3 menit baca 680 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Escrowed Shares

  • Escrowed Shares adalah saham yang disimpan di rekening khusus sebelum siap diperdagangkan.
  • Tujuannya adalah melindungi investor dan memastikan kepatuhan regulasi.
  • Dapat digunakan dalam IPO untuk mencegah risiko likuiditas bagi investor awal.
  • Juga berfungsi sebagai insentif atau kompensasi bagi karyawan atau direktur dengan pembatasan penjualan.
  • Membantu mengendalikan pasokan saham dan menjaga stabilitas harga.

📑 Daftar Isi

Apa itu Escrowed Shares?

Escrowed Shares adalah Saham yang ditahan sementara di rekening escrow sebelum diperdagangkan, melindungi investor dan mengontrol pasokan saham.

Penjelasan Lengkap tentang Escrowed Shares

Escrowed Shares, atau Saham Escrow, merujuk pada saham yang ditempatkan dalam sebuah Rekening Escrow (Escrow Account) oleh pihak ketiga yang netral. Rekening ini berfungsi sebagai penampung sementara saham tersebut sebelum diperdagangkan secara bebas di pasar modal. Proses ini melibatkan perusahaan penerbit saham, investor, dan lembaga kustodian atau pihak ketiga yang bertindak sebagai pemegang saham escrow.

Tujuan Utama Penggunaan Escrowed Shares

Penggunaan Escrowed Shares memiliki beberapa tujuan krusial:

  • Perlindungan Investor: Mekanisme escrow memastikan bahwa saham yang ditawarkan telah memenuhi semua persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku. Ini memberikan jaminan kepada investor bahwa mereka berinvestasi pada aset yang sah dan terverifikasi.
  • Manajemen Likuiditas: Khususnya dalam konteks Initial Public Offering (IPO) atau penggalangan dana, Escrowed Shares dapat mencegah lonjakan pasokan saham yang tiba-tiba saat pertama kali diperdagangkan. Hal ini membantu meminimalkan risiko kesulitan likuiditas bagi investor awal dan menjaga stabilitas harga.
  • Insentif dan Kompensasi: Perusahaan seringkali menggunakan Escrowed Shares sebagai bagian dari paket kompensasi atau insentif bagi karyawan, direktur, atau pemegang saham utama. Saham ini akan dilepaskan kepada penerima setelah memenuhi periode vesting atau kondisi tertentu yang telah disepakati, sehingga membatasi penjualan mendadak yang bisa mempengaruhi harga saham.
  • Pengendalian Pasokan Saham: Dengan menahan sebagian saham dalam escrow, perusahaan dapat secara efektif mengontrol jumlah saham yang beredar di pasar. Ini merupakan strategi untuk mencegah fluktuasi harga yang ekstrem akibat penawaran atau penjualan dalam jumlah besar secara tiba-tiba.

Mekanisme Kerja Rekening Escrow

Rekening Escrow berperan sebagai penengah yang aman. Perusahaan menyetorkan saham ke rekening ini, dan lembaga escrow akan menahannya sesuai dengan instruksi yang disepakati. Saham tersebut baru akan dilepaskan ke investor atau penerima yang berhak setelah semua syarat dalam perjanjian escrow terpenuhi. Ini bisa berupa selesainya periode penguncian (lock-up period), pencapaian target kinerja perusahaan, atau selesainya proses IPO.

Secara keseluruhan, Escrowed Shares adalah instrumen penting dalam dunia pasar modal yang dirancang untuk menciptakan transparansi, keamanan, dan stabilitas, baik bagi emiten maupun investor.

Cara Menggunakan Escrowed Shares

Escrowed Shares digunakan oleh perusahaan dalam berbagai skenario, seperti IPO, kompensasi karyawan, atau restrukturisasi, untuk mengelola pelepasan saham dan melindungi kepentingan semua pihak.

  1. 1Perusahaan sepakat dengan lembaga escrow mengenai syarat dan ketentuan penyimpanan saham.
  2. 2Saham yang dimaksud diserahkan dan disimpan dalam rekening escrow.
  3. 3Pihak penerima saham (investor, karyawan, dll.) harus memenuhi syarat yang ditetapkan dalam perjanjian escrow.
  4. 4Setelah syarat terpenuhi, lembaga escrow akan melepaskan saham kepada pihak penerima yang berhak.

Contoh Penggunaan Escrowed Shares dalam Trading

Perusahaan teknologi 'Inovasi Maju' melakukan IPO. Sebagian saham yang dialokasikan untuk investor awal ditempatkan dalam rekening escrow untuk periode 6 bulan setelah listing. Hal ini untuk mencegah investor besar menjual saham mereka secara massal di hari pertama perdagangan, yang berpotensi menekan harga saham Inovasi Maju. Setelah 6 bulan, saham tersebut baru dapat diperdagangkan secara bebas.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Rekening Escrow, IPO (Initial Public Offering), Lock-up Period, Saham, Pasar Modal, Regulasi Pasar Modal, Investor

Pertanyaan Umum tentang Escrowed Shares

Apa perbedaan utama antara saham biasa dan Escrowed Shares?

Saham biasa dapat diperdagangkan secara bebas di pasar kapan saja, sementara Escrowed Shares ditahan sementara di rekening escrow dan hanya dapat diperdagangkan setelah memenuhi kondisi tertentu.

Siapa yang mengelola Rekening Escrow?

Rekening Escrow biasanya dikelola oleh pihak ketiga yang netral, seperti bank kustodian, lembaga keuangan, atau pengacara, yang bertindak sebagai pemegang saham perantara.

Apakah Escrowed Shares selalu terkait dengan IPO?

Tidak selalu. Meskipun umum digunakan dalam IPO, Escrowed Shares juga dapat digunakan untuk tujuan lain seperti kompensasi karyawan, merger, akuisisi, atau sebagai bagian dari kesepakatan restrukturisasi perusahaan.