4 menit baca 753 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Decreasing Term Insurance

  • Nilai manfaat asuransi menurun secara bertahap selama masa polis.
  • Premi yang dibayarkan umumnya lebih terjangkau dibandingkan asuransi jiwa tradisional.
  • Sangat cocok untuk melindungi kewajiban finansial yang juga menurun seiring waktu.
  • Memberikan perlindungan finansial bagi ahli waris terhadap utang yang tersisa.
  • Masa kontrak memiliki batas waktu yang jelas, di mana manfaat akan berakhir.

📑 Daftar Isi

Apa itu Decreasing Term Insurance?

Decreasing Term Insurance adalah Asuransi jiwa dengan nilai manfaat yang menurun seiring waktu, ideal untuk melindungi utang atau aset yang nilainya juga berkurang.

Penjelasan Lengkap tentang Decreasing Term Insurance

Apa Itu Decreasing Term Insurance?

Decreasing Term Insurance, atau sering dikenal sebagai asuransi jiwa berjangka menurun, adalah sebuah produk asuransi jiwa yang menawarkan perlindungan finansial kepada keluarga atau ahli waris Anda. Keunikan utama dari polis ini terletak pada nilai manfaat (death benefit) yang akan diterima oleh ahli waris. Berbeda dengan asuransi jiwa berjangka tradisional yang memberikan nilai manfaat tetap sepanjang masa polis, pada decreasing term insurance, nilai manfaat tersebut akan berkurang secara bertahap seiring berjalannya waktu. Penurunan ini biasanya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dalam polis, dan pada akhir masa kontrak, nilai manfaat akan mencapai nol.

Jenis asuransi ini dirancang khusus untuk kebutuhan perlindungan finansial yang nilainya juga mengalami penurunan seiring waktu. Contoh paling umum adalah untuk melindungi pembayaran cicilan, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau cicilan kendaraan. Jika tertanggung meninggal dunia sebelum seluruh cicilan lunas, sisa utang tersebut dapat ditutupi oleh nilai manfaat asuransi, sehingga ahli waris tidak terbebani.

Bagaimana Cara Kerja Decreasing Term Insurance?

Mekanisme kerja decreasing term insurance sangat sederhana:

  • Premi Tetap (Umumnya): Anda akan membayar premi secara berkala (bulanan, tahunan) yang umumnya tetap selama masa polis.
  • Nilai Manfaat Menurun: Seiring berjalannya waktu, nilai manfaat yang akan dibayarkan kepada ahli waris jika terjadi klaim kematian akan terus berkurang. Penurunan ini bisa terjadi setiap tahun, atau sesuai dengan jadwal yang ditentukan dalam polis.
  • Akhir Masa Kontrak: Pada akhir periode polis yang telah disepakati (misalnya 10, 15, 20 tahun), nilai manfaat akan menjadi nol. Polis ini tidak lagi memberikan perlindungan setelah masa kontrak berakhir.

Manfaat dan Keunggulan

Meskipun nilai manfaatnya menurun, decreasing term insurance menawarkan beberapa keuntungan signifikan:

  • Premi Lebih Terjangkau: Karena nilai manfaat yang berpotensi dibayarkan semakin kecil seiring waktu, premi untuk polis ini cenderung lebih murah dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka dengan nilai manfaat tetap yang sama di awal.
  • Perlindungan Utang yang Efektif: Sangat ideal untuk melindungi kewajiban finansial yang nilainya menurun, seperti KPR atau pinjaman lainnya. Ini memastikan bahwa utang tersebut akan lunas jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
  • Fleksibilitas: Memberikan fleksibilitas dalam perencanaan keuangan, terutama bagi individu yang memiliki tanggungan utang jangka panjang.

Cara Menggunakan Decreasing Term Insurance

Decreasing Term Insurance paling efektif digunakan untuk melindungi kewajiban finansial yang nilainya menurun seiring waktu, seperti cicilan KPR atau pinjaman lainnya.

  1. 1Identifikasi kewajiban finansial Anda yang nilainya menurun seiring waktu (misalnya sisa cicilan KPR).
  2. 2Hitung total sisa kewajiban tersebut sebagai patokan awal nilai manfaat yang Anda butuhkan.
  3. 3Pilih masa kontrak polis yang sesuai dengan durasi sisa kewajiban Anda.
  4. 4Pertimbangkan premi yang ditawarkan dan bandingkan dengan manfaat perlindungan yang Anda dapatkan.

Contoh Penggunaan Decreasing Term Insurance dalam Trading

Seorang nasabah membeli rumah senilai Rp 1 Miliar dengan KPR selama 20 tahun. Nasabah tersebut mengambil decreasing term insurance dengan nilai manfaat awal Rp 1 Miliar dan masa kontrak 20 tahun untuk melindungi sisa utang KPR-nya. Premi polis ini lebih murah dibandingkan jika ia mengambil asuransi jiwa berjangka dengan manfaat tetap Rp 1 Miliar. Jika nasabah meninggal dunia di tahun ke-10, di mana sisa utang KPR-nya adalah Rp 500 Juta, maka nilai manfaat asuransi yang dibayarkan kepada ahli waris akan digunakan untuk melunasi sisa utang tersebut, memastikan ahli waris tidak mewarisi beban utang.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Asuransi Jiwa Berjangka, Nilai Manfaat, Premi Asuransi, Ahli Waris, Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Pertanyaan Umum tentang Decreasing Term Insurance

Apakah premi decreasing term insurance akan naik seiring waktu?

Umumnya, premi untuk decreasing term insurance bersifat tetap sepanjang masa polis, meskipun nilai manfaatnya menurun.

Apa perbedaan utama dengan asuransi jiwa berjangka biasa?

Perbedaan utamanya adalah nilai manfaat (death benefit) pada decreasing term insurance akan berkurang seiring waktu, sementara pada asuransi jiwa berjangka biasa, nilai manfaatnya tetap.

Kapan sebaiknya saya memilih decreasing term insurance?

Anda sebaiknya memilih polis ini jika Anda memiliki kewajiban finansial yang nilainya menurun seiring waktu, seperti cicilan KPR atau pinjaman lainnya, dan ingin melindungi ahli waris dari beban utang tersebut.