4 menit baca 713 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Ex-Dividend
- Ex-Dividend menandakan bahwa saham tidak lagi memiliki hak untuk dividen yang telah diumumkan.
- Investor yang membeli saham pada atau setelah tanggal ex-dividend tidak akan menerima dividen.
- Tanggal ex-dividend penting untuk menentukan siapa pemegang saham yang berhak atas dividen.
- Pergerakan harga saham seringkali dipengaruhi menjelang dan setelah tanggal ex-dividend.
📑 Daftar Isi
Apa itu Ex-Dividend?
Ex-Dividend adalah Ex-Dividend adalah tanggal setelah perusahaan mengumumkan dividen, di mana pembeli saham tidak lagi berhak menerima dividen tersebut.
Penjelasan Lengkap tentang Ex-Dividend
Dalam dunia investasi saham, istilah Ex-Dividend merujuk pada periode waktu krusial yang memengaruhi hak investor terhadap pembagian dividen. Secara harfiah, 'ex-dividend' berarti 'tanpa dividen'. Ini mengindikasikan bahwa pada tanggal ex-dividend yang ditetapkan oleh perusahaan, investor yang membeli saham tidak lagi berhak untuk menerima dividen yang telah diumumkan sebelumnya.
Apa Itu Tanggal Ex-Dividend?
Setiap perusahaan yang memutuskan untuk membagikan sebagian keuntungannya kepada pemegang saham dalam bentuk dividen, akan menetapkan beberapa tanggal penting terkait proses pembagian tersebut. Salah satu tanggal terpenting adalah tanggal ex-dividend. Tanggal ini adalah batas waktu bagi investor untuk membeli saham agar berhak menerima dividen.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Misalkan sebuah perusahaan mengumumkan akan membagikan dividen sebesar Rp 100 per lembar saham pada tanggal 1 Januari. Perusahaan tersebut kemudian menetapkan tanggal ex-dividend pada tanggal 15 Januari. Dalam skenario ini:
- Investor yang memiliki saham sebelum tanggal 15 Januari (misalnya, pada tanggal 14 Januari atau sebelumnya) akan berhak menerima dividen Rp 100 per lembar saham.
- Investor yang membeli saham pada tanggal 15 Januari atau setelahnya, tidak akan menerima dividen tersebut.
Pembayaran dividen biasanya akan dilakukan beberapa hari setelah tanggal ex-dividend, yang dikenal sebagai 'tanggal pembayaran' (payment date).
Dampak pada Harga Saham
Tanggal ex-dividend memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pergerakan harga saham. Menjelang tanggal ex-dividend, investor yang ingin mendapatkan dividen cenderung akan membeli saham, yang dapat mendorong harga naik. Namun, setelah melewati tanggal ex-dividend, saham tersebut secara teknis 'kehilangan' nilai dividen yang akan dibagikan. Akibatnya, harga saham seringkali mengalami penurunan sebesar nilai dividen yang dibagikan. Fenomena ini dikenal sebagai 'penyesuaian harga ex-dividend'. Trader dan investor perlu memahami dinamika ini untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Cara Menggunakan Ex-Dividend
Memahami tanggal ex-dividend sangat penting bagi investor saham untuk menentukan apakah mereka akan menerima dividen atau tidak, serta untuk mengantisipasi pergerakan harga saham.
- 1Langkah 1: Identifikasi pengumuman dividen dari perusahaan yang Anda minati, perhatikan tanggal pencatatan (record date) dan tanggal ex-dividend.
- 2Langkah 2: Jika Anda ingin menerima dividen, pastikan Anda membeli saham sebelum tanggal ex-dividend.
- 3Langkah 3: Jika Anda tidak tertarik pada dividen atau ingin menghindari potensi penurunan harga setelah ex-dividend, Anda bisa membeli saham pada atau setelah tanggal ex-dividend.
- 4Langkah 4: Pantau pergerakan harga saham menjelang dan setelah tanggal ex-dividend untuk mengoptimalkan strategi trading Anda.
Contoh Penggunaan Ex-Dividend dalam Trading
Sebuah perusahaan teknologi mengumumkan akan membagikan dividen sebesar Rp 50 per saham pada 10 Mei. Tanggal ex-dividend ditetapkan pada 20 Mei. Jika Anda membeli saham perusahaan tersebut pada 19 Mei, Anda berhak mendapatkan dividen. Namun, jika Anda membelinya pada 20 Mei atau setelahnya, Anda tidak akan menerima dividen tersebut. Harga saham perusahaan tersebut kemungkinan akan turun sekitar Rp 50 pada pembukaan perdagangan tanggal 20 Mei, mencerminkan hilangnya hak atas dividen.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: dividen, tanggal pencatatan (record date), tanggal pembayaran (payment date), cum-dividend, penyesuaian harga ex-dividend, pasar modal
Pertanyaan Umum tentang Ex-Dividend
Apa perbedaan antara tanggal pencatatan (record date) dan tanggal ex-dividend?
Tanggal pencatatan (record date) adalah tanggal di mana perusahaan akan mencatat siapa saja pemegang saham yang berhak menerima dividen. Investor harus memiliki saham pada tanggal ini. Tanggal ex-dividend biasanya satu hari kerja sebelum tanggal pencatatan. Jika Anda membeli saham pada atau setelah tanggal ex-dividend, Anda tidak akan terdaftar sebagai pemegang saham pada tanggal pencatatan, sehingga tidak berhak menerima dividen.
Apakah semua saham membagikan dividen?
Tidak, tidak semua saham membagikan dividen. Perusahaan memutuskan untuk membagikan dividen berdasarkan kebijakan perusahaan, kondisi keuangan, dan rencana pertumbuhan di masa depan. Banyak perusahaan, terutama yang sedang berkembang pesat, memilih untuk menginvestasikan kembali keuntungannya ke dalam bisnis daripada membagikannya sebagai dividen.
Bagaimana jika saya menjual saham sebelum tanggal ex-dividend?
Jika Anda menjual saham sebelum tanggal ex-dividend, Anda tidak lagi berhak atas dividen tersebut. Hak atas dividen akan beralih kepada pembeli saham Anda.