4 menit baca 812 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Equity
- Equity merepresentasikan nilai kepemilikan investor dalam aset keuangan atau perusahaan.
- Secara akuntansi, Equity adalah selisih antara total aset dan total liabilitas.
- Dalam trading, Equity adalah dana yang tersedia untuk membuka atau mempertahankan posisi trading.
- Tingkat Equity yang sehat sangat krusial untuk mengelola risiko dan menghindari Margin Call.
- Equity menentukan potensi ukuran transaksi yang bisa dilakukan oleh seorang trader.
📑 Daftar Isi
Apa itu Equity?
Equity adalah Equity adalah nilai kepemilikan investor dalam aset atau perusahaan, dihitung sebagai selisih aset dan liabilitas. Penting untuk menentukan ukuran trading dan menghindari Margin Call.
Penjelasan Lengkap tentang Equity
Dalam dunia trading dan investasi, istilah Equity memiliki makna yang sangat fundamental. Secara umum, Equity merujuk pada nilai kepemilikan yang sah dari seorang investor dalam sebuah entitas, baik itu perusahaan, komoditas, atau pasar keuangan secara keseluruhan. Dalam konteks pasar saham, Equity seringkali digunakan sebagai sinonim untuk saham itu sendiri, yang mewakili bagian kepemilikan dalam sebuah perusahaan.
Definisi Equity dalam Konteks Akuntansi dan Investasi
Secara mendasar, Equity dapat diartikan sebagai nilai bersih yang tersisa setelah seluruh liabilitas (kewajiban) suatu perusahaan dikurangi dari total asetnya. Persamaan akuntansi yang terkenal, Aset = Liabilitas + Ekuitas, memperjelas hubungan ini. Investor yang membeli saham sebuah perusahaan berarti mereka telah berinvestasi dalam ekuitas perusahaan tersebut, yang memberikan mereka hak kepemilikan parsial dan seringkali hak suara dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Peran Equity dalam Trading Forex
Bagi para trader, terutama di pasar forex, pemahaman mengenai Equity sangatlah vital. Dalam konteks trading, Equity dihitung sebagai nilai total dana yang tersedia dalam akun trading Anda. Ini mencakup:
- Modal Awal (Initial Deposit)
- Keuntungan (Profit) yang Terealisasi
- Kerugian (Loss) yang Terealisasi
- Nilai Mengambang (Floating Profit/Loss) dari Posisi yang Sedang Terbuka
Secara sederhana, Equity dalam trading adalah modal Anda dikurangi kerugian yang terakumulasi atau ditambah keuntungan yang mengambang, dikurangi margin yang digunakan untuk posisi yang sedang berjalan. Ini adalah ukuran langsung dari nilai akun Anda pada saat tertentu.
Pentingnya Equity dalam Manajemen Risiko
Tingkat Equity sangat menentukan seberapa besar ukuran transaksi (lot size) yang dapat Anda buka dalam akun trading Anda. Broker menetapkan Margin Requirement, yaitu sejumlah dana yang harus 'disisihkan' dari Equity Anda untuk membuka dan mempertahankan sebuah posisi trading. Semakin besar Equity Anda, semakin besar pula potensi Anda untuk membuka posisi yang lebih besar atau lebih banyak posisi secara bersamaan, tanpa melanggar aturan margin.
Sebaliknya, jika nilai posisi trading yang sedang terbuka mengalami kerugian signifikan, dan kerugian tersebut menggerus Equity hingga mencapai atau mendekati Margin Requirement, trader dapat menghadapi Margin Call. Margin Call adalah peringatan dari broker bahwa Equity Anda tidak lagi mencukupi untuk menutupi Margin Requirement, dan Anda mungkin terpaksa menutup posisi secara paksa untuk mencegah kerugian lebih lanjut atau bahkan likuidasi akun.
Oleh karena itu, menjaga tingkat Equity yang sehat dan stabil melalui manajemen risiko yang baik, seperti penggunaan Stop Loss dan pengelolaan ukuran posisi yang bijak, adalah salah satu kunci utama untuk bertahan dan meraih kesuksesan dalam trading jangka panjang.
Cara Menggunakan Equity
Trader menggunakan pemahaman tentang Equity untuk menentukan ukuran posisi trading, mengelola risiko, dan menghindari Margin Call.
- 1Langkah 1: Pahami saldo akun trading Anda (Equity) secara berkala.
- 2Langkah 2: Hitung Margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi baru berdasarkan Equity Anda.
- 3Langkah 3: Tentukan ukuran lot yang sesuai agar Equity Anda tetap sehat dan mampu menahan fluktuasi pasar.
- 4Langkah 4: Selalu gunakan Stop Loss untuk membatasi potensi kerugian dan melindungi Equity Anda.
Contoh Penggunaan Equity dalam Trading
Misalkan seorang trader memiliki akun dengan Equity sebesar $10,000. Trader tersebut ingin membuka posisi EUR/USD sebesar 1 lot standar (100,000 unit). Jika Margin Requirement untuk 1 lot adalah 2% dari nilai kontrak, maka margin yang dibutuhkan adalah $10,000 * 2% = $200. Dalam kasus ini, Equity trader ($10,000) jauh lebih besar dari margin yang dibutuhkan ($200), sehingga posisi dapat dibuka dengan aman. Namun, jika pasar bergerak melawan posisi trader dan Equity berkurang menjadi $250, dan Margin Call terjadi pada level $200, trader akan menerima peringatan Margin Call. Ini menunjukkan pentingnya menjaga Equity agar selalu jauh di atas Margin Requirement.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Saham, Aset, Liabilitas, Margin, Margin Call, Margin Requirement, Floating Profit/Loss, Manajemen Risiko, Stop Loss, Lot Size
Pertanyaan Umum tentang Equity
Apa perbedaan antara Equity dan Balance dalam akun trading?
Balance adalah total dana di akun Anda sebelum memperhitungkan keuntungan atau kerugian dari posisi yang sedang terbuka. Equity adalah Balance ditambah atau dikurangi keuntungan/kerugian mengambang dari posisi yang sedang terbuka.
Bagaimana cara meningkatkan Equity akun trading?
Equity dapat ditingkatkan melalui profit yang konsisten dari trading Anda, serta dengan melakukan deposit tambahan ke akun Anda.
Mengapa Equity sangat penting bagi trader pemula?
Bagi trader pemula, Equity adalah indikator utama kesehatan akun mereka. Memahaminya membantu mereka belajar mengelola risiko, menghindari Margin Call, dan membangun strategi trading yang berkelanjutan.