5 menit baca 910 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation

  • DLOM adalah diskon yang diterapkan pada aset atau bisnis yang memiliki keterbatasan likuiditas pasar.
  • Diskon ini umumnya diterapkan pada kepemilikan terbatas seperti saham swasta, waralaba, atau bisnis keluarga.
  • Besaran DLOM dapat bervariasi luas, umumnya antara 5% hingga 50%, tergantung pada karakteristik aset.
  • Penilaian DLOM yang akurat krusial untuk menghindari overpaying atau underpricing aset investasi.
  • DLOM berdampak signifikan pada nilai akhir aset atau bisnis yang dievaluasi.

📑 Daftar Isi

Apa itu Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation?

Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation adalah DLOM adalah diskon harga pada aset/bisnis yang sulit dijual di pasar, mencerminkan kurangnya likuiditas dan memengaruhi nilai investasi.

Penjelasan Lengkap tentang Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation

Discounts For Lack Of Marketability (DLOM), atau Diskon untuk Kurangnya Kemampuan Pasar, merupakan konsep fundamental dalam dunia penilaian aset dan investasi, termasuk dalam konteks pasar keuangan seperti forex dan trading saham. Istilah ini merujuk pada pengurangan nilai (diskon) yang diterapkan pada suatu aset atau bisnis ketika aset tersebut memiliki kesulitan untuk dijual atau dikonversi menjadi uang tunai secara cepat di pasar terbuka. Intinya, semakin sulit suatu aset untuk dijual, semakin besar diskon yang mungkin diterapkan.

Mengapa DLOM Penting?

Dalam pasar yang efisien, aset yang likuid (mudah diperjualbelikan) cenderung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan aset yang ilikuid. DLOM mengakomodasi perbedaan ini. Investor yang membeli aset dengan DLOM secara efektif mendapatkan 'harga murah' karena mereka menerima imbalan atas risiko dan ketidaknyamanan yang timbul dari kurangnya likuiditas.

Kapan DLOM Diterapkan?

DLOM paling sering dijumpai dan diterapkan dalam situasi berikut:

  • Saham Perusahaan Swasta (Private Equity): Saham perusahaan yang tidak terdaftar di bursa efek sulit dijual kepada publik.
  • Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Kepemilikan dalam bisnis kecil seringkali tidak mudah dipindahtangankan.
  • Bisnis Keluarga: Penjualan atau transfer kepemilikan dalam bisnis keluarga bisa sangat kompleks dan memakan waktu.
  • Aset Khusus: Aset yang memiliki pasar pembeli yang sangat terbatas, seperti karya seni langka atau real estat komersial yang sangat spesifik.
  • Kepemilikan Minoritas: Pemegang saham minoritas dalam suatu perusahaan mungkin menghadapi kesulitan dalam menjual saham mereka karena kurangnya kontrol atas keputusan perusahaan atau pembeli yang terbatas.

Besaran DLOM

Menentukan besaran DLOM bukanlah ilmu pasti dan seringkali menjadi subjek perdebatan. Namun, secara umum, rentang diskon ini bisa berkisar antara 5% hingga 50% dari nilai intrinsik aset. Faktor-faktor yang memengaruhi besaran DLOM meliputi:

  • Tingkat likuiditas pasar aset.
  • Jumlah pembeli potensial yang tersedia.
  • Waktu yang dibutuhkan untuk menjual aset.
  • Biaya transaksi yang terkait dengan penjualan.
  • Kendala hukum atau regulasi yang mungkin ada.

Peran dalam Trading dan Investasi

Bagi trader dan investor, memahami DLOM sangat penting untuk:

  • Penilaian yang Akurat: Memastikan bahwa penawaran yang diberikan atau harga yang dibayar sesuai dengan nilai sebenarnya dari aset, mempertimbangkan faktor likuiditas.
  • Manajemen Risiko: Mengidentifikasi potensi kerugian yang timbul dari kesulitan menjual aset.
  • Strategi Penawaran: Dalam transaksi M&A (Mergers and Acquisitions) atau investasi ekuitas swasta, DLOM menjadi komponen penting dalam menentukan harga penawaran.

Pihak penjual biasanya akan berusaha meminimalkan DLOM untuk mendapatkan harga jual yang lebih tinggi, sementara pembeli akan memanfaatkannya untuk mendapatkan aset dengan harga yang lebih menarik. Keseimbangan antara kedua pihak ini akan sangat bergantung pada kondisi pasar, kekuatan negosiasi, dan karakteristik spesifik dari aset yang diperjualbelikan.

Cara Menggunakan Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation

DLOM digunakan dalam proses valuasi untuk menyesuaikan nilai aset yang memiliki keterbatasan likuiditas. Ini membantu investor menentukan harga penawaran yang wajar dan penjual untuk memahami potensi penurunan nilai.

  1. 1Identifikasi aset atau bisnis yang memiliki potensi keterbatasan likuiditas.
  2. 2Analisis faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya likuiditas (misalnya, tidak terdaftar di bursa, pasar pembeli terbatas).
  3. 3Tentukan rentang diskon yang sesuai berdasarkan analisis pasar dan karakteristik aset.
  4. 4Terapkan diskon pada nilai aset atau bisnis yang telah dinilai tanpa mempertimbangkan faktor likuiditas.
  5. 5Gunakan nilai yang telah disesuaikan dengan DLOM sebagai dasar untuk negosiasi harga atau keputusan investasi.

Contoh Penggunaan Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation dalam Trading

Misalkan sebuah perusahaan swasta dinilai memiliki nilai intrinsik sebesar Rp 100 Miliar jika sahamnya diperdagangkan secara publik. Namun, karena perusahaan ini tidak terdaftar di bursa efek dan sulit menjual sahamnya kepada pihak ketiga, seorang penilai memutuskan untuk menerapkan DLOM sebesar 20%. Maka, nilai yang disesuaikan menjadi Rp 100 Miliar - (20% x Rp 100 Miliar) = Rp 80 Miliar. Investor yang tertarik membeli saham perusahaan ini kemungkinan akan mengajukan penawaran di sekitar angka Rp 80 Miliar, mencerminkan diskon untuk kurangnya kemampuan pasar.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Valuasi Aset, Likuiditas Pasar, Saham Swasta, Penilaian Bisnis, Ekuitas Swasta, Mergers and Acquisitions (M&A)

Pertanyaan Umum tentang Discounts For Lack Of Marketability (DLOM): Role in Valuation

Apa perbedaan utama antara DLOM dan Discount for Lack of Control (DLOC)?

DLOM mengacu pada diskon karena kesulitan menjual aset di pasar (likuiditas), sedangkan DLOC adalah diskon yang diterapkan pada kepemilikan minoritas karena pemegang saham tidak memiliki kendali atas keputusan perusahaan.

Apakah DLOM hanya berlaku untuk saham perusahaan swasta?

Tidak, DLOM dapat diterapkan pada berbagai jenis aset yang memiliki keterbatasan likuiditas, termasuk properti, aset seni, atau kepemilikan dalam usaha kecil, tidak hanya saham perusahaan swasta.

Bagaimana cara menghitung DLOM secara pasti?

Menghitung DLOM secara pasti sangat sulit dan seringkali subjektif. Penilaiannya biasanya didasarkan pada analisis komparatif dengan transaksi serupa, studi pasar, dan pertimbangan ahli mengenai faktor-faktor likuiditas spesifik dari aset yang dinilai.