4 menit baca 717 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Discontinued Operations
- Discontinued operations adalah bagian bisnis yang dijual atau ditutup oleh perusahaan.
- Informasi ini krusial dalam laporan keuangan untuk transparansi kinerja.
- Dapat meningkatkan profitabilitas jika bisnis yang dihentikan merugi.
- Perlu dianalisis dampaknya terhadap ekspektasi laba masa depan perusahaan.
- Merupakan strategi bisnis untuk efisiensi dan fokus pada inti bisnis.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Discontinued Operations
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Discontinued Operations?
Discontinued Operations adalah Segmen bisnis yang dihentikan perusahaan, berdampak pada laporan keuangan dan potensi profitabilitas masa depan.
Penjelasan Lengkap tentang Discontinued Operations
Apa Itu Discontinued Operations?
Dalam dunia keuangan dan akuntansi, Discontinued Operations merujuk pada bagian dari bisnis suatu perusahaan yang telah dihentikan operasinya, baik melalui penjualan maupun penutupan permanen. Keputusan ini biasanya diambil ketika perusahaan ingin memfokuskan sumber dayanya pada lini bisnis utama yang lebih menguntungkan atau strategis. Penghentian operasi ini dapat mencakup satu atau lebih segmen bisnis yang teridentifikasi secara jelas dan merupakan bagian terpisah dari kegiatan operasional normal perusahaan.
Dampak pada Laporan Keuangan
Discontinued operations memiliki implikasi signifikan terhadap laporan keuangan perusahaan. Standar akuntansi mengharuskan perusahaan untuk menyajikan informasi terpisah mengenai pendapatan, biaya, dan keuntungan atau kerugian yang timbul dari segmen bisnis yang dihentikan ini. Penyajian ini bertujuan untuk:
- Memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kinerja operasional berkelanjutan perusahaan.
- Memungkinkan investor dan analis untuk membedakan antara kinerja bisnis inti dan hasil dari divestasi atau penutupan segmen.
- Membantu dalam memproyeksikan kinerja keuangan di masa depan.
Informasi ini biasanya disajikan dalam laporan laba rugi, seringkali pada bagian terpisah setelah laba operasional tetapi sebelum laba bersih. Keuntungan atau kerugian dari discontinued operations juga dilaporkan setelah disesuaikan dengan pajak.
Analisis dari Perspektif Investor dan Trader
Bagi investor dan trader, memahami discontinued operations sangatlah penting:
- Jika Bisnis yang Dihentikan Menguntungkan: Jika segmen yang dihentikan ternyata adalah sumber keuntungan yang signifikan, investor perlu menyesuaikan ekspektasi laba masa depan mereka. Mereka harus menilai apakah sisa bisnis inti perusahaan dapat mengkompensasi hilangnya pendapatan tersebut.
- Jika Bisnis yang Dihentikan Merugi: Sebaliknya, jika segmen yang dihentikan adalah bisnis yang terus-menerus merugi, penghentiannya dapat dipandang sebagai langkah positif yang strategis. Ini berpotensi meningkatkan profitabilitas keseluruhan perusahaan di masa depan karena biaya operasional yang lebih rendah dan fokus yang lebih tajam pada area yang lebih menguntungkan.
Discontinued operations dapat menjadi indikator penting dari restrukturisasi strategis perusahaan. Hal ini bisa mengarah pada peningkatan efisiensi, pengurangan biaya, dan potensi peningkatan keuntungan jangka panjang. Namun, proses divestasi atau penutupan itu sendiri juga dapat menimbulkan risiko, termasuk biaya restrukturisasi, potensi dampak negatif pada citra perusahaan, dan ketidakpastian dalam jangka pendek.
Kesimpulan
Sebagai investor atau trader yang cerdas, menganalisis discontinued operations adalah bagian integral dari evaluasi kesehatan finansial dan prospek masa depan sebuah perusahaan. Ini memungkinkan pengambilan keputusan investasi yang lebih terinformasi dan strategis.
Cara Menggunakan Discontinued Operations
Memahami dan menganalisis informasi discontinued operations dalam laporan keuangan perusahaan untuk mengevaluasi kinerja dan prospek masa depan.
- 1Identifikasi bagian 'Discontinued Operations' dalam laporan laba rugi perusahaan.
- 2Analisis besaran keuntungan atau kerugian yang dilaporkan dari segmen yang dihentikan.
- 3Evaluasi alasan perusahaan menghentikan operasi segmen tersebut.
- 4Proyeksikan dampak penghentian operasi terhadap profitabilitas dan pertumbuhan bisnis inti di masa mendatang.
- 5Pertimbangkan risiko dan manfaat potensial dari restrukturisasi ini terhadap nilai saham.
Contoh Penggunaan Discontinued Operations dalam Trading
Misalnya, sebuah perusahaan teknologi besar mengumumkan bahwa mereka akan menjual divisi perangkat kerasnya (discontinued operations) untuk lebih fokus pada layanan cloud yang sedang berkembang pesat. Dalam laporan keuangan kuartalan berikutnya, investor akan melihat keuntungan atau kerugian dari penjualan divisi perangkat keras tersebut disajikan secara terpisah. Jika divisi perangkat keras tersebut merugi, penjualan ini dapat meningkatkan laba bersih perusahaan secara keseluruhan, sementara jika menguntungkan, investor perlu menilai bagaimana layanan cloud akan menggantikan kontribusi laba tersebut di masa depan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Laporan Laba Rugi, Divestasi, Restrukturisasi Perusahaan, Laba Bersih, Analisis Keuangan, Profitabilitas
Pertanyaan Umum tentang Discontinued Operations
Apakah discontinued operations selalu berdampak negatif?
Tidak selalu. Jika segmen bisnis yang dihentikan merugi, penghentiannya justru dapat berdampak positif pada profitabilitas perusahaan di masa depan.
Di mana biasanya informasi discontinued operations disajikan?
Informasi ini biasanya disajikan dalam laporan laba rugi perusahaan, pada bagian terpisah setelah laba operasional.
Mengapa investor perlu memperhatikan discontinued operations?
Investor perlu memperhatikan discontinued operations untuk memahami kinerja operasional berkelanjutan perusahaan dan memproyeksikan potensi laba di masa depan secara lebih akurat.