4 menit baca 728 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Elliott Wave Theory

  • Teori Elliott Wave menganalisis pergerakan harga pasar menggunakan pola siklus yang dapat diprediksi.
  • Teori ini dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott dan merupakan metode analisis teknikal.
  • Pola dasar terdiri dari 5 gelombang impuls (naik) dan 3 gelombang koreksi (turun).
  • Membutuhkan pemahaman mendalam tentang analisis teknikal, fundamental, serta kemampuan mengenali pola.

📑 Daftar Isi

Apa itu Elliott Wave Theory?

Elliott Wave Theory adalah Teori Elliott Wave mengidentifikasi pola siklus pergerakan harga pasar yang terdiri dari 5 gelombang impuls naik dan 3 gelombang koreksi turun.

Penjelasan Lengkap tentang Elliott Wave Theory

Teori Elliott Wave adalah sebuah kerangka analisis teknikal yang dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott pada tahun 1930-an. Teori ini berakar pada pengamatan bahwa pasar keuangan, baik itu saham, valuta asing (forex), maupun komoditas, tidak bergerak secara acak, melainkan mengikuti pola-pola siklus yang berulang. Elliott percaya bahwa pola-pola ini mencerminkan psikologi kolektif para partisipan pasar yang berayun antara optimisme dan pesimisme.

Prinsip Dasar Teori Elliott Wave

Inti dari Teori Elliott Wave adalah identifikasi pola gelombang yang dapat diprediksi. Pola dasar yang paling umum digambarkan adalah siklus yang terdiri dari:

  • Lima Gelombang Impuls (Impulse Waves): Ini adalah gelombang yang bergerak searah dengan tren utama pasar. Dalam tren naik, gelombang impuls akan membentuk puncak-puncak yang lebih tinggi dan lembah-lembah yang lebih tinggi. Biasanya, gelombang impuls diberi label angka 1, 2, 3, 4, dan 5. Gelombang 1, 3, dan 5 adalah gelombang yang bergerak searah tren, sementara gelombang 2 dan 4 adalah gelombang korektif minor yang terjadi dalam arah tren utama.
  • Tiga Gelombang Koreksi (Corrective Waves): Ini adalah gelombang yang bergerak berlawanan arah dengan tren utama. Gelombang koreksi ini berfungsi untuk mengoreksi pergerakan yang telah terjadi pada gelombang impuls. Gelombang koreksi biasanya diberi label huruf A, B, dan C. Gelombang A dan C bergerak berlawanan dengan tren utama, sedangkan gelombang B adalah gelombang korektif minor yang bergerak searah dengan tren utama (tetapi tetap dalam konteks tren yang lebih besar yang sedang terkoreksi).

Penerapan dan Tantangan

Dalam praktiknya, menerapkan Teori Elliott Wave memerlukan keahlian yang signifikan. Para trader dan investor perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang analisis teknikal, termasuk konsep-konsep seperti support dan resistance, Fibonacci retracement, serta pola-pola candlestick. Kemampuan untuk mengidentifikasi batas-batas setiap gelombang dan memperkirakan potensi kelanjutan atau pembalikan arah pasar adalah kunci keberhasilan.

Meskipun teori ini sangat populer dan digunakan oleh banyak pelaku pasar profesional, Teori Elliott Wave juga memiliki kontroversi. Interpretasi pola gelombang bisa bersifat subjektif, yang berarti trader yang berbeda mungkin mengidentifikasi pola yang sama secara berbeda. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan dalam prediksi dan strategi trading.

Cara Menggunakan Elliott Wave Theory

Teori Elliott Wave digunakan untuk mengidentifikasi tren pasar dan memprediksi potensi titik balik dengan mengenali pola gelombang impuls dan koreksi.

  1. 1Identifikasi tren utama pasar (naik atau turun).
  2. 2Cari pola lima gelombang impuls yang bergerak searah tren utama.
  3. 3Setelah lima gelombang impuls selesai, cari pola tiga gelombang koreksi yang bergerak berlawanan arah dengan tren utama.
  4. 4Gunakan level Fibonacci dan area support/resistance untuk mengkonfirmasi batas-batas gelombang dan memprediksi potensi pergerakan selanjutnya.

Contoh Penggunaan Elliott Wave Theory dalam Trading

Seorang trader forex mengamati grafik pasangan mata uang EUR/USD. Ia mengidentifikasi bahwa harga telah menyelesaikan lima gelombang naik (impuls). Berdasarkan Teori Elliott Wave, ia memprediksi bahwa harga akan memasuki fase koreksi tiga gelombang turun. Ia kemudian mencari peluang untuk membuka posisi jual (short) ketika gelombang koreksi pertama (A) terbentuk dan mengamati potensi pembalikan arah pada akhir gelombang koreksi ketiga (C) untuk kembali mencari peluang beli.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Analisis Teknikal, Pola Gelombang, Impulse Wave, Corrective Wave, Fibonacci Retracement, Support dan Resistance, Psikologi Pasar

Pertanyaan Umum tentang Elliott Wave Theory

Siapa yang mengembangkan Teori Elliott Wave?

Teori Elliott Wave dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott pada tahun 1930-an.

Apa perbedaan antara gelombang impuls dan gelombang koreksi?

Gelombang impuls bergerak searah dengan tren utama pasar, sedangkan gelombang koreksi bergerak berlawanan arah dengan tren utama.

Apakah Teori Elliott Wave cocok untuk semua jenis pasar?

Ya, Teori Elliott Wave dapat diterapkan pada berbagai pasar keuangan seperti saham, forex, dan komoditas, karena didasarkan pada pola psikologi pasar yang cenderung berulang.

Seberapa akurat Teori Elliott Wave?

Akurasi Teori Elliott Wave sangat bergantung pada kemampuan analis dalam mengidentifikasi pola gelombang yang benar dan mengkombinasikannya dengan alat analisis teknikal lainnya. Interpretasi bisa bersifat subjektif.