4 menit baca 767 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Engagement Letter
- Menetapkan kesepakatan tertulis antara investor dan penyedia jasa profesional.
- Mendefinisikan lingkup layanan, tanggung jawab, dan biaya.
- Membantu mencegah kesalahpahaman dan sengketa di kemudian hari.
- Menjadi dasar hukum yang mengikat kedua belah pihak.
📑 Daftar Isi
Apa itu Engagement Letter?
Engagement Letter adalah Engagement Letter adalah dokumen tertulis yang merinci kesepakatan antara investor dan penyedia jasa profesional seperti kantor akuntan atau firma hukum, menetapkan hak, kewajiban, biaya, dan lingkup layanan.
Penjelasan Lengkap tentang Engagement Letter
Pengertian Engagement Letter
Engagement Letter, atau Surat Perikatan, adalah dokumen formal yang mengikat secara hukum antara seorang klien (dalam konteks ini, investor) dan penyedia jasa profesional, seperti kantor akuntan publik (auditor) atau firma hukum. Dokumen ini berfungsi sebagai kontrak yang merinci secara jelas dan komprehensif mengenai sifat, lingkup, dan batasan dari jasa yang akan diberikan, serta hak dan kewajiban dari kedua belah pihak yang terlibat dalam suatu transaksi atau proyek investasi.
Tujuan Utama Engagement Letter
Tujuan utama dari Engagement Letter adalah untuk memastikan adanya pemahaman yang sama dan jelas antara investor dan penyedia jasa profesional. Dengan adanya dokumen ini, potensi kesalahpahaman terkait:
- Lingkup Layanan: Menentukan secara spesifik jasa apa saja yang akan diberikan, dan yang terpenting, jasa apa yang tidak termasuk dalam cakupan.
- Tanggung Jawab: Menguraikan kewajiban masing-masing pihak. Misalnya, tanggung jawab investor dalam menyediakan informasi yang akurat, dan tanggung jawab penyedia jasa dalam melakukan analisis atau memberikan nasihat.
- Biaya dan Jadwal: Merinci struktur biaya jasa, termasuk tarif, estimasi total biaya, serta jadwal pembayaran dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan.
- Mekanisme Penyelesaian Sengketa: Menetapkan prosedur yang harus diikuti jika terjadi perselisihan atau ketidaksepakatan di kemudian hari.
- Kerahasiaan: Mengatur ketentuan mengenai privasi dan penggunaan informasi sensitif yang dibagikan selama proses kerja sama.
Pentingnya Engagement Letter dalam Investasi
Dalam dunia investasi, di mana kompleksitas dan risiko seringkali tinggi, Engagement Letter memegang peranan krusial. Ia berfungsi sebagai alat manajemen risiko yang efektif. Tanpa surat ini, perbedaan persepsi mengenai tugas yang harus dilakukan, ekspektasi hasil, atau bahkan biaya yang harus dikeluarkan dapat dengan mudah menimbulkan masalah, perselisihan, bahkan tuntutan hukum. Dengan Engagement Letter yang jelas dan terperinci, kedua belah pihak memiliki pegangan yang kuat untuk memastikan bahwa seluruh proses investasi berjalan lancar, transparan, dan sesuai dengan kesepakatan awal, sehingga meminimalkan potensi konflik dan memaksimalkan efisiensi kerja sama.
Cara Menggunakan Engagement Letter
Engagement Letter digunakan sebagai dasar kesepakatan sebelum penyedia jasa profesional memulai pekerjaannya untuk investor.
- 1Langkah 1: Identifikasi kebutuhan jasa profesional (akuntan, hukum, dll.) terkait investasi.
- 2Langkah 2: Ajukan permintaan penawaran atau diskusikan kebutuhan Anda dengan penyedia jasa potensial.
- 3Langkah 3: Tinjau dengan cermat draf Engagement Letter yang diajukan oleh penyedia jasa.
- 4Langkah 4: Ajukan pertanyaan atau negosiasikan klausul yang kurang jelas atau tidak sesuai.
- 5Langkah 5: Tandatangani Engagement Letter setelah kedua belah pihak sepakat dengan seluruh isinya.
Contoh Penggunaan Engagement Letter dalam Trading
Seorang investor ingin melakukan diversifikasi aset melalui instrumen derivatif yang kompleks. Investor tersebut kemudian bersepakat dengan sebuah firma hukum yang memiliki spesialisasi dalam hukum pasar modal untuk mendapatkan nasihat hukum dan bantuan dalam menyusun strategi investasi. Sebelum firma hukum memulai pekerjaannya, mereka menerbitkan Engagement Letter yang menjelaskan:
- Lingkup Layanan: Nasihat hukum mengenai peraturan derivatif, peninjauan kontrak, dan penyusunan struktur investasi.
- Tanggung Jawab Investor: Menyediakan semua informasi keuangan dan tujuan investasi secara akurat.
- Tanggung Jawab Firma Hukum: Memberikan nasihat hukum yang tepat waktu dan profesional.
- Biaya: Tarif per jam pengacara, estimasi total biaya, dan jadwal pembayaran.
- Jangka Waktu: Target penyelesaian nasihat dalam 4 minggu.
Dokumen ini memastikan investor memahami apa yang akan didapatkannya, dan firma hukum mengetahui batasan serta haknya, sehingga mencegah kesalahpahaman di kemudian hari.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Investor, Firma Hukum, Kantor Akuntan Publik, Kontrak, Perjanjian, Pasar Modal, Derivatif
Pertanyaan Umum tentang Engagement Letter
Apakah Engagement Letter bersifat mengikat secara hukum?
Ya, Engagement Letter adalah dokumen formal yang mengikat secara hukum bagi kedua belah pihak yang menandatanganinya, selama memenuhi unsur-unsah sahnya perjanjian.
Siapa yang biasanya membuat Engagement Letter?
Umumnya, Engagement Letter dibuat oleh penyedia jasa profesional (seperti kantor akuntan atau firma hukum) dan kemudian diajukan kepada klien (investor) untuk ditinjau dan disetujui.
Apa yang terjadi jika ada ketidaksepakatan setelah Engagement Letter ditandatangani?
Jika terjadi ketidaksepakatan, kedua belah pihak akan merujuk kembali pada klausul yang tertera dalam Engagement Letter. Jika tidak ada penyelesaian, mekanisme penyelesaian sengketa yang tercantum dalam surat tersebut akan diterapkan.
Apakah Engagement Letter selalu diperlukan dalam setiap transaksi investasi?
Engagement Letter sangat direkomendasikan, terutama untuk transaksi yang kompleks atau melibatkan penyedia jasa profesional. Ini membantu melindungi kedua belah pihak dari potensi masalah di masa depan.