5 menit baca 973 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks

  • Manajer investasi memiliki otoritas penuh untuk mengelola portofolio investor.
  • Investor tidak memerlukan pengetahuan mendalam atau waktu luang untuk mengelola investasi mereka.
  • DIM dapat meningkatkan diversifikasi portofolio dan mempercepat pengambilan keputusan investasi.
  • Risiko utama meliputi potensi keputusan manajer yang salah dan biaya manajemen yang lebih tinggi.
  • Penting untuk memilih manajer investasi yang profesional dan terpercaya.

📑 Daftar Isi

Apa itu Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks?

Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks adalah Pengelolaan investasi diskresioner (DIM) adalah layanan di mana manajer profesional membuat keputusan jual beli aset atas nama investor tanpa persetujuan langsung.

Penjelasan Lengkap tentang Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks

Apa itu Discretionary Investment Management (DIM)?

Discretionary Investment Management (DIM), atau Pengelolaan Investasi Diskresioner, adalah sebuah layanan pengelolaan aset di mana seorang manajer investasi profesional diberikan kewenangan penuh oleh investor untuk membuat keputusan pembelian dan penjualan aset atas nama investor tersebut. Berbeda dengan pengelolaan non-diskresioner yang memerlukan persetujuan investor untuk setiap transaksi, dalam DIM, manajer investasi dapat bertindak secara independen tanpa perlu meminta otorisasi setiap kali. Investor menyerahkan kendali penuh atas portofolio mereka kepada manajer, yang kemudian bertanggung jawab untuk memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan toleransi kerugian investor.

Manfaat Discretionary Investment Management

  • Kemudahan dan Efisiensi Waktu: Investor tidak perlu lagi mencurahkan waktu dan tenaga untuk memantau pasar, melakukan riset, atau membuat keputusan investasi harian. Manajer investasi yang profesional akan menangani semua aspek tersebut.
  • Keahlian Profesional: Manajer investasi memiliki pengetahuan mendalam, pengalaman, dan akses ke sumber daya yang mungkin tidak dimiliki oleh investor individu. Mereka dapat mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko dengan lebih efektif.
  • Diversifikasi Portofolio: Manajer investasi dapat membangun portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, menyebarkan investasi ke berbagai kelas aset dan sektor. Diversifikasi ini sangat penting untuk mengurangi risiko keseluruhan portofolio.
  • Pengambilan Keputusan Cepat: Dalam pasar yang bergerak cepat, kemampuan untuk bereaksi dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasar sangatlah krusial. DIM memungkinkan manajer investasi untuk membuat keputusan dan mengeksekusi transaksi dengan segera, tanpa penundaan persetujuan.

Risiko Discretionary Investment Management

  • Kesalahan Manajer Investasi: Meskipun dikelola oleh profesional, tidak ada jaminan bahwa setiap keputusan investasi akan menguntungkan. Keputusan yang salah dari manajer investasi dapat berdampak negatif pada nilai portofolio investor.
  • Biaya Manajemen yang Lebih Tinggi: Layanan pengelolaan diskresioner umumnya datang dengan biaya manajemen yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengelolaan mandiri atau beberapa jenis investasi pasif. Biaya ini dapat mengurangi potensi pengembalian investasi dalam jangka panjang.
  • Potensi Konflik Kepentingan: Meskipun jarang, ada kemungkinan manajer investasi memiliki konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi keputusan mereka demi keuntungan pribadi atau perusahaan mereka, bukan investor.

Kesimpulan

Discretionary Investment Management menawarkan solusi yang menarik bagi investor yang mencari cara yang nyaman dan profesional untuk mengelola aset mereka. Dengan menyerahkan pengelolaan kepada ahli, investor dapat menghemat waktu dan memanfaatkan keahlian profesional. Namun, sangat penting bagi investor untuk memahami sepenuhnya risiko yang terkait, termasuk potensi kesalahan pengambilan keputusan dan biaya yang dikenakan. Pemilihan manajer investasi yang memiliki reputasi baik, terpercaya, dan memiliki rekam jejak yang solid adalah kunci untuk kesuksesan jangka panjang dalam menggunakan layanan DIM.

Cara Menggunakan Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks

Investor menggunakan DIM dengan memilih dan menandatangani perjanjian dengan manajer investasi yang akan mengelola aset mereka sesuai mandat yang diberikan.

  1. 1Langkah 1: Lakukan riset mendalam untuk menemukan manajer investasi atau perusahaan pengelola aset yang memiliki reputasi baik, lisensi yang sesuai, dan rekam jejak yang terbukti.
  2. 2Langkah 2: Pahami dengan jelas profil risiko Anda, tujuan investasi, dan cakrawala waktu investasi Anda.
  3. 3Langkah 3: Tinjau dan pahami seluruh perjanjian pengelolaan investasi, termasuk struktur biaya, strategi investasi yang akan digunakan, dan batasan-batasan yang ada.
  4. 4Langkah 4: Berikan otorisasi kepada manajer investasi untuk mengelola portofolio Anda secara diskresioner, sambil tetap memantau kinerja portofolio secara berkala dan berkomunikasi dengan manajer Anda.

Contoh Penggunaan Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks dalam Trading

Seorang trader forex profesional, Bapak Budi, memutuskan untuk menggunakan Discretionary Investment Management (DIM) untuk sebagian dananya. Ia merasa tidak memiliki cukup waktu untuk memantau pasar 24 jam sehari dan menganalisis setiap pergerakan harga secara mendalam. Bapak Budi kemudian bekerja sama dengan sebuah firma manajemen aset yang memiliki spesialisasi dalam pasar valuta asing. Ia memberikan mandat kepada manajer investasi tersebut untuk mengelola portofolionya, termasuk menentukan kapan harus membuka posisi beli atau jual pada pasangan mata uang tertentu, kapan harus mengambil keuntungan (take profit), dan kapan harus membatasi kerugian (stop loss), tanpa perlu persetujuan Bapak Budi untuk setiap transaksi. Manajer investasi akan memilih strategi trading yang sesuai dengan profil risiko yang telah disepakati bersama Bapak Budi, misalnya strategi trading jangka pendek yang agresif atau strategi jangka panjang yang lebih konservatif, serta melakukan diversifikasi pada berbagai pasangan mata uang untuk mengurangi risiko.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Manajer Investasi, Portofolio Investasi, Diversifikasi Aset, Profil Risiko Investor, Otoritas Pengelolaan, Biaya Manajemen, Instrumen Investasi

Pertanyaan Umum tentang Discretionary Investment Management Definition, Benefits & Risks

Apakah Discretionary Investment Management cocok untuk semua investor?

DIM lebih cocok untuk investor yang sibuk, tidak memiliki keahlian atau waktu untuk mengelola investasi sendiri, dan bersedia membayar biaya tambahan untuk mendapatkan layanan profesional. Investor yang lebih suka mengontrol setiap keputusan investasi mereka mungkin tidak cocok dengan model ini.

Bagaimana cara memilih manajer investasi yang tepat untuk DIM?

Pilihlah manajer investasi yang memiliki lisensi resmi, rekam jejak yang terbukti, transparansi dalam biaya dan strategi, serta memiliki komunikasi yang baik. Lakukan riset mendalam dan pertimbangkan untuk berbicara dengan beberapa calon manajer sebelum membuat keputusan.

Apa perbedaan utama antara DIM dan pengelolaan investasi non-diskresioner?

Perbedaan utamanya terletak pada tingkat otorisasi. Dalam DIM, manajer investasi dapat membuat keputusan jual beli tanpa persetujuan investor untuk setiap transaksi. Sementara itu, dalam pengelolaan non-diskresioner, manajer harus mendapatkan persetujuan investor sebelum melakukan setiap transaksi.