5 menit baca 982 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future

  • Ethereum Classic (ETC) lahir dari hard fork Ethereum pada tahun 2016 akibat peretasan DAO.
  • Perpecahan ini terjadi karena perbedaan pandangan komunitas mengenai penanganan peretasan.
  • ETC melanjutkan blockchain Ethereum asli tanpa perubahan pasca-peretasan.
  • Nilai dan masa depan ETC dipengaruhi oleh adopsi pasar, persaingan, dan pengembangan jaringan.
  • Analisis fundamental dan teknikal sangat penting sebelum berinvestasi di ETC.

📑 Daftar Isi

Apa itu Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future?

Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future adalah Ethereum Classic (ETC) adalah cryptocurrency hasil fork dari Ethereum yang mempertahankan blockchain asli setelah perpecahan protokol pada tahun 2016.

Penjelasan Lengkap tentang Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future

Ethereum Classic (ETC) adalah salah satu jenis cryptocurrency yang cukup dikenal di kalangan investor dan trader global. Istimewanya, Ethereum Classic merupakan hasil dari sebuah peristiwa penting dalam sejarah teknologi blockchain, yaitu sebuah garpu (fork) dari jaringan Ethereum.

Apa Itu Garpu (Fork) dalam Cryptocurrency?

Dalam konteks cryptocurrency, garpu atau fork adalah perubahan pada protokol yang mendasari cara kerja sebuah mata uang digital. Ada dua jenis utama garpu:

  • Soft Fork: Perubahan yang kompatibel dengan versi sebelumnya. Node yang tidak melakukan pembaruan masih dapat memvalidasi transaksi dari node yang sudah diperbarui.
  • Hard Fork: Perubahan yang tidak kompatibel dengan versi sebelumnya. Membutuhkan semua node untuk memperbarui perangkat lunak agar tetap berada di jaringan yang sama. Jika tidak, jaringan akan terpecah menjadi dua rantai blockchain yang berbeda.

Sejarah Lahirnya Ethereum Classic (ETC)

Sejarah Ethereum Classic berawal pada tahun 2016. Saat itu, sebuah organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang beroperasi di atas protokol Ethereum mengalami peretasan besar-besaran. Peristiwa ini menimbulkan perdebatan sengit di komunitas Ethereum mengenai cara terbaik untuk menangani dana yang dicuri dan memulihkan kepercayaan. Mayoritas komunitas Ethereum memutuskan untuk melakukan hard fork. Tujuannya adalah untuk membalikkan transaksi peretasan dan mengembalikan dana kepada pemiliknya. Namun, sekelompok pengguna dan penambang Ethereum memiliki pandangan berbeda. Mereka berpendapat bahwa blockchain seharusnya tidak dapat diubah (immutable) dan keputusan untuk membalikkan transaksi melanggar prinsip desentralisasi. Kelompok inilah yang memilih untuk tidak mengikuti hard fork yang dilakukan oleh mayoritas. Mereka tetap melanjutkan operasional blockchain Ethereum asli tanpa modifikasi tersebut. Inilah yang kemudian dikenal sebagai Ethereum Classic (ETC). Sementara itu, blockchain yang mengikuti hard fork dan melakukan pembalikan transaksi dikenal sebagai Ethereum (ETH) yang kita kenal sekarang.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Ethereum Classic

Meskipun memiliki sejarah yang kontroversial, Ethereum Classic tetap menjadi aset digital yang menarik minat banyak investor dan trader. Seperti cryptocurrency lainnya, harga ETC sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor:

  • Adopsi Pasar: Seberapa luas ETC digunakan dalam aplikasi, layanan, dan diterima sebagai alat pembayaran.
  • Persaingan: Munculnya cryptocurrency baru dan inovasi dari pesaing dapat mempengaruhi pangsa pasar ETC.
  • Faktor Fundamental: Perkembangan teknologi, kemitraan strategis, dan berita positif terkait ekosistem ETC.
  • Sentimen Pasar: Kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjang ETC, serta pengaruh berita makroekonomi dan regulasi.

Oleh karena itu, sebelum melakukan aktivitas trading atau investasi pada Ethereum Classic, sangat disarankan untuk melakukan analisis fundamental (menilai nilai intrinsik aset) dan analisis teknikal (mempelajari pola harga dan volume perdagangan) secara mendalam.

Potensi Masa Depan Ethereum Classic

Masa depan Ethereum Classic menunjukkan potensi untuk terus berkembang. Beberapa entitas besar di industri blockchain, seperti ETC Labs dan Input Output Hong Kong (IOHK), telah menunjukkan minat dan komitmen untuk pengembangan ekosistem ETC. Jaringan Ethereum Classic juga terus berupaya untuk meningkatkan kapabilitasnya melalui berbagai upgrade. Pembaruan ini sering kali berfokus pada peningkatan aspek keamanan, efisiensi transaksi, dan skalabilitas jaringan. Namun, penting untuk diingat bahwa investasi dalam cryptocurrency selalu mengandung risiko. Lakukan riset mandiri (DYOR - Do Your Own Research) dan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.

Cara Menggunakan Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future

Memahami Ethereum Classic (ETC) sebagai aset investasi dan trading memerlukan analisis terhadap fundamental proyek, perkembangan teknologinya, serta dinamika pasar cryptocurrency secara umum.

  1. 1Pelajari sejarah dan alasan di balik pemisahan ETC dari ETH untuk memahami filosofi dasarnya.
  2. 2Analisis fundamental ETC, termasuk tim pengembang, mitra, kasus penggunaan, dan peta jalan pengembangan proyek.
  3. 3Pantau berita dan pengumuman terkait perkembangan jaringan ETC, seperti upgrade protokol atau adopsi oleh platform baru.
  4. 4Gunakan analisis teknikal pada grafik harga ETC untuk mengidentifikasi tren, level support/resistance, dan potensi titik masuk/keluar trading.
  5. 5Diversifikasi portofolio investasi Anda dan jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan.

Contoh Penggunaan Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future dalam Trading

Seorang trader forex profesional yang juga aktif di pasar kripto melihat adanya potensi kenaikan harga pada Ethereum Classic (ETC) setelah membaca berita tentang kemitraan baru antara ETC Labs dengan sebuah perusahaan teknologi besar untuk mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan ETC. Trader tersebut kemudian melakukan analisis teknikal pada grafik ETC/USD, mengidentifikasi bahwa harga ETC baru saja menembus level resistance penting dengan volume pembelian yang meningkat. Berdasarkan analisis fundamental (berita positif) dan teknikal (sinyal bullish), trader tersebut memutuskan untuk membuka posisi beli (long) pada ETC/USD, dengan menetapkan target profit pada level resistance berikutnya dan stop-loss di bawah level support yang baru terbentuk.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Cryptocurrency, Blockchain, Hard Fork, DAO, ETH, Trading Forex, Analisis Fundamental, Analisis Teknikal

Pertanyaan Umum tentang Ethereum Classic (ETC) Definition, History, Future

Apa perbedaan utama antara Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC)?

Perbedaan utama terletak pada sejarahnya. ETH adalah hasil dari hard fork yang membalikkan transaksi peretasan DAO, sementara ETC adalah blockchain asli yang mempertahankan integritas blockchain tanpa membalikkan transaksi tersebut.

Apakah Ethereum Classic masih relevan di pasar cryptocurrency saat ini?

Ya, Ethereum Classic masih relevan dan terus dikembangkan oleh komunitas serta perusahaan seperti ETC Labs dan IOHK, dengan fokus pada peningkatan keamanan dan efisiensi.

Bagaimana cara melakukan trading Ethereum Classic?

Trading Ethereum Classic dapat dilakukan di berbagai bursa cryptocurrency dengan pasangan perdagangan seperti ETC/USD, ETC/BTC, atau pasangan lainnya. Anda perlu melakukan analisis pasar, menentukan strategi trading, dan menggunakan platform bursa yang terpercaya.