5 menit baca 943 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Economies of Scope
- Economies of Scope menciptakan efisiensi biaya dengan mengintegrasikan berbagai produk atau layanan.
- Penggabungan ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal.
- Investor dapat memanfaatkan konsep ini untuk diversifikasi portofolio yang cerdas.
- Mengurangi biaya operasional adalah salah satu manfaat utama dari Economies of Scope.
- Konsep ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bisnis maupun investasi.
📑 Daftar Isi
Apa itu Economies of Scope?
Economies of Scope adalah Economies of Scope adalah keuntungan efisiensi biaya saat mengkombinasikan produk/layanan, mengurangi biaya produksi dan operasional secara keseluruhan.
Penjelasan Lengkap tentang Economies of Scope
Economies of Scope, atau dalam Bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai 'Skala Ekonomi Lingkup' atau 'Keuntungan Lingkup', merujuk pada keuntungan efisiensi biaya yang timbul ketika sebuah entitas (baik perusahaan maupun investor) memilih untuk memproduksi atau mengelola berbagai jenis produk, layanan, atau aset secara bersamaan, dibandingkan jika mereka mengelolanya secara terpisah.
Prinsip dasarnya adalah bahwa biaya total untuk memproduksi atau mengelola serangkaian produk atau layanan yang saling terkait seringkali lebih rendah daripada jumlah biaya untuk memproduksi atau mengelola masing-masing produk atau layanan tersebut secara individual. Ini terjadi karena adanya pemanfaatan sumber daya bersama, seperti infrastruktur, teknologi, keahlian, atau jaringan distribusi yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas.
Bagaimana Economies of Scope Bekerja?
Dalam konteks bisnis, Economies of Scope dapat terwujud melalui beberapa cara:
- Pemanfaatan Sumber Daya Bersama: Sumber daya yang sama dapat melayani berbagai lini produk. Contohnya, sebuah pabrik yang memproduksi dua jenis makanan ringan dapat menggunakan lini produksi yang sama atau serupa, mengurangi kebutuhan investasi pada fasilitas terpisah.
- Pengetahuan dan Keahlian Lintas Fungsi: Keahlian dalam satu area dapat ditransfer atau dimanfaatkan untuk area lain. Misalnya, tim riset dan pengembangan yang mampu menciptakan inovasi untuk satu produk mungkin dapat mengadaptasi teknologi serupa untuk produk lain.
- Pemasaran dan Distribusi Terpadu: Jaringan distribusi yang sama dapat digunakan untuk mendistribusikan berbagai produk, sehingga biaya per unit untuk pemasaran dan distribusi menjadi lebih rendah.
- Pengurangan Biaya Operasional: Dengan mengintegrasikan operasi, perusahaan dapat mengurangi biaya overhead, biaya administrasi, dan biaya manajemen secara keseluruhan.
Aplikasi dalam Trading dan Investasi
Dalam dunia trading dan investasi, konsep Economies of Scope dapat diinterpretasikan sebagai keuntungan yang diperoleh investor ketika mereka mengelola portofolio yang terdiversifikasi secara cerdas, terutama dengan menggabungkan aset-aset yang memiliki korelasi atau berada dalam industri yang sama.
Investor yang menerapkan Economies of Scope dalam portofolionya mungkin tidak hanya berinvestasi pada saham dari satu perusahaan, tetapi juga pada obligasi perusahaan tersebut, atau bahkan aset lain yang terkait erat dengan industri yang sama (misalnya, saham perusahaan pemasok atau mitra strategis). Dengan melakukan ini, investor dapat:
- Mendiversifikasi Risiko Secara Efisien: Alih-alih menyebar investasi ke banyak industri yang sangat berbeda (yang mungkin memerlukan riset mendalam pada setiap industri), investor dapat fokus pada satu atau beberapa industri yang mereka pahami dengan baik, sambil tetap mencapai tingkat diversifikasi yang memadai dalam industri tersebut.
- Memanfaatkan Sinergi Informasi: Memahami dinamika satu industri secara mendalam memungkinkan investor untuk membuat keputusan yang lebih baik di berbagai aset dalam industri tersebut. Berita atau tren yang memengaruhi satu aset mungkin juga memberikan wawasan tentang aset lain dalam ekosistem yang sama.
- Mengoptimalkan Penggunaan Modal: Dengan strategi yang terintegrasi, investor dapat mengelola modalnya secara lebih efektif, mengalokasikan dana ke berbagai instrumen yang saling melengkapi untuk mencapai tujuan investasi yang lebih luas.
Secara keseluruhan, Economies of Scope mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi dan efisien, baik bagi perusahaan dalam operasionalnya maupun bagi investor dalam pengelolaan asetnya, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan efektivitas dan mengoptimalkan potensi keuntungan sekaligus meminimalkan biaya.
Cara Menggunakan Economies of Scope
Dalam trading, Economies of Scope dapat diterapkan dengan membangun portofolio yang terdiversifikasi namun tetap terkonsentrasi pada industri atau sektor yang dipahami dengan baik, memanfaatkan sinergi antar aset.
- 1Identifikasi industri atau sektor yang memiliki potensi pertumbuhan dan Anda pahami dengan baik.
- 2Teliti berbagai jenis aset dalam industri tersebut, termasuk saham, obligasi, ETF, atau bahkan komoditas terkait.
- 3Bangun portofolio yang menggabungkan beberapa aset dalam industri yang sama, pastikan untuk melakukan diversifikasi dalam batasan industri tersebut.
- 4Pantau kinerja keseluruhan portofolio dan cari peluang untuk mengoptimalkan alokasi aset berdasarkan pemahaman mendalam Anda tentang industri tersebut.
Contoh Penggunaan Economies of Scope dalam Trading
Seorang investor yang percaya pada potensi pertumbuhan sektor energi terbarukan dapat mengalokasikan dananya tidak hanya pada saham perusahaan panel surya, tetapi juga pada perusahaan turbin angin, produsen baterai untuk penyimpanan energi, dan obligasi dari perusahaan utilitas yang beralih ke energi hijau. Dengan mengkombinasikan aset-aset ini, investor tersebut memanfaatkan Economies of Scope, di mana pemahaman mendalam tentang tren dan regulasi di sektor energi terbarukan dapat membantu pengambilan keputusan investasi di berbagai aset terkait, serta mengurangi biaya riset dibandingkan jika harus mempelajari banyak sektor yang berbeda secara terpisah.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Diversifikasi Portofolio, Skala Ekonomi, Efisiensi Biaya, Manajemen Risiko, Sinergi Investasi, Korelasi Aset
Pertanyaan Umum tentang Economies of Scope
Apa perbedaan utama antara Economies of Scope dan Economies of Scale?
Economies of Scale berkaitan dengan penurunan biaya per unit saat meningkatkan volume produksi satu jenis produk. Sementara itu, Economies of Scope berkaitan dengan penurunan biaya total saat memproduksi atau mengelola berbagai jenis produk atau layanan secara bersamaan.
Bagaimana investor dapat mengukur Economies of Scope dalam portofolio mereka?
Pengukuran bisa dilakukan dengan membandingkan total biaya pengelolaan portofolio yang terdiversifikasi dalam satu sektor dengan total biaya pengelolaan portofolio yang terdiversifikasi secara luas di berbagai sektor. Efisiensi biaya, sinergi informasi, dan potensi keuntungan yang lebih tinggi dapat menjadi indikatornya.
Apakah Economies of Scope selalu menguntungkan?
Tidak selalu. Jika diversifikasi dalam satu industri terlalu sempit atau jika manajemen tidak mampu mengelola berbagai lini produk/aset secara efektif, maka Economies of Scope bisa menjadi tidak efisien dan bahkan merugikan.