5 menit baca 964 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Double Irish With A Dutch Sandwich

  • Double Irish with a Dutch Sandwich adalah strategi pengoptimalan pajak multinasional.
  • Memanfaatkan tarif pajak rendah di Irlandia dan perantara di Belanda.
  • Mengalihkan keuntungan ke yurisdiksi pajak rendah tanpa dikenakan pajak penghasilan.
  • Meskipun legal, sering dikritik sebagai penghindaran pajak yang merugikan negara lain.
  • Struktur ini telah banyak diubah atau dihapus karena tekanan internasional.

📑 Daftar Isi

Apa itu Double Irish With A Dutch Sandwich?

Double Irish With A Dutch Sandwich adalah Strategi perpajakan multinasional menggunakan perusahaan di Irlandia dan Belanda untuk meminimalkan beban pajak global.

Penjelasan Lengkap tentang Double Irish With A Dutch Sandwich

Double Irish with a Dutch Sandwich adalah sebuah teknik perencanaan pajak agresif yang digunakan oleh perusahaan multinasional, terutama perusahaan teknologi, untuk meminimalkan kewajiban pajak global mereka. Struktur ini memanfaatkan celah dalam undang-undang perpajakan internasional, khususnya antara Irlandia dan Belanda, untuk mengalihkan keuntungan dari negara-negara dengan tarif pajak tinggi ke yurisdiksi dengan tarif pajak yang jauh lebih rendah.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Struktur ini pada dasarnya melibatkan pembentukan beberapa entitas anak perusahaan di negara-negara yang berbeda:

  • Sub-perusahaan Pertama (Irlandia): Perusahaan induk atau entitas utama yang beroperasi di Irlandia, yang memiliki tarif pajak perusahaan yang relatif rendah dibandingkan banyak negara lain.
  • Sub-perusahaan Kedua (Irlandia): Entitas lain yang juga didirikan di Irlandia. Entitas ini biasanya memegang hak kekayaan intelektual (seperti paten, merek dagang, atau perangkat lunak) yang menghasilkan pendapatan besar dari operasional global perusahaan.
  • Sub-perusahaan Ketiga (Belanda): Entitas yang didirikan di Belanda. Sub-perusahaan Irlandia kedua ini dimiliki oleh atau beroperasi melalui perusahaan di Belanda.

Mekanisme utamanya adalah:

  • Keuntungan yang dihasilkan oleh operasional global perusahaan (misalnya, dari penjualan lisensi perangkat lunak) dialihkan ke sub-perusahaan Irlandia kedua sebagai 'biaya royalti' atau 'biaya lisensi'.
  • Karena sub-perusahaan Irlandia kedua memiliki hak kekayaan intelektual, keuntungan ini dianggap berasal dari Irlandia.
  • Selanjutnya, keuntungan ini dialihkan dari sub-perusahaan Irlandia kedua ke sub-perusahaan Belanda ketiga sebagai pembayaran lisensi atau royalti. Berkat perjanjian pajak khusus antara Irlandia dan Belanda, pengalihan ini seringkali tidak dikenakan pajak di Irlandia.
  • Perusahaan Belanda kemudian mengalihkan keuntungan lebih lanjut ke negara lain yang memiliki tarif pajak sangat rendah (seringkali surga pajak seperti Bermuda atau Kepulauan Cayman), di mana perusahaan induk sebenarnya mungkin berlokasi, dan di sana keuntungan tersebut dikenakan pajak minimal atau bahkan nol.

Dengan cara ini, sebagian besar keuntungan global perusahaan dapat dialihkan ke yurisdiksi dengan pajak sangat rendah, sehingga secara signifikan mengurangi jumlah pajak yang dibayarkan ke negara-negara tempat perusahaan tersebut sebenarnya beroperasi dan menghasilkan pendapatan.

Kritik dan Perubahan

Meskipun legal, strategi Double Irish with a Dutch Sandwich telah menuai banyak kritik dari berbagai pemerintah dan organisasi internasional. Mereka berpendapat bahwa struktur ini merupakan bentuk penghindaran pajak yang merugikan negara-negara asal perusahaan beroperasi, karena mengurangi basis pajak dan pendapatan pemerintah. Akibat tekanan global dan perubahan regulasi perpajakan internasional, banyak negara, termasuk Irlandia, telah memperketat aturan mereka. Irlandia sendiri telah secara bertahap menghapus kemungkinan penggunaan struktur ini, dengan batas waktu tertentu untuk transisi.

Cara Menggunakan Double Irish With A Dutch Sandwich

Meskipun istilah ini merujuk pada strategi perpajakan, pemahaman tentangnya penting bagi trader dan investor untuk mengerti bagaimana perusahaan multinasional mengelola keuangan mereka dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi laba dan harga saham.

  1. 1Langkah 1: Pahami bahwa ini adalah strategi perpajakan perusahaan, bukan strategi trading langsung.
  2. 2Langkah 2: Pelajari bagaimana perusahaan besar mengoptimalkan pajak mereka untuk memahami implikasi laba bersih dan arus kas.
  3. 3Langkah 3: Identifikasi perusahaan yang mungkin menggunakan atau pernah menggunakan struktur serupa dan pertimbangkan dampaknya terhadap laporan keuangan mereka.
  4. 4Langkah 4: Perhatikan berita ekonomi dan perpajakan internasional yang dapat mempengaruhi praktik perusahaan multinasional dan berpotensi mempengaruhi nilai investasi Anda.

Contoh Penggunaan Double Irish With A Dutch Sandwich dalam Trading

Perusahaan teknologi multinasional X, yang memiliki basis pelanggan besar di Amerika Serikat dan Eropa, menggunakan struktur Double Irish with a Dutch Sandwich. Pendapatan besar dari penjualan lisensi perangkat lunaknya dicatat di Irlandia melalui anak perusahaan A. Anak perusahaan A kemudian 'membayar' royalti besar kepada anak perusahaan B di Belanda untuk hak kekayaan intelektual. Karena perjanjian pajak, pembayaran ini mengurangi laba kena pajak di Irlandia. Dari Belanda, keuntungan tersebut dialihkan ke yurisdiksi lain dengan tarif pajak sangat rendah. Akibatnya, meskipun menghasilkan miliaran dolar di AS dan Eropa, perusahaan X membayar pajak perusahaan global yang jauh lebih rendah daripada jika semua laba dikenakan pajak di yurisdiksi operasionalnya.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Penghindaran Pajak, Perencanaan Pajak Agresif, Yurisdiksi Pajak Rendah, Perusahaan Multinasional, Pajak Perusahaan, Surga Pajak, Laba Kena Pajak, Hak Kekayaan Intelektual

Pertanyaan Umum tentang Double Irish With A Dutch Sandwich

Apakah Double Irish with a Dutch Sandwich ilegal?

Secara teknis, struktur ini dirancang untuk memanfaatkan celah hukum dalam undang-undang perpajakan internasional, sehingga seringkali dianggap legal. Namun, praktik ini sangat kontroversial dan sering dikritik sebagai bentuk penghindaran pajak yang merugikan negara-negara yang berhak atas pajak tersebut.

Mengapa perusahaan menggunakan struktur ini?

Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi beban pajak global secara signifikan. Dengan mengalihkan keuntungan ke yurisdiksi dengan tarif pajak rendah, perusahaan dapat meningkatkan laba bersih mereka dan berpotensi menginvestasikan lebih banyak dana untuk pertumbuhan atau mengembalikannya kepada pemegang saham.

Apakah struktur ini masih relevan saat ini?

Banyak negara, termasuk Irlandia, telah mengambil langkah untuk menutup celah yang memungkinkan struktur ini. Regulasi perpajakan internasional terus berkembang untuk mengatasi praktik perencanaan pajak agresif. Oleh karena itu, penggunaan struktur 'klasik' Double Irish with a Dutch Sandwich telah berkurang drastis atau tidak lagi memungkinkan dalam bentuk aslinya.

Bagaimana ini mempengaruhi investor?

Bagi investor, pemahaman tentang strategi perpajakan seperti ini penting karena dapat mempengaruhi laba bersih perusahaan, arus kas, dan potensi investasi di masa depan. Perusahaan yang berhasil mengelola pajak mereka secara efisien mungkin terlihat lebih menarik, namun investor juga perlu mempertimbangkan reputasi dan risiko regulasi yang terkait dengan praktik tersebut.