4 menit baca 774 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Escheat
- Escheat terjadi ketika aset investasi tidak diklaim oleh pemiliknya dalam periode yang ditentukan.
- Penyebab utama escheat adalah pemilik aset tidak dapat diidentifikasi atau tidak melakukan klaim.
- Aset yang terkena escheat akan dialihkan kepemilikannya kepada pemerintah.
- Investor perlu menjaga keakuratan data pribadi dan kontak untuk menghindari escheat pada aset mereka.
- Escheat dapat berdampak pada kepemilikan dan pengalihan aset investasi jangka panjang.
📑 Daftar Isi
Apa itu Escheat?
Escheat adalah Escheat adalah pengalihan aset atau dana investasi kepada pemerintah karena pemiliknya tidak dapat diidentifikasi atau tidak mengklaimnya dalam jangka waktu tertentu.
Penjelasan Lengkap tentang Escheat
Dalam dunia trading dan investasi, Escheat adalah sebuah proses hukum di mana kepemilikan atas aset atau dana yang tidak diklaim beralih kepada negara atau pemerintah. Fenomena ini umumnya terjadi ketika pemilik sah aset tersebut tidak dapat diidentifikasi atau gagal untuk menjalankan klaim atas aset tersebut dalam periode waktu yang telah ditetapkan oleh undang-undang yang berlaku.
Mekanisme Terjadinya Escheat dalam Investasi
Dalam konteks investasi, escheat dapat muncul dalam berbagai skenario. Contoh paling umum adalah ketika seorang investor memegang instrumen investasi seperti saham atau obligasi. Seiring waktu, instrumen ini mungkin menghasilkan dividen (dari saham) atau kupon bunga (dari obligasi). Jika investor tidak aktif mengklaim dividen atau bunga ini selama beberapa tahun, dan data kontaknya tidak lagi valid atau tidak dapat dihubungi, maka aset tersebut berpotensi mengalami escheat.
Jika setelah upaya pencarian yang memadai pemiliknya tetap tidak dapat diidentifikasi atau tidak merespons, maka aset atau dana yang bersangkutan akan dikembalikan kepada pemerintah. Proses ini pada dasarnya adalah mekanisme untuk memastikan bahwa aset yang 'terlantar' tidak hilang begitu saja, melainkan dikelola oleh negara untuk kepentingan publik.
Pengelolaan Aset Pasca-Escheat
Ketika escheat terjadi, pemerintah biasanya akan menempatkan aset atau dana tersebut ke dalam rekening khusus yang berada di bawah pengelolaan pemerintah. Rekening ini seringkali dikelola oleh badan atau departemen tertentu yang bertanggung jawab atas properti tak bertuan atau aset yang tidak diklaim.
Pentingnya Bagi Investor
Bagi para investor, memahami konsep escheat sangatlah krusial, terutama bagi mereka yang melakukan investasi jangka panjang. Untuk menghindari aset investasi mereka jatuh ke dalam proses escheat, investor harus selalu:
- Memastikan bahwa informasi pribadi dan kontak yang terdaftar pada perusahaan investasi atau sekuritas selalu terbaru dan valid. Ini mencakup alamat surat, nomor telepon, dan alamat email.
- Secara berkala memeriksa portofolio investasi mereka untuk memastikan tidak ada klaim yang terlewat, seperti dividen atau bunga yang belum diambil.
- Menjaga komunikasi yang baik dengan lembaga keuangan tempat mereka berinvestasi.
Pada intinya, escheat berfungsi sebagai tindakan preventif dari pemerintah untuk menjamin bahwa aset dan dana yang berpotensi tidak diklaim tetap dapat diakses dan dikelola dengan baik. Namun, bagi investor, hal ini menekankan pentingnya manajemen aset yang proaktif dan pemeliharaan data pribadi yang akurat untuk melindungi kepemilikan mereka.
Cara Menggunakan Escheat
Untuk menghindari escheat pada aset investasi Anda, penting untuk menjaga data pribadi tetap mutakhir dan secara berkala memantau klaim pendapatan dari investasi Anda.
- 1Langkah 1: Perbarui informasi kontak Anda secara berkala di semua akun investasi Anda (alamat, nomor telepon, email).
- 2Langkah 2: Tinjau laporan investasi Anda secara rutin untuk mengidentifikasi dividen, bunga, atau pembayaran lain yang belum diklaim.
- 3Langkah 3: Aktifkan notifikasi atau pengingat dari perusahaan sekuritas Anda untuk setiap pembayaran pendapatan investasi.
- 4Langkah 4: Jika Anda pindah alamat atau mengganti nomor telepon, segera informasikan kepada semua lembaga keuangan tempat Anda berinvestasi.
Contoh Penggunaan Escheat dalam Trading
Seorang investor bernama Budi memiliki saham di PT ABC senilai Rp 50.000.000. Selama 5 tahun terakhir, PT ABC membagikan dividen total Rp 10.000.000. Namun, Budi lupa memperbarui alamat emailnya di sistem perusahaan sekuritas, sehingga ia tidak menerima pemberitahuan pembayaran dividen. Setelah 7 tahun tanpa ada klaim dari Budi dan tidak dapat dihubungi, dividen sebesar Rp 10.000.000 tersebut dapat dikenakan proses escheat dan dialihkan kepada pemerintah.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: aset tidak bertuan, properti tak terkelola, klaim aset, investasi jangka panjang, dividen, obligasi, pemerintah
Pertanyaan Umum tentang Escheat
Apa yang terjadi jika aset saya terkena escheat?
Aset atau dana Anda akan dialihkan kepemilikannya kepada pemerintah dan ditempatkan dalam rekening khusus yang dikelola oleh negara.
Bagaimana cara mendapatkan kembali aset yang sudah terkena escheat?
Prosedurnya bervariasi tergantung yurisdiksi, namun umumnya Anda perlu membuktikan kepemilikan sah atas aset tersebut kepada otoritas pemerintah yang berwenang.
Apakah escheat hanya berlaku untuk investasi finansial?
Tidak, escheat dapat berlaku untuk berbagai jenis aset, termasuk properti, rekening bank, dan aset lainnya yang tidak diklaim oleh pemiliknya.
Berapa lama jangka waktu sebelum aset dikenakan escheat?
Jangka waktu ini bervariasi tergantung pada hukum di setiap negara atau wilayah, namun umumnya berkisar antara beberapa tahun hingga belasan tahun.