3 menit baca 566 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Drawee

  • Drawee adalah pihak yang berkewajiban melakukan pembayaran.
  • Istilah ini umum dalam perdagangan internasional, cek, dan wesel.
  • Dalam konteks bank, drawee menerima instruksi pembayaran dari pihak lain.
  • Drawee juga bisa merujuk pada penerbit instrumen investasi yang wajib membayar.

📑 Daftar Isi

Apa itu Drawee?

Drawee adalah Pihak yang diperintahkan untuk membayar sejumlah uang dalam transaksi finansial, seringkali bank atau entitas penerbit instrumen investasi.

Penjelasan Lengkap tentang Drawee

Dalam dunia finansial, termasuk trading dan investasi, istilah Drawee merujuk pada pihak yang ditunjuk atau diperintahkan untuk melakukan pembayaran sejumlah uang. Peran drawee sangat krusial dalam berbagai mekanisme transaksi, terutama yang melibatkan pihak ketiga atau instrumen pembayaran formal.

Peran Drawee dalam Perdagangan Internasional

Dalam konteks perdagangan internasional, drawee seringkali adalah sebuah bank. Bank ini menerima instruksi pembayaran dari pihak pembeli (importir) untuk mentransfer dana kepada pihak penjual (eksportir). Proses ini biasanya terjadi setelah barang atau jasa yang diperdagangkan telah diterima oleh pembeli. Pembeli akan menginstruksikan banknya (drawee) untuk melakukan pembayaran kepada penjual. Bank sebagai drawee kemudian akan memproses dan melaksanakan pembayaran tersebut.

Drawee dalam Instrumen Pembayaran

Selain perdagangan internasional, drawee juga merupakan komponen penting dalam instrumen pembayaran seperti cek dan surat wesel. Dalam hal ini, drawee adalah pihak yang diwajibkan untuk membayar sejumlah uang kepada pemegang wesel atau cek pada tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Pihak yang mengeluarkan wesel atau cek tersebut (disebut drawer) memberikan perintah kepada drawee untuk melakukan pembayaran.

Drawee dalam Investasi

Dalam ranah investasi, drawee dapat merujuk pada institusi yang memiliki tanggung jawab untuk membayar sejumlah uang terkait dengan suatu instrumen investasi. Contoh yang paling umum adalah obligasi. Bank atau perusahaan yang menerbitkan obligasi bertindak sebagai drawee, yang berkewajiban untuk membayar kupon bunga dan pokok pinjaman kepada pemegang obligasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cara Menggunakan Drawee

Memahami peran drawee membantu trader dan investor mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran dalam berbagai instrumen finansial dan transaksi.

  1. 1Identifikasi pihak yang mengeluarkan instruksi pembayaran (drawer).
  2. 2Tentukan pihak yang menerima instruksi dan berkewajiban melakukan pembayaran (drawee).
  3. 3Periksa dokumen transaksi (misalnya, cek, wesel, prospektus obligasi) untuk mengkonfirmasi identitas drawee.
  4. 4Pahami ketentuan pembayaran yang terkait dengan drawee, termasuk jatuh tempo dan jumlah pembayaran.

Contoh Penggunaan Drawee dalam Trading

Misalkan Anda adalah seorang eksportir yang menjual barang ke importir di negara lain. Importir menggunakan banknya sebagai drawee untuk melakukan pembayaran kepada Anda. Anda menerima pembayaran dari bank importir setelah barang dikirim dan diterima. Dalam konteks obligasi, perusahaan yang menerbitkan obligasi adalah drawee yang wajib membayar kupon bunga dan pokok pinjaman kepada pemegang obligasi pada tanggal jatuh tempo.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Drawer, Wesel, Cek, Perdagangan Internasional, Obligasi, Instrumen Pembayaran

Pertanyaan Umum tentang Drawee

Siapa yang biasanya bertindak sebagai drawee?

Drawee biasanya adalah bank, perusahaan penerbit instrumen investasi, atau pihak lain yang memiliki kewajiban finansial untuk melakukan pembayaran.

Apa perbedaan antara drawer dan drawee?

Drawer adalah pihak yang mengeluarkan perintah pembayaran (misalnya, pembuat cek), sedangkan drawee adalah pihak yang diperintahkan untuk melakukan pembayaran.

Apakah drawee selalu bank?

Tidak selalu. Meskipun bank sering bertindak sebagai drawee, terutama dalam perdagangan internasional, pihak lain yang memiliki kewajiban membayar juga bisa menjadi drawee, seperti penerbit obligasi.

Bagaimana drawee melindungi kepentingan pemegangnya?

Drawee berkewajiban untuk melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi atau ketentuan yang berlaku. Kegagalan drawee untuk melakukan pembayaran dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan finansial.