5 menit baca 906 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Extended Trading
- Extended trading memungkinkan transaksi aset setelah jam bursa reguler berakhir.
- Memberikan peluang untuk bereaksi cepat terhadap berita atau pengumuman penting yang dirilis di luar jam pasar.
- Memiliki risiko lebih tinggi akibat volume perdagangan yang lebih rendah dan potensi manipulasi harga.
- Dapat diakses melalui platform trading elektronik broker atau sistem bursa terintegrasi.
- Membutuhkan pemahaman risiko, analisis pasar, dan fundamental sebelum berpartisipasi.
📑 Daftar Isi
Apa itu Extended Trading?
Extended Trading adalah Extended trading, atau after-hours trading, adalah aktivitas jual-beli aset keuangan di luar jam perdagangan bursa reguler, memungkinkan respons terhadap berita terkini namun dengan risiko lebih tinggi.
Penjelasan Lengkap tentang Extended Trading
Apa itu Extended Trading?
Extended trading, yang juga dikenal luas sebagai after-hours trading atau perdagangan di luar jam bursa, merujuk pada aktivitas jual-beli aset keuangan, terutama saham, yang dilakukan di luar sesi perdagangan reguler sebuah bursa saham. Jam perdagangan reguler pada umumnya memiliki jadwal yang ditetapkan, misalnya dari pukul 09.30 pagi hingga 04.00 sore waktu setempat. Sementara itu, sesi extended trading biasanya dimulai setelah jam penutupan reguler, seringkali dari pukul 04.00 sore hingga 08.00 malam, meskipun durasinya dapat bervariasi tergantung pada bursa dan broker.
Tujuan dan Manfaat Extended Trading
Tujuan utama dari extended trading adalah untuk memberikan fleksibilitas kepada para investor dan trader. Hal ini memungkinkan mereka untuk tetap aktif dalam pasar dan melakukan transaksi jual-beli bahkan ketika bursa reguler sudah tutup. Manfaat utamanya adalah:
- Respons Cepat terhadap Informasi: Investor dapat segera merespons berita penting, pengumuman pendapatan perusahaan, data ekonomi makro, atau peristiwa global yang dirilis setelah jam perdagangan reguler berakhir. Ini sangat krusial di pasar yang bergerak cepat.
- Penyesuaian Posisi: Memberikan kesempatan untuk menyesuaikan posisi portofolio sebelum sesi perdagangan berikutnya dimulai, berdasarkan informasi terbaru.
Risiko dalam Extended Trading
Meskipun menawarkan keuntungan, extended trading juga datang dengan serangkaian risiko yang lebih signifikan dibandingkan dengan perdagangan selama jam reguler:
- Volume Perdagangan Rendah: Jumlah partisipan yang aktif di pasar extended trading jauh lebih sedikit. Volume yang lebih rendah ini dapat menyebabkan spread (selisih antara harga beli dan jual) yang lebih lebar, membuat eksekusi order menjadi lebih sulit dan berpotensi merugikan.
- Potensi Manipulasi Harga: Dengan likuiditas yang rendah, harga aset bisa lebih rentan terhadap fluktuasi besar yang disebabkan oleh sedikit transaksi, yang terkadang dapat mengarah pada upaya manipulasi harga.
- Ketidakpastian Harga: Pergerakan harga di sesi extended trading mungkin tidak selalu mencerminkan sentimen pasar secara keseluruhan karena partisipasi yang terbatas.
- Eksekusi Order: Order yang ditempatkan selama extended trading mungkin tidak dieksekusi segera atau dieksekusi pada harga yang jauh dari yang diharapkan.
Cara Melakukan Extended Trading
Pelaksanaan extended trading umumnya difasilitasi melalui sistem perdagangan elektronik. Broker-broker modern menyediakan platform trading online yang terintegrasi dengan bursa saham, atau memiliki akses ke pasar over-the-counter (OTC) yang memungkinkan transaksi di luar bursa utama. Beberapa bursa besar seperti Nasdaq juga memiliki sesi extended trading yang terstruktur.
Pentingnya Analisis dan Pemahaman Risiko
Sebelum terlibat dalam extended trading, sangat penting bagi investor dan trader untuk:
- Memahami secara mendalam risiko yang terkait dengan volume rendah dan potensi volatilitas.
- Meluangkan waktu untuk melakukan analisis pasar yang cermat, termasuk analisis fundamental dan teknikal, bahkan untuk aset yang sudah dikenal.
- Mengkaji berita dan pengumuman yang relevan yang dapat memengaruhi harga aset.
- Memiliki strategi manajemen risiko yang kuat, termasuk penggunaan stop-loss order jika memungkinkan.
Cara Menggunakan Extended Trading
Extended trading digunakan oleh trader untuk memanfaatkan informasi yang muncul di luar jam pasar reguler atau untuk menyesuaikan posisi sebelum sesi berikutnya, namun dengan kewaspadaan terhadap risiko likuiditas dan volatilitas yang lebih tinggi.
- 1Identifikasi berita atau peristiwa penting yang berpotensi memengaruhi harga aset setelah jam perdagangan reguler.
- 2Akses platform trading broker Anda yang mendukung sesi extended trading.
- 3Analisis kembali kondisi pasar terkini dan pertimbangkan dampak berita terhadap volatilitas harga.
- 4Tempatkan order jual atau beli dengan hati-hati, pertimbangkan spread yang lebih lebar dan kemungkinan eksekusi yang tertunda.
- 5Pantau posisi Anda secara aktif dan gunakan alat manajemen risiko seperti stop-loss order jika tersedia.
Contoh Penggunaan Extended Trading dalam Trading
Misalnya, sebuah perusahaan teknologi mengumumkan laporan pendapatan kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi pasar pada pukul 5 sore, setelah bursa saham reguler ditutup. Seorang trader yang memantau berita ini dapat segera masuk ke platform extended trading broker mereka dan membeli saham perusahaan tersebut, berharap harga akan naik tajam saat bursa dibuka kembali keesokan harinya. Namun, trader tersebut juga harus menyadari bahwa karena volume yang lebih rendah, harga saham bisa saja berfluktuasi liar atau pesanan beli mereka mungkin tidak dieksekusi pada harga yang diinginkan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: after-hours trading, jam perdagangan bursa, volume perdagangan, likuiditas, spread, volatilitas, platform trading online, analisis fundamental, manajemen risiko
Pertanyaan Umum tentang Extended Trading
Apakah semua aset bisa diperdagangkan di extended trading?
Tidak semua aset dapat diperdagangkan di extended trading. Umumnya, ini lebih umum untuk saham dan beberapa instrumen derivatif. Ketersediaan tergantung pada bursa dan broker yang Anda gunakan.
Apakah harga di extended trading selalu lebih baik?
Belum tentu. Karena volume perdagangan yang lebih rendah, harga di extended trading bisa lebih fluktuatif dan spread-nya lebih lebar, yang berarti Anda mungkin harus membayar lebih mahal untuk membeli atau menerima lebih sedikit untuk menjual dibandingkan dengan jam perdagangan reguler.
Bagaimana cara mengetahui apakah broker saya mendukung extended trading?
Anda dapat memeriksa bagian 'Fitur' atau 'Platform Trading' di situs web broker Anda, atau menghubungi layanan pelanggan mereka secara langsung untuk menanyakan tentang dukungan extended trading dan jam operasionalnya.