5 menit baca 918 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Debt Security
- Debt security merupakan instrumen keuangan berupa surat utang yang diterbitkan oleh entitas (perusahaan/pemerintah).
- Tujuannya adalah untuk mendapatkan pendanaan dari investor dengan janji pembayaran pokok dan bunga di masa depan.
- Memiliki karakteristik jangka waktu dan tingkat pengembalian yang telah ditentukan.
- Jenisnya meliputi obligasi, surat berharga pasar uang, dan commercial paper.
- Menawarkan potensi imbal hasil yang relatif pasti dan lebih aman dibanding instrumen lain, namun tetap memiliki risiko.
📑 Daftar Isi
Apa itu Debt Security?
Debt Security adalah Debt security adalah surat utang yang diterbitkan perusahaan/pemerintah untuk mendapatkan dana dari investor, dengan janji pengembalian pokok dan bunga di masa depan.
Penjelasan Lengkap tentang Debt Security
Apa itu Debt Security?
Debt security, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai surat utang, adalah salah satu jenis instrumen keuangan yang fundamental dalam dunia trading dan investasi. Secara esensial, debt security merupakan sebuah janji tertulis yang diterbitkan oleh suatu entitas, baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah, kepada investor. Entitas penerbit berjanji untuk mengembalikan sejumlah pokok pinjaman (principal amount) pada tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan, serta membayar bunga (kupon) secara berkala selama masa berlaku surat utang tersebut.
Penerbitan debt security menjadi salah satu cara bagi perusahaan atau pemerintah untuk memperoleh pendanaan tambahan guna membiayai operasional, ekspansi bisnis, proyek-proyek infrastruktur, atau kebutuhan anggaran lainnya, tanpa harus melakukan penjualan saham yang dapat mengurangi kepemilikan. Bagi investor, debt security menawarkan kesempatan untuk mendapatkan pendapatan tetap (fixed income) dan potensi apresiasi nilai, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari stabilitas dalam portofolio investasi.
Jenis-jenis Debt Security
Debt security memiliki berbagai bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan penerbit dan preferensi investor. Beberapa jenis yang umum meliputi:
- Obligasi (Bonds): Merupakan bentuk surat utang yang paling dikenal. Obligasi dapat diterbitkan oleh pemerintah (misalnya obligasi negara) atau perusahaan swasta. Jangka waktu obligasi bervariasi, mulai dari beberapa tahun hingga puluhan tahun, dengan pembayaran kupon yang biasanya tetap atau mengambang.
- Surat Berharga Pasar Uang (Money Market Securities): Instrumen ini memiliki jangka waktu yang lebih pendek, umumnya kurang dari satu tahun. Surat berharga pasar uang seringkali diterbitkan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja jangka pendek, seperti untuk menutupi selisih kas sementara. Contohnya termasuk Treasury Bills (T-Bills) yang diterbitkan pemerintah.
- Commercial Paper: Merupakan surat utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan besar dengan peringkat kredit yang baik. Commercial paper digunakan untuk mengatasi kebutuhan pendanaan jangka pendek yang mendesak, seperti untuk membiayai piutang atau persediaan.
Keunggulan dan Risiko Debt Security
Debt security seringkali dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif lebih aman dibandingkan instrumen ekuitas (saham). Hal ini dikarenakan investor memiliki klaim yang lebih tinggi atas aset perusahaan dibandingkan pemegang saham jika terjadi kebangkrutan. Selain itu, pembayaran bunga yang teratur memberikan aliran pendapatan yang dapat diprediksi. Namun, investor perlu menyadari bahwa debt security tetap memiliki risiko:
- Risiko Kredit (Default Risk): Kemungkinan penerbit gagal membayar pokok pinjaman atau bunga.
- Risiko Suku Bunga (Interest Rate Risk): Perubahan suku bunga acuan dapat mempengaruhi harga pasar debt security. Jika suku bunga naik, harga obligasi yang sudah beredar (dengan kupon lebih rendah) cenderung turun, dan sebaliknya.
- Risiko Inflasi: Pendapatan tetap dari debt security bisa tergerus nilainya oleh inflasi.
Oleh karena itu, riset mendalam terhadap penerbit, peringkat kredit, dan kondisi ekonomi makro sangat penting sebelum berinvestasi pada debt security.
Cara Menggunakan Debt Security
Investasi pada debt security dilakukan dengan membeli surat utang yang diterbitkan oleh entitas yang membutuhkan pendanaan. Investor akan menerima pembayaran bunga secara berkala dan pengembalian pokok pada saat jatuh tempo.
- 1Identifikasi tujuan investasi Anda (misalnya, pendapatan tetap, pelestarian modal).
- 2Teliti berbagai jenis debt security (obligasi, surat berharga pasar uang, commercial paper) dan pilih yang sesuai dengan profil risiko dan jangka waktu investasi Anda.
- 3Analisis kredibilitas penerbit debt security, termasuk peringkat kreditnya, kondisi keuangan, dan prospek industrinya.
- 4Lakukan pembelian debt security melalui broker atau platform investasi yang terpercaya, dan pantau kinerja investasi Anda secara berkala.
Contoh Penggunaan Debt Security dalam Trading
Seorang investor yang ingin mendapatkan pendapatan pasif dan cenderung menghindari risiko tinggi dapat berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel (ORI) yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Investor membeli ORI dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per unit, dengan kupon bunga tetap 5% per tahun yang dibayarkan setiap bulan. Setelah jangka waktu 3 tahun (jatuh tempo), investor akan menerima kembali pokok investasinya sebesar Rp 1.000.000 per unit, ditambah kupon bunga yang telah diterima selama periode tersebut. Ini memberikan kepastian imbal hasil dan pengembalian modal.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: obligasi, surat berharga pasar uang, commercial paper, kupon, jatuh tempo, risiko kredit, risiko suku bunga, pendapatan tetap
Pertanyaan Umum tentang Debt Security
Apa perbedaan utama antara debt security dan equity security?
Debt security mewakili pinjaman, di mana investor bertindak sebagai kreditur dan berhak atas pembayaran bunga serta pengembalian pokok. Equity security mewakili kepemilikan, di mana investor bertindak sebagai pemilik dan berhak atas dividen serta potensi apresiasi harga saham.
Bagaimana suku bunga mempengaruhi nilai debt security?
Ketika suku bunga pasar naik, nilai debt security yang ada di pasar (dengan kupon tetap yang lebih rendah) cenderung turun karena investor lebih memilih instrumen baru dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Sebaliknya, ketika suku bunga turun, nilai debt security yang ada cenderung naik.
Apakah semua debt security aman?
Tidak semua debt security aman. Tingkat keamanan sangat bergantung pada kredibilitas penerbitnya. Surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah negara maju atau perusahaan dengan peringkat kredit 'investment grade' umumnya dianggap lebih aman dibandingkan surat utang dari perusahaan yang baru berdiri atau memiliki peringkat kredit rendah (high-yield/junk bonds).