, di mana bank-bank besar dan institusi keuangan bertindak sebagai dealer untuk pasangan mata uang.

Penting bagi investor untuk memahami karakteristik unik dari Dealer Market, termasuk potensi biaya dan tingkat transparansi, sebelum melakukan investasi. Analisis mendalam terhadap instrumen keuangan dan reputasi dealer sangat disarankan.

Cara Menggunakan Dealer Market

Memahami cara kerja Dealer Market membantu trader memilih platform yang tepat dan mengelola ekspektasi biaya serta likuiditas.

  1. 1Identifikasi apakah instrumen yang ingin diperdagangkan tersedia di Dealer Market (misalnya, Forex, beberapa obligasi).
  2. 2Pahami struktur biaya, terutama spread, yang akan Anda bayarkan kepada dealer.
  3. 3Evaluasi likuiditas pasar untuk instrumen tersebut melalui dealer yang Anda pertimbangkan.
  4. 4Perhatikan tingkat transparansi harga yang ditawarkan oleh dealer dan bandingkan dengan sumber lain jika memungkinkan.
  5. 5Pilih dealer atau broker yang memiliki reputasi baik dan regulasi yang memadai.

Contoh Penggunaan Dealer Market dalam Trading

Seorang trader forex ingin membeli pasangan mata uang EUR/USD. Ia membuka platform tradingnya dan melihat harga bid 1.0850 dan harga ask 1.0852. Selisih 2 pips ini adalah spread yang menjadi keuntungan dealer. Trader tersebut kemudian melakukan order beli pada harga ask 1.0852. Jika ia ingin segera menjualnya, ia akan menjual pada harga bid 1.0850.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Market Maker, Spread, Over-The-Counter (OTC) Market, Foreign Exchange Market (Forex), Likuiditas, Bid Price, Ask Price

Pertanyaan Umum tentang Dealer Market

Apa perbedaan utama antara Dealer Market dan Bursa Terpusat?

Perbedaan utamanya terletak pada cara transaksi dilakukan. Di Dealer Market, investor bertransaksi langsung dengan dealer/market maker, sedangkan di bursa terpusat, transaksi dicocokkan antar investor.

Apakah semua aset keuangan diperdagangkan di Dealer Market?

Tidak, aset yang diperdagangkan di Dealer Market bervariasi, namun pasar Forex dan pasar OTC untuk saham atau obligasi yang tidak terdaftar di bursa utama adalah contoh yang umum.

Bagaimana cara dealer menghasilkan uang di Dealer Market?

Dealer menghasilkan uang terutama dari 'spread', yaitu selisih antara harga beli (bid) dan harga jual (ask) mereka. Mereka juga bisa mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga aset yang mereka pegang.