# Teori Gelombang Elliott: Analisis Pasar Berbasis Psikologi Massa

*English: Elliott Wave Theory (EWT)*

> Pelajari Teori Gelombang Elliott (EWT), metode analisis teknikal yang memprediksi pergerakan pasar berdasarkan pola psikologi massa dan Fibonacci.

**Definisi:** Teori Gelombang Elliott adalah metode analisis teknikal yang mengidentifikasi pola berulang dalam pergerakan pasar yang didorong oleh psikologi kerumunan.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/e/elliott-wave-theory

---

# Teori Gelombang Elliott (EWT)

Teori Gelombang Elliott ("EWT") dinamai dari Ralph Nelson Elliott.

Ini adalah metode analisis teknikal yang didasarkan pada psikologi kerumunan.

Terinspirasi oleh Teori Dow dan pengamatan yang ditemukan di alam, Elliott menyimpulkan bahwa pergerakan pasar saham dapat diprediksi dengan mengamati dan mengidentifikasi pola gelombang yang berulang.

## Apa itu Gelombang Elliott?

Gelombang Elliott adalah bentuk analisis teknikal yang dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott.

Elliott percaya bahwa pasar cenderung mengikuti pola berulang yang didorong oleh psikologi kerumunan.

Terlepas dari perubahan kondisi pasar, penelitian Elliott menunjukkan bahwa investor pada akhirnya mengulangi siklus boom dan bust yang sama berulang kali.

Menggunakan data dari Dow Jones Industrial Average (DJIA), ia menemukan bahwa pergerakan harga pasar saham memiliki desain struktural yang mencerminkan harmoni dasar yang ditemukan di alam.

Elliott percaya bahwa semua aktivitas manusia, tidak hanya pasar saham, dipengaruhi oleh serangkaian gelombang yang dapat diidentifikasi ini.

Dia mengisolasi pola, atau "gelombang", pergerakan terarah yang berulang di pasar tetapi tidak selalu berulang dalam waktu atau amplitudo.

Kemudian dia menjelaskan bagaimana "gelombang" ini saling terhubung untuk membentuk versi yang lebih besar dari pola yang sama, dan bagaimana pola-pola tersebut kemudian menjadi blok bangunan untuk pola ukuran yang lebih besar berikutnya, dan seterusnya.

Dengan bantuan C. J. Collins, ide-ide Elliott mendapat perhatian Wall Street dalam serangkaian artikel yang diterbitkan di majalah Financial World pada tahun 1939.

Selama tahun 1950-an dan 1960-an (setelah Elliott meninggal), karyanya dikembangkan oleh Hamilton Bolton. Pada tahun 1960, Bolton menulis Elliott Wave Principle–A Critical Appraisal. Ini adalah karya signifikan pertama sejak Elliott meninggal.

Pada tahun 1978, Robert Prechter dan A. J. Frost berkolaborasi untuk menulis buku Elliott Wave Principle.

Saat ini, Robert Prechter telah mengambil alih peran Elliott dan memimpin generasi baru yang disebut "Ellioticians", menerapkan teorinya pada pasar keuangan saat ini.

Praktisi terkemuka termasuk Prechter, Jack Schwager, dan miliarder Paul Tudor Jones.

## Apa itu Teori Gelombang Elliott?

Gelombang Elliott memiliki dua fase dasar:

- Fase impuls atau motif
- Fase reaksi atau korektif

Fase impuls selalu bergerak searah tren, sedangkan fase korektif bergerak berlawanan arah.

Ini berarti:

- Di pasar bullish, fase impuls akan bergerak naik sementara fase korektif akan bergerak turun.
- Di pasar bearish, fase impuls akan bergerak turun dan fase korektif akan bergerak naik.

## Bagaimana Cara Kerja Teori Gelombang Elliott?

Kekuatan mendasar di balik Teori Gelombang Elliott adalah membangun dan meruntuhkan.

Berikut adalah konsep dasar Teori Gelombang Elliott:

- Aksi diikuti oleh reaksi.
- Ada lima gelombang searah tren utama diikuti oleh tiga gelombang korektif (gerakan "5-3").
- Gerakan 5-3 menyelesaikan satu siklus. Gerakan 5-3 ini kemudian menjadi dua subdivisi dari gelombang 5-3 yang lebih tinggi berikutnya.
- Pola 5-3 yang mendasarinya tetap konstan, meskipun rentang waktu masing-masing dapat bervariasi.

Pola dasar terdiri dari delapan gelombang (lima naik dan tiga turun) yang diberi label 1, 2, 3, 4, 5, a, b, dan c.

- Gelombang 1, 3, dan 5 disebut gelombang impuls.
- Gelombang 2 dan 4 disebut gelombang korektif.
- Gelombang a, b, dan c mengoreksi tren utama yang dibuat oleh gelombang 1 hingga 5.

Tren utama ditetapkan oleh gelombang 1 hingga 5 dan bisa naik atau turun.

Gelombang a, b, dan c selalu bergerak berlawanan arah dengan gelombang 1 hingga 5.

Teori Gelombang Elliott memahami bahwa sentimen publik dan psikologi massa bergerak dalam 5 gelombang dalam tren utama, dan 3 gelombang dalam tren berlawanan.

Setelah gerakan 5 gelombang dalam sentimen publik selesai, maka saatnya bagi sentimen bawah sadar publik untuk bergeser ke arah yang berlawanan, yang merupakan penyebab alami peristiwa dalam psikologi manusia, dan bukan efek operatif dari semacam "berita".

### Gelombang di Dalam Gelombang

Teori Gelombang Elliott menyatakan bahwa setiap gelombang dalam hitungan gelombang berisi hitungan gelombang 5-3 yang lengkap dari siklus yang lebih kecil.

- Hitungan gelombang terpanjang disebut Grand Supercycle. Gelombang Grand Supercycle terdiri dari Supercycles, dan Supercycles terdiri dari Cycles.
- Proses ini berlanjut ke gelombang Primary, Intermediate, Minute, Minuette, dan Sub-Minuette.

Bagan berikut menunjukkan bagaimana gelombang 5-3 terdiri dari siklus yang lebih kecil.

Bagan ini berisi pola yang identik seperti yang ditunjukkan pada bagan sebelumnya, tetapi siklus yang lebih kecil juga ditampilkan.

Misalnya, Anda dapat melihat bahwa gelombang impuls yang diberi label 1 pada bagan sebelumnya terdiri dari lima gelombang yang lebih kecil.

Bilangan Fibonacci memberikan dasar matematis untuk Teori Gelombang Elliott.

Singkatnya, urutan bilangan Fibonacci dibuat dengan hanya memulai dari 1 dan menambahkan angka sebelumnya untuk mendapatkan angka baru (yaitu, 0+1=1, 1+1=2, 2+1=3, 3+2=5, 5+3=8, 8+5=13, dll).

Setiap siklus yang didefinisikan oleh Elliott terdiri dari total hitungan gelombang yang termasuk dalam urutan bilangan Fibonacci.

Misalnya, bagan sebelumnya menunjukkan Gelombang 1, 3, dan 5 dibuat dari pola impuls 5 gelombang yang lebih kecil sementara Gelombang 2 dan 4 dibuat dari pola korektif 3 gelombang yang lebih kecil.

Praktisi Gelombang Elliott menggunakan penentuan hitungan gelombang mereka bersama dengan bilangan Fibonacci untuk memprediksi rentang waktu dan besarnya pergerakan pasar di masa depan mulai dari menit dan jam hingga tahun dan dekade.

Ada kesepakatan umum di antara praktisi Gelombang Elliott bahwa Grand Supercycle terbaru dimulai pada tahun 1932 dan gelombang kelima terakhir dari siklus ini dimulai pada titik terendah pasar pada tahun 1982. Namun, ada banyak perbedaan sejak 1982.

Banyak yang menyambut kedatangan jatuhnya pasar Oktober 1987 sebagai akhir siklus. Pemulihan kuat yang telah terjadi sejak itu menyebabkan mereka mengevaluasi kembali hitungan gelombang mereka.

Dan di situlah letak kelemahan Teori Gelombang Elliott. Nilai prediktifnya bergantung pada hitungan gelombang yang akurat.

Menentukan di mana satu gelombang dimulai dan gelombang lain berakhir bisa sangat subjektif.

Gelombang Elliott telah digunakan oleh beberapa trader paling sukses di Wall Street dan sepenuhnya diabaikan oleh yang lain.


## FAQ

**Siapa yang mengembangkan Teori Gelombang Elliott?**
Teori Gelombang Elliott dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott.

**Apa dua fase dasar dari Gelombang Elliott?**
Dua fase dasar Gelombang Elliott adalah fase impuls atau motif, dan fase reaksi atau korektif.

**Bagaimana Gelombang Elliott berhubungan dengan Fibonacci?**
Bilangan Fibonacci memberikan dasar matematis untuk Teori Gelombang Elliott, di mana setiap siklus yang didefinisikan oleh Elliott terdiri dari total hitungan gelombang yang termasuk dalam urutan bilangan Fibonacci.

**Apa kelemahan utama dari Teori Gelombang Elliott?**
Kelemahan utama Teori Gelombang Elliott adalah nilai prediktifnya sangat bergantung pada akurasi hitungan gelombang, dan penentuan titik awal dan akhir gelombang bisa sangat subjektif.