3 menit baca 691 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Divergence

  • Divergence adalah sinyal penting untuk potensi pembalikan arah harga.
  • Bullish divergence mengindikasikan potensi kenaikan harga setelah tren turun.
  • Bearish divergence mengindikasikan potensi penurunan harga setelah tren naik.
  • Divergence sebaiknya digunakan bersama analisis lain, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan trading.
  • Penting untuk memahami konteks pasar saat menginterpretasikan sinyal divergence.

📑 Daftar Isi

Apa itu Divergence?

Divergence adalah Divergence terjadi saat harga aset bergerak berlawanan arah dengan indikator teknikal, mengisyaratkan potensi pembalikan tren.

Penjelasan Lengkap tentang Divergence

Divergence merupakan salah satu konsep fundamental dalam analisis teknikal pasar keuangan, khususnya di dunia forex dan trading saham. Istilah ini merujuk pada situasi di mana pergerakan harga suatu instrumen trading (seperti pasangan mata uang, saham, atau komoditas) tidak sejalan dengan pergerakan indikator teknikal yang digunakan untuk menganalisisnya. Divergence sering dianggap sebagai sinyal awal yang potensial untuk terjadinya pembalikan tren harga.

Jenis-Jenis Divergence

Secara umum, divergence terbagi menjadi dua jenis utama:

  • Bullish Divergence: Kondisi ini terjadi ketika harga suatu aset mencatat level terendah yang lebih rendah (lower low) pada grafik harga, namun pada saat yang bersamaan, indikator teknikal yang relevan (seperti RSI, MACD, atau Stochastic Oscillator) justru mencatat level terendah yang lebih tinggi (higher low). Bullish divergence seringkali dianggap sebagai sinyal positif yang mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melemah dan ada kemungkinan harga akan berbalik arah naik dalam waktu dekat, meskipun tren saat ini masih bergerak turun.
  • Bearish Divergence: Sebaliknya, bearish divergence terjadi ketika harga aset mencatat level tertinggi yang lebih tinggi (higher high) pada grafik harga, sementara indikator teknikal yang mendasarinya justru mencatat level tertinggi yang lebih rendah (lower high). Sinyal ini sering diartikan sebagai indikasi bahwa momentum kenaikan harga mulai melambat dan ada potensi harga akan berbalik arah turun dalam waktu dekat, meskipun tren saat ini masih dalam fase kenaikan.

Signifikansi Divergence dalam Trading

Para trader dan investor sering memanfaatkan pola divergence sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan trading. Dengan mengidentifikasi divergence, mereka dapat mencoba untuk memprediksi titik potensial pembalikan tren, yang memungkinkan mereka untuk membuka posisi trading pada waktu yang lebih optimal, baik untuk masuk ke pasar (entry) maupun keluar dari pasar (exit).

Pentingnya Konteks dan Analisis Tambahan

Meskipun divergence adalah alat yang berharga, sangat penting untuk diingat bahwa sinyal ini tidak selalu akurat 100%. Pasar keuangan sangat dinamis dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk berita ekonomi, peristiwa geopolitik, sentimen pasar, dan likuiditas. Oleh karena itu, trader dan investor tidak disarankan untuk mengandalkan divergence semata. Sebaiknya, divergence digunakan sebagai salah satu komponen dalam strategi analisis yang lebih luas, yang juga mencakup analisis tren, level support dan resistance, pola grafik lainnya, serta indikator teknikal pendukung lainnya.

Cara Menggunakan Divergence

Mengidentifikasi divergence pada grafik harga dan indikator teknikal untuk mencari peluang pembalikan tren.

  1. 1Pilih indikator teknikal yang sering menunjukkan divergence, seperti RSI, MACD, atau Stochastic.
  2. 2Amati grafik harga aset dan indikator secara bersamaan.
  3. 3Cari kondisi di mana harga membuat puncak/lembah baru yang berlawanan arah dengan puncak/lembah indikator.
  4. 4Konfirmasikan sinyal divergence dengan alat analisis teknikal lainnya sebelum mengambil keputusan trading.

Contoh Penggunaan Divergence dalam Trading

Misalkan pada grafik EUR/USD, harga membentuk lower low (titik terendah baru yang lebih rendah) namun indikator RSI membentuk higher low (titik terendah indikator yang lebih tinggi). Ini adalah bullish divergence, yang bisa menjadi sinyal bagi trader untuk mempertimbangkan membuka posisi beli (long) karena potensi kenaikan harga.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: analisis teknikal, indikator teknikal, pembalikan tren, bullish, bearish, RSI, MACD, Stochastic Oscillator

Pertanyaan Umum tentang Divergence

Apakah divergence selalu menandakan pembalikan tren?

Tidak selalu. Divergence adalah sinyal potensial pembalikan tren, namun tidak menjamin 100%. Pasar bisa saja terus bergerak sesuai tren awal meskipun terjadi divergence.

Indikator teknikal apa saja yang paling umum digunakan untuk mengidentifikasi divergence?

Indikator yang paling umum digunakan adalah Relative Strength Index (RSI), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Stochastic Oscillator.

Bagaimana cara membedakan antara divergence 'biasa' dan 'tersembunyi' (hidden divergence)?

Divergence 'biasa' atau 'klasik' biasanya mengindikasikan pembalikan tren. Sementara itu, 'hidden divergence' mengindikasikan kelanjutan tren, bukan pembalikan.