4 menit baca 787 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Depositary Receipt
- Memungkinkan investor membeli saham perusahaan asing tanpa bertransaksi langsung di bursa negara asal.
- Berupa sertifikat yang diterbitkan bank, mewakili kepemilikan saham perusahaan asing.
- Terdapat dua jenis utama: ADR (American Depositary Receipt) dan GDR (Global Depositary Receipt).
- Investor memegang hak yang sama dengan pemegang saham asli, termasuk dividen dan hak suara.
- Harganya dapat bervariasi dari harga saham asli karena perbedaan permintaan pasar dan nilai tukar.
📑 Daftar Isi
Apa itu Depositary Receipt?
Depositary Receipt adalah Sertifikat investasi yang mewakili saham perusahaan asing, memungkinkan investor membeli saham tanpa transaksi langsung di bursa luar negeri.
Penjelasan Lengkap tentang Depositary Receipt
Apa Itu Depositary Receipt?
Depositary Receipt (DR) adalah instrumen investasi yang inovatif, dirancang untuk mempermudah investor dalam mengakses pasar saham global. Secara esensial, DR memungkinkan investor untuk memiliki kepemilikan dalam saham perusahaan asing tanpa harus secara langsung membeli dan memegang saham asli di bursa negara asal perusahaan tersebut. DR berbentuk sertifikat yang diterbitkan oleh sebuah bank kustodian (depositary bank) di suatu negara, yang mewakili sejumlah saham dari perusahaan asing yang terdaftar di bursa negara lain.
Konsep ini sangat bermanfaat bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio ke pasar internasional, mengatasi hambatan regulasi, biaya transaksi, atau kompleksitas operasional yang mungkin timbul dari pembelian saham asing secara langsung.
Jenis-Jenis Depositary Receipt
Terdapat dua jenis Depositary Receipt yang paling umum diperdagangkan di pasar keuangan global:
- American Depositary Receipt (ADR): ADR adalah sertifikat yang diterbitkan oleh bank di Amerika Serikat. Sertifikat ini mewakili kepemilikan atas saham perusahaan asing yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat (seperti NYSE atau Nasdaq). Satu ADR bisa mewakili satu saham, beberapa saham, atau sebagian dari satu saham perusahaan asing.
- Global Depositary Receipt (GDR): GDR adalah sertifikat yang diterbitkan oleh bank di luar Amerika Serikat. GDR dapat diperdagangkan di berbagai bursa internasional di luar Amerika Serikat, seperti di London Stock Exchange atau Luxembourg Stock Exchange. GDR biasanya mewakili lebih dari satu saham perusahaan asing.
Hak Investor dan Perbedaan Harga
Investor yang membeli Depositary Receipt memiliki hak-hak yang setara dengan pemegang saham asli perusahaan asing. Hak-hak ini mencakup:
- Hak atas Dividen: Investor DR berhak menerima dividen yang dibayarkan oleh perusahaan asing, yang kemudian akan dikonversi ke mata uang lokal investor oleh bank kustodian.
- Hak dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): Investor DR biasanya diberikan hak suara dalam RUPS, meskipun pelaksanaannya mungkin melalui bank kustodian.
Penting untuk dicatat bahwa harga Depositary Receipt yang diperdagangkan di pasar keuangan bisa berbeda dari harga saham asli perusahaan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk:
- Permintaan Pasar: Tingkat permintaan investor di negara tempat DR diperdagangkan.
- Nilai Tukar Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar antara mata uang negara asal perusahaan asing dan mata uang negara tempat DR diperdagangkan.
- Biaya Tambahan: Biaya penerbitan, administrasi, dan konversi mata uang yang dibebankan oleh bank kustodian.
Cara Menggunakan Depositary Receipt
Depositary Receipt digunakan oleh investor untuk berinvestasi pada saham perusahaan asing melalui bursa domestik, menyederhanakan proses dan mengurangi hambatan transaksi internasional.
- 1Identifikasi perusahaan asing yang sahamnya ingin Anda investasikan.
- 2Periksa apakah perusahaan tersebut menerbitkan ADR atau GDR yang diperdagangkan di bursa negara Anda atau bursa yang dapat diakses oleh broker Anda.
- 3Buka rekening trading dengan broker yang menyediakan akses ke instrumen DR.
- 4Lakukan pembelian DR seperti membeli saham biasa melalui platform trading Anda.
- 5Pantau pergerakan harga DR dan terima dividen jika perusahaan membagikannya.
Contoh Penggunaan Depositary Receipt dalam Trading
Seorang investor di Indonesia ingin berinvestasi pada saham raksasa teknologi asal Amerika Serikat, misalnya Apple Inc. (AAPL). Alih-alih membuka rekening di bursa AS dan bertransaksi langsung, investor tersebut dapat mencari ADR Apple yang mungkin diperdagangkan di bursa negara lain yang dapat diakses oleh broker lokalnya, atau menggunakan broker internasional yang menyediakan akses ke ADR. Jika investor membeli ADR Apple, ia akan mendapatkan hak atas dividen yang dibagikan Apple dan potensi keuntungan dari kenaikan harga saham Apple, meskipun ia tidak secara langsung memegang saham AAPL di bursa Nasdaq.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Saham Asing, Bursa Efek, Investasi Internasional, Dividen, ADR, GDR, Bank Kustodian
Pertanyaan Umum tentang Depositary Receipt
Apakah Depositary Receipt sama dengan membeli saham asli perusahaan asing?
Tidak, Depositary Receipt adalah sertifikat yang mewakili saham asli, bukan saham asli itu sendiri. Namun, investor DR memiliki hak yang setara dengan pemegang saham asli.
Apa keuntungan utama berinvestasi melalui Depositary Receipt?
Keuntungan utamanya adalah kemudahan akses ke pasar saham asing tanpa perlu berurusan langsung dengan bursa internasional, regulasi asing, atau biaya transaksi yang lebih tinggi.
Bagaimana saya bisa membeli Depositary Receipt?
Anda dapat membeli Depositary Receipt melalui broker saham yang menyediakan akses ke pasar tempat DR tersebut diperdagangkan. Ini bisa melalui broker lokal yang memiliki kerja sama internasional atau broker internasional.