4 menit baca 742 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Dividends Received Deduction (DRD)

  • DRD adalah mekanisme pengurangan pajak penghasilan perusahaan di Amerika Serikat.
  • Memungkinkan perusahaan mengurangi beban pajak atas dividen yang diterima dari perusahaan domestik lainnya.
  • Tingkat pengurangan pajak saat ini adalah 50% dari jumlah dividen yang diterima.
  • Bertujuan sebagai insentif bagi perusahaan untuk berinvestasi pada saham perusahaan domestik lain.
  • Mendorong perusahaan untuk mempertahankan dan menumbuhkan aset di dalam negeri.

📑 Daftar Isi

Apa itu Dividends Received Deduction (DRD)?

Dividends Received Deduction (DRD) adalah Dividends Received Deduction (DRD) adalah pengurangan pajak di AS yang memungkinkan perusahaan mengurangi beban pajak atas dividen dari perusahaan domestik lain.

Penjelasan Lengkap tentang Dividends Received Deduction (DRD)

Apa itu Dividends Received Deduction (DRD)?

Dividends Received Deduction (DRD) adalah sebuah ketentuan dalam sistem perpajakan Amerika Serikat yang dirancang khusus untuk mengurangi beban pajak perusahaan atas dividen yang mereka terima dari perusahaan domestik lain. Mekanisme ini berlaku baik untuk dividen dari saham biasa maupun saham preferen. Tujuan utama dari DRD adalah untuk menghindari pajak berganda, di mana pendapatan perusahaan yang sama dikenakan pajak dua kali: pertama ketika perusahaan penerima dividen memperoleh laba, dan kedua ketika laba tersebut dibagikan sebagai dividen kepada perusahaan lain yang memilikinya.

Bagaimana Cara Kerja DRD?

Berdasarkan undang-undang pajak AS saat ini, perusahaan dapat mengurangi 50% dari jumlah dividen yang mereka terima dari perusahaan domestik lain dari total pendapatan kena pajaknya. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menerima dividen sebesar $100.000, maka hanya $50.000 sisanya yang akan dikenakan pajak penghasilan. Sisa $50.000 tersebut adalah jumlah yang dikurangkan melalui DRD.

Persyaratan Kelayakan DRD

Agar sebuah perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas DRD, ada beberapa persyaratan kelayakan yang harus dipenuhi, antara lain:

  • Perusahaan harus memiliki kepemilikan saham dalam perusahaan yang memberikan dividen.
  • Ada periode kepemilikan saham minimum yang ditentukan, yaitu saham tersebut harus dimiliki selama periode tertentu sebelum dan sesudah tanggal pembayaran dividen. Persyaratan ini bertujuan untuk mencegah perusahaan melakukan pembelian saham sesaat sebelum dividen dibayarkan hanya untuk memanfaatkan fasilitas DRD.

Manfaat dan Tujuan DRD

DRD pada dasarnya berfungsi sebagai insentif bagi perusahaan untuk berinvestasi pada saham perusahaan domestik lainnya. Dengan mengurangi beban pajak atas pendapatan dividen, perusahaan didorong untuk mengalokasikan modal mereka ke dalam investasi saham domestik. Hal ini dapat memfasilitasi pertumbuhan perusahaan di dalam negeri, mendorong retensi aset domestik, dan pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas ekonomi negara.

Pentingnya Memahami DRD bagi Investor

Bagi perusahaan yang beroperasi di Amerika Serikat dan memiliki portofolio investasi saham domestik, pemahaman mendalam mengenai DRD sangat krusial. Ini memengaruhi strategi investasi, perencanaan pajak, dan pengambilan keputusan keuangan secara keseluruhan. Investor perlu memahami secara rinci persyaratan dan batasan dari DRD untuk memastikan kepatuhan dan memaksimalkan manfaat pajak yang tersedia.

Cara Menggunakan Dividends Received Deduction (DRD)

Perusahaan di AS dapat memanfaatkan DRD untuk mengurangi beban pajak atas dividen dari perusahaan domestik lain dengan memenuhi persyaratan kepemilikan saham.

  1. 1Pastikan perusahaan menerima dividen dari perusahaan domestik lain.
  2. 2Verifikasi bahwa persyaratan kepemilikan saham minimum telah terpenuhi (periode sebelum dan sesudah tanggal dividen).
  3. 3Hitung jumlah dividen yang memenuhi syarat untuk pengurangan.
  4. 4Terapkan pengurangan 50% dari jumlah dividen yang memenuhi syarat pada laporan pajak penghasilan perusahaan.

Contoh Penggunaan Dividends Received Deduction (DRD) dalam Trading

Misalkan Perusahaan A (berbasis di AS) memiliki 10% saham di Perusahaan B (juga berbasis di AS). Perusahaan B mengumumkan dan membayar dividen sebesar $50.000 kepada Perusahaan A pada tanggal 1 Maret. Perusahaan A telah memegang saham Perusahaan B selama lebih dari 60 hari dalam periode 120 hari yang mencakup tanggal pembayaran dividen. Dengan demikian, Perusahaan A berhak atas Dividends Received Deduction (DRD). Jumlah dividen yang diterima adalah $50.000. Berdasarkan tarif DRD 50%, Perusahaan A dapat mengurangi 50% dari $50.000, yaitu $25.000 dari pendapatan kena pajaknya. Ini berarti hanya $25.000 dari dividen tersebut yang akan dikenakan pajak penghasilan perusahaan.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Pajak Penghasilan Perusahaan, Dividen, Saham Preferen, Saham Biasa, Perpajakan AS, Insentif Pajak

Pertanyaan Umum tentang Dividends Received Deduction (DRD)

Apakah DRD berlaku untuk dividen dari perusahaan asing?

Tidak, Dividends Received Deduction (DRD) secara spesifik berlaku untuk dividen yang diterima dari perusahaan domestik (berbasis di Amerika Serikat).

Berapa persentase pengurangan pajak yang diberikan oleh DRD?

Saat ini, tingkat pengurangan pajak yang diberikan oleh DRD adalah 50% dari jumlah dividen yang diterima oleh perusahaan.

Apakah ada batasan kepemilikan saham untuk mendapatkan DRD?

Ya, perusahaan harus memenuhi persyaratan kepemilikan saham minimum, termasuk memegang saham tersebut selama periode tertentu sebelum dan sesudah tanggal pembayaran dividen.