4 menit baca 831 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Equity Method

  • Equity Method digunakan untuk investasi saham minoritas (di bawah 50%) tanpa kendali penuh.
  • Nilai investasi dihitung berdasarkan persentase kepemilikan investor dalam laba atau rugi perusahaan.
  • Investor mencatat porsi laba/rugi perusahaan ke dalam laporan keuangannya sendiri.
  • Cocok untuk investasi jangka panjang yang menginginkan keterlibatan strategis tanpa kendali operasional penuh.
  • Membantu investor menentukan jumlah investasi yang tepat dan mengembangkan strategi yang efektif.

📑 Daftar Isi

Apa itu Equity Method?

Equity Method adalah Metode ekuitas (Equity Method) adalah akuntansi investasi di mana investor mencatat kepemilikan saham di bawah 50% berdasarkan persentase kepemilikan laba/rugi perusahaan.

Penjelasan Lengkap tentang Equity Method

Apa Itu Equity Method?

Metode Ekuitas, atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Equity Method, adalah sebuah metode akuntansi yang digunakan oleh investor untuk mencatat kepemilikan sahamnya di perusahaan lain. Metode ini secara spesifik diterapkan ketika investor memiliki kepemilikan saham yang signifikan namun tetap berada di bawah 50% dari total saham beredar, yang berarti investor tidak memiliki kendali penuh atas perusahaan tersebut. Dalam konteks ini, investor dianggap memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perusahaan investee, namun tidak sampai pada tingkat konsolidasi penuh.

Prinsip Dasar Equity Method

Prinsip utama dari Equity Method adalah bahwa nilai investasi awal dicatat sebesar biaya perolehan. Seiring berjalannya waktu, nilai investasi ini akan disesuaikan untuk mencerminkan bagian investor atas laba atau rugi yang dihasilkan oleh perusahaan investee. Selain itu, dividen yang diterima dari perusahaan investee akan mengurangi nilai tercatat investasi. Berikut adalah poin-poin penting dalam penerapannya:

  • Penyesuaian Berdasarkan Kinerja Perusahaan Investee: Investor akan mencatat porsi laba bersih perusahaan investee ke dalam laporan laba rugi mereka sendiri, yang kemudian akan menambah nilai tercatat investasi. Sebaliknya, jika perusahaan investee mengalami kerugian, porsi kerugian tersebut akan mengurangi nilai tercatat investasi dan dicatat sebagai beban dalam laporan laba rugi investor.
  • Pengaruh Jangka Panjang: Metode ini mencerminkan hubungan jangka panjang antara investor dan perusahaan investee, di mana investor memiliki kepentingan dalam kinerja keuangan perusahaan tersebut.
  • Tidak Ada Kendali Penuh: Penting untuk dicatat bahwa Equity Method tidak berlaku jika investor memiliki kendali penuh (biasanya lebih dari 50% kepemilikan saham) atau kendali bersama atas perusahaan investee. Dalam kasus tersebut, metode konsolidasi atau metode ekuitas yang dimodifikasi mungkin lebih sesuai.

Manfaat dan Penggunaan Equity Method

Equity Method sangat berguna bagi investor yang ingin terlibat dalam proses pengambilan keputusan strategis perusahaan investee tanpa harus mengambil alih kendali operasional penuh. Investor dapat memantau kinerja perusahaan investee dan menyesuaikan strategi investasinya berdasarkan informasi keuangan yang dilaporkan. Hal ini memungkinkan investor untuk:

  • Menentukan Jumlah Investasi yang Tepat: Dengan pemahaman yang akurat mengenai kinerja perusahaan investee, investor dapat menentukan alokasi modal yang optimal.
  • Mengembangkan Strategi Investasi yang Efektif: Penilaian yang akurat terhadap nilai sekuritas minoritas dan kontribusi laba/rugi perusahaan investee membantu investor dalam merumuskan strategi investasi yang lebih matang dan berpotensi memberikan keuntungan yang lebih baik.
  • Memperoleh Wawasan Operasional: Meskipun tidak mengendalikan operasi, investor dapat memperoleh wawasan berharga tentang manajemen dan kinerja perusahaan investee, yang dapat digunakan untuk keputusan investasi di masa depan.

Cara Menggunakan Equity Method

Investor menggunakan Equity Method untuk mencatat kepemilikan saham di perusahaan lain di mana mereka memiliki pengaruh signifikan tetapi tidak mengendalikan operasi.

  1. 1Langkah 1: Tentukan persentase kepemilikan saham Anda di perusahaan lain. Jika di bawah 50% dan Anda memiliki pengaruh yang signifikan, Equity Method mungkin cocok.
  2. 2Langkah 2: Catat investasi awal sebesar biaya perolehan saham.
  3. 3Langkah 3: Secara berkala (misalnya setiap kuartal atau tahunan), sesuaikan nilai investasi Anda dengan porsi laba atau rugi perusahaan investee sesuai persentase kepemilikan Anda.
  4. 4Langkah 4: Kurangi nilai investasi Anda dengan jumlah dividen yang diterima dari perusahaan investee.

Contoh Penggunaan Equity Method dalam Trading

Misalnya, PT A membeli 30% saham PT B dengan biaya Rp 300 miliar. Jika pada akhir tahun, PT B melaporkan laba bersih Rp 100 miliar, maka PT A akan mencatat tambahan pendapatan sebesar 30% dari Rp 100 miliar, yaitu Rp 30 miliar, dan nilai investasinya di PT B akan bertambah menjadi Rp 330 miliar (Rp 300 miliar + Rp 30 miliar). Sebaliknya, jika PT B rugi Rp 50 miliar, maka PT A akan mencatat kerugian Rp 15 miliar (30% dari Rp 50 miliar) dan nilai investasinya menjadi Rp 285 miliar.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Metode Konsolidasi, Saham Minoritas, Pengaruh Signifikan, Laporan Keuangan, Biaya Perolehan, Dividen

Pertanyaan Umum tentang Equity Method

Kapan Equity Method tidak bisa digunakan?

Equity Method tidak bisa digunakan jika investor memiliki kendali penuh (lebih dari 50% kepemilikan saham) atau kendali bersama atas perusahaan investee, atau jika kepemilikan saham sangat kecil sehingga tidak ada pengaruh signifikan.

Apa perbedaan utama antara Equity Method dan metode biaya (Cost Method)?

Perbedaan utamanya adalah Equity Method menyesuaikan nilai investasi berdasarkan laba/rugi perusahaan investee, sedangkan Cost Method hanya mencatat dividen yang diterima dan tidak menyesuaikan nilai investasi dengan kinerja perusahaan investee.

Apakah Equity Method hanya berlaku untuk perusahaan publik?

Tidak, Equity Method dapat digunakan baik untuk investasi pada perusahaan publik maupun perusahaan privat, selama kriteria kepemilikan dan pengaruh terpenuhi.