5 menit baca 993 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Durable Goods Orders

  • Durable Goods Orders mengukur pesanan barang yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
  • Peningkatan pesanan menandakan optimisme ekonomi dan potensi pengeluaran lebih tinggi.
  • Penurunan pesanan mengindikasikan ketidakpastian ekonomi dan rendahnya kepercayaan.
  • Data ini memberikan sinyal penting bagi trader dan investor mengenai arah pasar.
  • Pergerakan Durable Goods Orders dapat memengaruhi harga saham manufaktur dan nilai tukar mata uang.

📑 Daftar Isi

Apa itu Durable Goods Orders?

Durable Goods Orders adalah Durable Goods Orders mengukur pesanan barang tahan lama, indikator penting kepercayaan dan aktivitas ekonomi yang memengaruhi pasar keuangan.

Penjelasan Lengkap tentang Durable Goods Orders

Durable Goods Orders, atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Pesanan Barang Tahan Lama, merupakan salah satu indikator ekonomi makro yang krusial dalam dunia trading dan investasi, khususnya di pasar forex dan saham. Indikator ini berfungsi untuk mengukur total nilai pesanan barang-barang tahan lama yang diterima oleh produsen selama periode waktu tertentu, biasanya bulanan.

Apa yang Dimaksud dengan Barang Tahan Lama?

Barang tahan lama (durable goods) adalah produk yang memiliki masa pakai relatif panjang, umumnya lebih dari tiga tahun. Kategori ini mencakup berbagai macam item seperti:

  • Kendaraan (mobil, truk, pesawat terbang)
  • Mesin-mesin industri dan peralatan berat
  • Peralatan elektronik rumah tangga (kulkas, televisi)
  • Perabotan rumah tangga
  • Produk logam dan mesin

Pesanan untuk barang-barang ini seringkali membutuhkan investasi yang signifikan, baik dari sisi konsumen maupun perusahaan. Oleh karena itu, perubahannya mencerminkan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi di masa depan.

Mengapa Durable Goods Orders Penting?

Indikator ini dianggap sebagai barometer penting kesehatan ekonomi karena beberapa alasan:

  • Indikator Kepercayaan Konsumen dan Bisnis: Peningkatan jumlah pesanan barang tahan lama menunjukkan bahwa perusahaan dan konsumen memiliki keyakinan yang lebih tinggi terhadap stabilitas ekonomi dan prospek masa depan. Hal ini mendorong mereka untuk melakukan pembelian besar yang ditunda atau berinvestasi dalam aset baru.
  • Prediktor Aktivitas Manufaktur: Pesanan baru menjadi dasar bagi perusahaan manufaktur untuk merencanakan produksi. Peningkatan pesanan akan mendorong peningkatan output produksi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan lapangan kerja dan pendapatan.
  • Dampak pada PDB: Pengeluaran untuk barang tahan lama merupakan komponen signifikan dari Produk Domestik Bruto (PDB). Perubahan dalam pesanan ini dapat memberikan indikasi awal mengenai tren pertumbuhan ekonomi.

Implikasi Pasar bagi Trader dan Investor

Rilis data Durable Goods Orders sangat dinantikan oleh para pelaku pasar. Pergerakan data ini dapat memberikan sinyal kuat mengenai arah pasar:

  • Pasar Saham: Jika Durable Goods Orders meningkat secara signifikan, ini seringkali diartikan sebagai sinyal positif bagi sektor manufaktur. Saham-saham perusahaan di sektor ini, terutama yang memproduksi barang tahan lama, berpotensi mengalami kenaikan harga karena ekspektasi peningkatan pendapatan dan keuntungan.
  • Pasar Forex: Peningkatan pesanan barang tahan lama yang kuat dapat mengindikasikan kesehatan ekonomi yang baik bagi suatu negara. Hal ini dapat menarik investor asing untuk berinvestasi di negara tersebut, yang pada akhirnya dapat meningkatkan permintaan terhadap mata uang nasional dan menyebabkan apresiasi nilai tukar. Sebaliknya, penurunan data dapat menekan mata uang tersebut.
  • Obligasi: Data ekonomi yang kuat, termasuk Durable Goods Orders, terkadang dapat memicu kekhawatiran akan inflasi yang meningkat, yang dapat mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Hal ini biasanya berdampak negatif pada harga obligasi.

Penting untuk dicatat bahwa data Durable Goods Orders seringkali dirilis dalam dua versi: yang mencakup pesanan transportasi (yang bisa sangat fluktuatif karena pesanan pesawat besar) dan yang mengecualikan pesanan transportasi (core durable goods orders) untuk memberikan gambaran yang lebih stabil mengenai tren.

Cara Menggunakan Durable Goods Orders

Trader dan investor menggunakan data Durable Goods Orders untuk mengukur kesehatan ekonomi dan memprediksi pergerakan pasar.

  1. 1Langkah 1: Pantau jadwal rilis data Durable Goods Orders dari negara-negara utama (misalnya, Amerika Serikat).
  2. 2Langkah 2: Bandingkan angka aktual dengan perkiraan pasar (konsensus ekonom). Angka yang lebih tinggi dari perkiraan umumnya positif, sedangkan yang lebih rendah umumnya negatif.
  3. 3Langkah 3: Analisis tren dari waktu ke waktu (bulanan dan tahunan) untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan atau penurunan yang berkelanjutan.
  4. 4Langkah 4: Korelasikan data Durable Goods Orders dengan data ekonomi lainnya dan berita terkini untuk mendapatkan gambaran pasar yang komprehensif.
  5. 5Langkah 5: Gunakan informasi ini untuk mengambil keputusan trading, seperti membuka posisi beli pada mata uang negara yang datanya positif atau menjual saham perusahaan manufaktur jika data menunjukkan perlambatan.

Contoh Penggunaan Durable Goods Orders dalam Trading

Misalkan pada hari Rabu, Biro Sensus AS merilis data Durable Goods Orders untuk bulan lalu. Perkiraan pasar menunjukkan peningkatan sebesar 0.5%. Jika angka aktual yang dirilis adalah 1.2%, ini merupakan kejutan positif yang signifikan. Trader forex yang melihat ini mungkin akan segera membuka posisi beli (long) pada pasangan mata uang USD/JPY, mengantisipasi penguatan Dolar AS terhadap Yen Jepang akibat sentimen positif terhadap ekonomi AS. Di sisi lain, seorang investor saham mungkin akan mempertimbangkan untuk menambah posisi pada saham perusahaan otomotif besar AS, karena pesanan barang tahan lama yang kuat seringkali mencerminkan permintaan konsumen yang sehat untuk kendaraan baru.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Indikator Ekonomi, Forex, Trading Saham, Produk Domestik Bruto (PDB), Manufaktur, Sentimen Pasar, Nilai Tukar Mata Uang

Pertanyaan Umum tentang Durable Goods Orders

Apa perbedaan antara Durable Goods Orders dan Non-Durable Goods Orders?

Durable Goods Orders mengukur pesanan barang yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang (di atas 3 tahun), seperti mobil dan mesin. Non-Durable Goods Orders mengukur pesanan barang yang habis pakai dalam waktu singkat, seperti makanan dan pakaian.

Seberapa sering data Durable Goods Orders dirilis?

Data Durable Goods Orders biasanya dirilis setiap bulan oleh badan statistik pemerintah di negara masing-masing, seperti Biro Sensus AS.

Bagaimana cara membaca Durable Goods Orders jika ada komponen 'transportasi' yang sangat besar?

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih stabil dan akurat tentang tren ekonomi inti, banyak analis dan trader lebih memperhatikan 'core durable goods orders' yang mengecualikan komponen transportasi yang cenderung sangat fluktuatif.

Apakah Durable Goods Orders selalu akurat dalam memprediksi pergerakan pasar?

Meskipun merupakan indikator penting, Durable Goods Orders hanyalah salah satu dari banyak faktor yang memengaruhi pasar. Trader harus mempertimbangkan data ekonomi lain, berita global, dan analisis teknikal untuk membuat keputusan yang terinformasi.