4 menit baca 731 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Effective Gross Income (EGI)

  • EGI adalah pendapatan kotor yang telah disesuaikan dengan biaya operasional.
  • Sumber pendapatan EGI meliputi sewa, bunga, royalti, dan pendapatan aset lainnya.
  • EGI krusial untuk mengevaluasi performa investasi secara akurat.
  • Memahami EGI membantu investor membuat keputusan strategis terkait aset.
  • EGI berbeda dengan pendapatan kotor sebelum dikurangi biaya operasional.

📑 Daftar Isi

Apa itu Effective Gross Income (EGI)?

Effective Gross Income (EGI) adalah Pendapatan kotor aktual dari aset investasi setelah dikurangi biaya operasional yang diperlukan untuk menjaga aset tersebut.

Penjelasan Lengkap tentang Effective Gross Income (EGI)

Apa itu Effective Gross Income (EGI)?

Effective Gross Income (EGI) adalah sebuah metrik penting dalam dunia investasi, terutama yang berkaitan dengan aset yang menghasilkan pendapatan seperti properti sewaan, saham dividen, atau instrumen keuangan lainnya. Istilah ini merujuk pada total pendapatan kotor yang dihasilkan oleh suatu aset investasi, namun telah dikurangi oleh biaya-biaya operasional yang diperlukan untuk menjaga dan mengelola aset tersebut. Dengan kata lain, EGI memberikan gambaran yang lebih realistis tentang profitabilitas aktual dari sebuah investasi.

Sumber Pendapatan EGI

Pendapatan yang menjadi komponen EGI dapat berasal dari berbagai sumber, tergantung pada jenis aset investasinya. Beberapa sumber umum meliputi:

  • Pendapatan Sewa: Dari properti residensial, komersial, atau industri yang disewakan.
  • Pendapatan Bunga: Dari obligasi, deposito, atau instrumen utang lainnya.
  • Pendapatan Dividen: Dari kepemilikan saham perusahaan yang membagikan dividen.
  • Royalti: Dari penggunaan kekayaan intelektual, paten, atau sumber daya alam.
  • Pendapatan Lainnya: Tergantung pada sifat aset investasi.

Pentingnya Biaya Operasional dalam EGI

Perbedaan utama antara pendapatan kotor biasa dan EGI terletak pada pengurangan biaya operasional. Biaya-biaya ini sangat bervariasi tergantung aset, namun contoh umum meliputi:

  • Biaya pemeliharaan dan perbaikan properti.
  • Pajak properti.
  • Biaya manajemen properti.
  • Asuransi aset.
  • Biaya administrasi terkait pengelolaan investasi.

Dengan memperhitungkan biaya-biaya ini, EGI memberikan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa efektif sebuah aset menghasilkan keuntungan bersih yang dapat dinikmati investor.

Peran EGI dalam Evaluasi Investasi

EGI memainkan peran krusial dalam mengevaluasi kinerja investasi dari waktu ke waktu. Dengan membandingkan EGI pada periode yang berbeda, investor dapat mengukur:

  • Pertumbuhan pendapatan aset.
  • Efektivitas pengelolaan biaya operasional.
  • Potensi keuntungan investasi secara keseluruhan.

Informasi ini sangat berharga untuk membuat keputusan investasi yang tepat, seperti apakah akan mempertahankan aset, menjualnya, atau bahkan melakukan akuisisi lebih lanjut.

Cara Menggunakan Effective Gross Income (EGI)

Hitung EGI dengan menjumlahkan semua pendapatan operasional dari aset investasi, lalu kurangi dengan total biaya operasional yang dikeluarkan.

  1. 1Identifikasi semua sumber pendapatan operasional yang dihasilkan oleh aset investasi.
  2. 2Jumlahkan seluruh pendapatan operasional tersebut untuk mendapatkan Total Pendapatan Kotor Operasional.
  3. 3Identifikasi dan hitung semua biaya yang dikeluarkan untuk operasional, pemeliharaan, dan pengelolaan aset.
  4. 4Kurangi Total Pendapatan Kotor Operasional dengan Total Biaya Operasional untuk mendapatkan Effective Gross Income (EGI).

Contoh Penggunaan Effective Gross Income (EGI) dalam Trading

Misalkan seorang investor memiliki sebuah apartemen yang disewakan. Pendapatan sewa bulanan adalah Rp 10.000.000. Biaya operasional bulanan meliputi biaya pemeliharaan (Rp 500.000), pajak bumi dan bangunan (Rp 200.000), dan biaya manajemen properti (Rp 300.000).

Total Pendapatan Kotor Operasional = Rp 10.000.000
Total Biaya Operasional = Rp 500.000 + Rp 200.000 + Rp 300.000 = Rp 1.000.000

Effective Gross Income (EGI) = Rp 10.000.000 - Rp 1.000.000 = Rp 9.000.000

Investor ini dapat menggunakan angka EGI Rp 9.000.000 per bulan untuk mengevaluasi profitabilitas apartemen tersebut secara lebih akurat dibandingkan hanya melihat pendapatan sewa kotor.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Pendapatan Kotor, Biaya Operasional, Profitabilitas, Arus Kas Investasi, Return on Investment (ROI)

Pertanyaan Umum tentang Effective Gross Income (EGI)

Apakah EGI sama dengan Pendapatan Bersih?

EGI belum sepenuhnya merupakan pendapatan bersih. Pendapatan bersih (Net Income) biasanya diperoleh setelah dikurangi semua biaya, termasuk biaya non-operasional seperti bunga pinjaman dan pajak penghasilan, sedangkan EGI hanya mengurangi biaya operasional.

Bagaimana EGI relevan dalam trading forex?

Dalam konteks trading forex yang lebih umum, EGI jarang digunakan secara langsung. Istilah ini lebih umum dalam investasi aset riil seperti properti. Namun, prinsip menghitung pendapatan aktual setelah dikurangi biaya relevan untuk memahami profitabilitas trading secara keseluruhan.

Mengapa EGI penting bagi investor properti?

Bagi investor properti, EGI adalah indikator kunci untuk memahami kemampuan aset properti dalam menghasilkan pendapatan setelah semua biaya yang diperlukan untuk operasionalnya ditanggung. Ini membantu dalam analisis kelayakan investasi dan perbandingan antar properti.

Apakah EGI selalu positif?

Tidak, EGI bisa negatif jika total biaya operasional melebihi total pendapatan operasional yang dihasilkan oleh aset investasi dalam periode tertentu.