4 menit baca 849 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money
- Exercise Price adalah harga kesepakatan untuk membeli atau menjual aset dasar melalui opsi.
- Opsi Put memberikan hak jual pada Exercise Price, sementara Opsi Call memberikan hak beli.
- Opsi 'In-the-Money' (ITM) memiliki nilai intrinsik positif, 'Out-of-the-Money' (OTM) negatif, dan 'At-the-Money' (ATM) nilainya nol.
- Memahami Exercise Price sangat krusial untuk menentukan potensi keuntungan atau kerugian dalam trading opsi.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money?
Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money adalah Exercise Price adalah harga yang ditetapkan saat membeli opsi, yang akan digunakan saat opsi dieksekusi. Juga dikenal sebagai strike price.
Penjelasan Lengkap tentang Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money
Apa Itu Exercise Price?
Dalam dunia trading dan investasi, khususnya pada instrumen derivatif seperti opsi, Exercise Price memegang peranan yang sangat penting. Istilah ini juga sering dikenal sebagai Strike Price. Secara mendasar, Exercise Price adalah harga yang telah disepakati di awal ketika sebuah kontrak opsi dibeli atau diterbitkan. Harga ini akan menjadi acuan utama saat pemilik opsi memutuskan untuk mengeksekusi haknya, baik untuk membeli maupun menjual aset dasar yang mendasarinya.
Peran Exercise Price pada Opsi Put dan Call
Exercise Price memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada jenis opsi yang diperdagangkan:
- Opsi Put: Memberikan hak kepada pemegangnya (pembeli opsi put) untuk menjual aset dasar pada Exercise Price yang telah ditentukan, terlepas dari harga pasar aset tersebut saat eksekusi.
- Opsi Call: Memberikan hak kepada pemegangnya (pembeli opsi call) untuk membeli aset dasar pada Exercise Price yang telah ditetapkan, terlepas dari harga pasar aset tersebut saat eksekusi.
Kondisi Opsi Berdasarkan Exercise Price: In-the-Money (ITM), Out-of-the-Money (OTM), dan At-the-Money (ATM)
Posisi Exercise Price relatif terhadap harga pasar aset dasar saat ini menentukan status nilai intrinsik opsi tersebut:
- In-the-Money (ITM): Terjadi ketika Exercise Price lebih menguntungkan dibandingkan harga pasar.
- Untuk Opsi Call: Harga pasar aset lebih tinggi dari Exercise Price.
- Untuk Opsi Put: Harga pasar aset lebih rendah dari Exercise Price. Â Â Â Â Â Â Â Â Opsi ITM memiliki nilai intrinsik positif.
- Out-of-the-Money (OTM): Terjadi ketika Exercise Price kurang menguntungkan dibandingkan harga pasar.
- Untuk Opsi Call: Harga pasar aset lebih rendah dari Exercise Price.
- Untuk Opsi Put: Harga pasar aset lebih tinggi dari Exercise Price. Â Â Â Â Â Â Â Â Opsi OTM secara teori memiliki nilai intrinsik negatif (meskipun dalam prakteknya nilai premiumnya tetap ada).
- At-the-Money (ATM): Terjadi ketika Exercise Price sama persis dengan harga pasar aset dasar. Opsi ATM memiliki nilai intrinsik nol.
Pemahaman mendalam mengenai Exercise Price dan bagaimana ia berinteraksi dengan harga pasar adalah fundamental bagi setiap trader opsi. Keputusan untuk mengeksekusi opsi atau membiarkannya kadaluarsa sangat bergantung pada analisis posisi Exercise Price ini, yang pada akhirnya akan menentukan profitabilitas investasi Anda.
Cara Menggunakan Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money
Trader menggunakan Exercise Price untuk menganalisis potensi keuntungan atau kerugian dari sebuah opsi dan memutuskan apakah akan mengeksekusi haknya.
- 1Identifikasi jenis opsi (Call atau Put) dan aset dasarnya.
- 2Periksa Exercise Price yang tertera pada kontrak opsi.
- 3Bandingkan Exercise Price dengan harga pasar aset dasar saat ini.
- 4Tentukan apakah opsi tersebut ITM, OTM, atau ATM untuk memperkirakan nilai intrinsik dan potensi profit/loss.
Contoh Penggunaan Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money dalam Trading
Misalkan Anda membeli Opsi Call pada saham XYZ dengan Exercise Price Rp 1.000 per lembar. Saat ini, harga saham XYZ di pasar adalah Rp 1.200 per lembar.
Karena harga pasar (Rp 1.200) lebih tinggi dari Exercise Price (Rp 1.000), opsi Call Anda berada dalam kondisi In-the-Money (ITM). Anda memiliki hak untuk membeli saham XYZ seharga Rp 1.000, padahal harga pasarnya adalah Rp 1.200. Ini berarti Anda memiliki potensi keuntungan sebesar Rp 200 per lembar (belum termasuk premi yang Anda bayarkan saat membeli opsi).
Sebaliknya, jika harga pasar saham XYZ turun menjadi Rp 900, maka opsi Call Anda akan menjadi Out-of-the-Money (OTM) karena Exercise Price (Rp 1.000) lebih tinggi dari harga pasar (Rp 900). Mengeksekusi hak beli pada harga Rp 1.000 akan merugikan Anda.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Saham, Strike Price, Opsi Put, Opsi Call, In-the-Money (ITM), Out-of-the-Money (OTM), At-the-Money (ATM), Nilai Intrinsik, Aset Dasar
Pertanyaan Umum tentang Excersise Price: Overview, Put and Calls, In and Out of The Money
Apakah Exercise Price bisa berubah?
Exercise Price ditetapkan saat kontrak opsi dibuat dan tidak berubah selama masa berlaku opsi tersebut.
Apakah Exercise Price sama dengan harga premi opsi?
Tidak, Exercise Price adalah harga pelaksanaan opsi, sedangkan premi opsi adalah biaya yang dibayarkan untuk membeli hak yang diberikan oleh opsi.
Bagaimana cara menentukan Exercise Price terbaik saat membeli opsi?
Pemilihan Exercise Price tergantung pada strategi trading, pandangan Anda terhadap pergerakan aset dasar, dan toleransi risiko Anda. Opsi dengan Exercise Price yang lebih dekat ke harga pasar saat ini cenderung memiliki premi lebih tinggi namun potensi pergerakan harga yang lebih cepat.