4 menit baca 752 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Distributed Ledger Technology
- DLT adalah sistem terdesentralisasi untuk mencatat transaksi keuangan.
- Memungkinkan transaksi yang aman, cepat, dan efisien tanpa perantara.
- Blockchain adalah salah satu bentuk DLT yang populer, digunakan pada mata uang digital.
- Manfaat utama dalam investasi meliputi kecepatan transaksi, biaya rendah, dan keamanan tinggi.
- Transparansi publik pada DLT meminimalkan risiko penipuan dan manipulasi.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Distributed Ledger Technology
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Distributed Ledger Technology?
Distributed Ledger Technology adalah Distributed Ledger Technology (DLT) adalah sistem pencatatan transaksi keuangan yang terdesentralisasi, aman, dan efisien tanpa perantara, sering dikenal sebagai teknologi blockchain.
Penjelasan Lengkap tentang Distributed Ledger Technology
Distributed Ledger Technology (DLT), atau Teknologi Buku Besar Terdistribusi, merupakan inovasi fundamental dalam dunia keuangan dan investasi modern. Berbeda dengan sistem tradisional yang mengandalkan satu otoritas pusat (seperti bank) untuk memvalidasi dan mencatat transaksi, DLT mendistribusikan salinan buku besar transaksi ke banyak node atau peserta dalam jaringan. Setiap peserta memiliki salinan yang identik dari catatan transaksi, dan ketika transaksi baru terjadi, ia harus divalidasi oleh mayoritas peserta dalam jaringan sebelum ditambahkan ke buku besar.
Prinsip Kerja DLT
- Desentralisasi: Tidak ada satu titik kendali atau kegagalan. Data tersebar di banyak komputer, membuatnya lebih tahan terhadap serangan atau kerugian data.
- Transparansi: Transaksi yang telah diverifikasi biasanya dapat dilihat oleh semua peserta jaringan, meskipun identitas pihak yang bertransaksi bisa tetap anonim atau pseudonim.
- Keamanan Kriptografi: DLT menggunakan teknik kriptografi canggih untuk mengamankan setiap transaksi dan memastikan integritas data.
- Immutability (Tidak Dapat Diubah): Setelah transaksi dicatat dan divalidasi, sangat sulit atau hampir mustahil untuk diubah atau dihapus.
DLT dalam Trading dan Investasi
Dalam konteks trading dan investasi, DLT menawarkan solusi transformatif. Dengan menghilangkan kebutuhan akan perantara seperti kliring house atau kustodian, DLT dapat secara signifikan mengurangi biaya transaksi dan waktu penyelesaian. Hal ini sangat relevan dalam pasar global yang bergerak cepat.
Blockchain Technology adalah jenis DLT yang paling dikenal, menjadi tulang punggung mata uang digital seperti Bitcoin dan Ethereum. Namun, DLT mencakup teknologi lain selain blockchain. Potensinya dalam investasi meluas ke:
- Perdagangan Aset Digital: Memfasilitasi pertukaran aset digital atau tokenized assets secara langsung antar investor.
- Crowdfunding dan Investasi Kolektif: Menyediakan platform yang lebih efisien dan transparan untuk mengumpulkan dana dari banyak investor.
- Manajemen Sekuritas: Menyederhanakan proses penerbitan, transfer, dan pencatatan kepemilikan sekuritas.
Keamanan yang ditingkatkan dan transparansi yang melekat pada DLT juga membantu membangun kepercayaan di antara para pelaku pasar, serta meminimalkan risiko kecurangan atau manipulasi data yang sering menjadi perhatian dalam sistem keuangan tradisional.
Cara Menggunakan Distributed Ledger Technology
DLT diimplementasikan melalui platform atau aplikasi yang memanfaatkan teknologi buku besar terdistribusi untuk memfasilitasi transaksi keuangan yang lebih efisien dan aman.
- 1Memilih platform trading atau investasi yang mendukung DLT untuk aset yang diinginkan.
- 2Memahami mekanisme kerja DLT yang digunakan oleh platform tersebut, termasuk bagaimana transaksi dicatat dan diverifikasi.
- 3Memanfaatkan fitur keamanan DLT untuk melindungi aset dan data pribadi Anda.
- 4Menggunakan DLT untuk melakukan transaksi (misalnya, pembelian aset digital, transfer dana) yang akan dicatat secara permanen dan terdesentralisasi.
Contoh Penggunaan Distributed Ledger Technology dalam Trading
Seorang investor ingin membeli saham perusahaan yang telah menerbitkan token sahamnya di atas platform DLT. Alih-alih melalui bursa saham tradisional yang melibatkan banyak perantara, investor tersebut dapat membeli token saham langsung dari penerbit atau investor lain. Transaksi ini dicatat di buku besar terdistribusi yang aman dan transparan, memungkinkannya selesai dalam hitungan menit dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan cara konvensional. Setiap perubahan kepemilikan saham tercatat secara permanen dan dapat diverifikasi oleh siapa saja di jaringan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Blockchain, Desentralisasi, Kriptografi, Aset Digital, Mata Uang Digital, Tokenisasi
Pertanyaan Umum tentang Distributed Ledger Technology
Apa perbedaan utama antara DLT dan Blockchain?
Blockchain adalah salah satu jenis DLT, di mana data diorganisir dalam blok-blok yang saling terhubung secara kronologis. DLT adalah konsep yang lebih luas yang mencakup berbagai cara mendistribusikan dan menyinkronkan buku besar transaksi.
Apakah DLT hanya digunakan untuk mata uang kripto?
Tidak, DLT memiliki potensi aplikasi yang luas di berbagai sektor, termasuk keuangan, logistik, kesehatan, dan pemerintahan, bukan hanya terbatas pada mata uang kripto.
Bagaimana DLT meningkatkan keamanan dalam trading?
DLT menggunakan kriptografi kuat dan desentralisasi, yang membuat data sangat sulit untuk dimanipulasi atau diretas. Setiap transaksi diverifikasi oleh banyak pihak, mengurangi risiko penipuan tunggal.
Apakah semua transaksi di DLT bersifat publik?
Tergantung pada implementasi DLT-nya. Banyak DLT bersifat publik dan transparan, namun ada juga DLT yang bersifat privat atau permissioned di mana akses dan visibilitas transaksi dibatasi hanya untuk peserta yang berwenang.