4 menit baca 754 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Exchange Traded Product (ETP)
- ETP adalah instrumen keuangan yang diperdagangkan di bursa layaknya saham.
- ETP mewakili portofolio investasi yang lebih luas, bukan hanya satu aset tunggal.
- Menawarkan likuiditas tinggi karena diperdagangkan di pasar terbuka.
- Umumnya memiliki biaya rendah dan aksesibilitas yang baik bagi investor pemula.
- Terdapat berbagai jenis ETP seperti ETF, ETN, dan ETC.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Exchange Traded Product (ETP)
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Exchange Traded Product (ETP)?
Exchange Traded Product (ETP) adalah ETP adalah produk investasi yang diperdagangkan di bursa, mewakili aset seperti indeks, komoditas, atau obligasi, menawarkan likuiditas dan biaya rendah.
Penjelasan Lengkap tentang Exchange Traded Product (ETP)
Exchange Traded Product (ETP) adalah kategori luas dari instrumen keuangan yang dirancang untuk diperdagangkan di bursa saham, mirip dengan cara saham biasa diperjualbelikan. Berbeda dengan saham yang mewakili kepemilikan di satu perusahaan, ETP mewakili kepemilikan atas portofolio investasi yang lebih besar. Portofolio ini bisa sangat beragam, mencakup berbagai jenis aset seperti:
- Indeks Saham: Melacak kinerja indeks pasar saham tertentu (misalnya, S&P 500, IDX30).
- Komoditas: Mewakili harga komoditas seperti emas, minyak, atau gandum.
- Obligasi: Mengikuti pergerakan harga atau kinerja kumpulan obligasi.
- Mata Uang: Mencerminkan pergerakan nilai tukar mata uang.
Salah satu keunggulan utama ETP adalah likuiditasnya yang tinggi. Karena diperdagangkan di pasar terbuka, investor dapat membeli atau menjual unit ETP kapan saja selama jam perdagangan bursa, yang meminimalkan risiko kesulitan dalam mengeksekusi order.
Selain likuiditas, ETP juga dikenal dengan biaya yang relatif rendah dibandingkan dengan reksa dana tradisional. Hal ini membuatnya sangat menarik bagi investor, terutama mereka yang memiliki modal investasi terbatas, karena jumlah minimal investasi pada ETP umumnya juga lebih rendah.
Dalam kategori ETP, terdapat beberapa sub-jenis yang populer, masing-masing dengan struktur dan karakteristiknya sendiri:
- ETF (Exchange Traded Fund): Jenis ETP yang paling umum, yang biasanya melacak indeks dan didukung oleh aset yang mendasarinya.
- ETN (Exchange Traded Note): Merupakan surat utang tanpa jaminan yang diterbitkan oleh lembaga keuangan. Kinerja ETN terkait dengan indeks atau strategi tertentu, namun investor menanggung risiko kredit dari penerbit.
- ETC (Exchange Traded Commodity): Dirancang khusus untuk melacak harga komoditas, baik secara fisik maupun melalui derivatif.
Dengan memanfaatkan ETP, investor dapat dengan mudah dan efisien melakukan diversifikasi portofolio investasi mereka. Diversifikasi ini membantu menyebarkan risiko dan berpotensi meningkatkan imbal hasil. Investor dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan harga aset yang diwakili oleh ETP tersebut.
Namun, penting untuk diingat bahwa seperti semua bentuk investasi, ETP juga mengandung risiko inheren. Investor disarankan untuk melakukan analisis pasar yang cermat, memahami struktur ETP yang dipilih, dan mempertimbangkan tujuan investasi serta toleransi risiko mereka sebelum melakukan transaksi.
Cara Menggunakan Exchange Traded Product (ETP)
ETP digunakan oleh investor untuk mendapatkan eksposur terhadap berbagai kelas aset, melakukan diversifikasi portofolio, dan berpotensi meraih keuntungan dari pergerakan pasar dengan cara yang efisien dan berbiaya rendah.
- 1Identifikasi tujuan investasi dan toleransi risiko Anda.
- 2Pilih jenis ETP (ETF, ETN, ETC) yang paling sesuai dengan aset yang ingin Anda wakili (indeks, komoditas, obligasi, dll.).
- 3Lakukan riset mendalam mengenai ETP spesifik, termasuk aset yang mendasarinya, biaya manajemen (expense ratio), likuiditas, dan rekam jejak kinerja.
- 4Buka akun di broker yang menyediakan akses ke perdagangan ETP dan lakukan pembelian sesuai dengan strategi investasi Anda.
Contoh Penggunaan Exchange Traded Product (ETP) dalam Trading
Seorang trader forex ingin mendapatkan eksposur terhadap pasar komoditas emas tanpa harus membeli emas fisik. Ia dapat membeli unit Exchange Traded Commodity (ETC) yang melacak harga emas. Jika harga emas naik, nilai unit ETC tersebut juga akan ikut naik, memberikan keuntungan bagi trader. Sebaliknya, jika harga emas turun, nilai ETC akan turun. Trader ini dapat membeli atau menjual ETC tersebut kapan saja selama jam perdagangan bursa, memanfaatkan likuiditasnya.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: ETF, ETN, ETC, Diversifikasi Portofolio, Likuiditas, Instrumen Keuangan, Bursa Saham, Manajemen Risiko
Pertanyaan Umum tentang Exchange Traded Product (ETP)
Apa perbedaan utama antara ETP dan reksa dana tradisional?
Perbedaan utamanya terletak pada cara perdagangannya. ETP diperdagangkan di bursa sepanjang hari seperti saham, sementara reksa dana tradisional biasanya dibeli dan dijual pada akhir hari dengan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB).
Apakah ETP cocok untuk pemula?
Ya, ETP seringkali cocok untuk pemula karena menawarkan diversifikasi instan, biaya rendah, dan aksesibilitas yang mudah. Namun, pemula tetap perlu memahami risiko yang ada dan melakukan riset sebelum berinvestasi.
Bagaimana cara kerja ETP dalam hal kepemilikan aset?
ETP mewakili kepemilikan atas sekeranjang aset yang mendasarinya. Misalnya, ETF yang melacak indeks saham akan memiliki saham-saham yang ada dalam indeks tersebut, atau instrumen derivatif yang mereplikasi pergerakan indeks.