4 menit baca 743 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Extraordinary Item

  • Pendapatan atau pengeluaran yang bersifat non-rutin dan tidak biasa.
  • Tidak berhubungan langsung dengan aktivitas operasional utama perusahaan.
  • Penting untuk analisis fundamental karena memengaruhi kinerja jangka pendek.
  • Membantu investor menilai risiko dan potensi kejadian di masa depan.
  • Perlu diperhatikan selain komponen laporan keuangan utama.

📑 Daftar Isi

Apa itu Extraordinary Item?

Extraordinary Item adalah Item tidak biasa, jarang terjadi, dan tidak terkait bisnis inti perusahaan, yang memengaruhi laporan keuangan dan analisis fundamental.

Penjelasan Lengkap tentang Extraordinary Item

Extraordinary Item merujuk pada pengeluaran atau pemasukan yang bersifat luar biasa, jarang terjadi, dan sama sekali tidak terkait dengan aktivitas bisnis operasional utama suatu perusahaan. Item-item ini seringkali muncul sebagai akibat dari peristiwa yang tidak terduga dan di luar kendali manajemen perusahaan.

Karakteristik Extraordinary Item

  • Kejadian Tidak Biasa (Unusual Nature): Sifatnya sangat berbeda dari aktivitas operasional normal perusahaan.
  • Kejadian Jarang Terjadi (Infrequent Occurrence): Tidak diharapkan terjadi berulang kali dalam periode waktu yang wajar.
  • Tidak Terkait Bisnis Inti: Tidak berhubungan langsung dengan lini bisnis utama atau sumber pendapatan reguler perusahaan.

Contoh Extraordinary Item

Contoh umum dari extraordinary item meliputi:

  • Bencana Alam: Kerugian akibat gempa bumi, banjir, kebakaran besar yang merusak aset perusahaan.
  • Penyelesaian Kasus Hukum: Pengeluaran besar untuk menyelesaikan tuntutan hukum yang signifikan atau denda yang tidak terduga.
  • Keuntungan Non-Rutin: Keuntungan yang diperoleh dari penjualan aset yang tidak digunakan dalam operasi inti, seperti penjualan gedung kantor lama atau anak perusahaan yang tidak strategis.
  • Restrukturisasi Besar: Biaya yang timbul dari penutupan pabrik besar atau divestasi lini bisnis yang signifikan.

Pentingnya dalam Analisis Keuangan

Penilaian extraordinary item sangat krusial bagi investor dan trader dalam melakukan analisis fundamental. Karena sifatnya yang non-rutin, item-item ini cenderung memberikan distorsi pada kinerja keuangan jangka pendek perusahaan. Jika tidak diidentifikasi dengan benar, investor bisa salah menginterpretasikan profitabilitas sebenarnya dari operasi inti perusahaan. Oleh karena itu, para analis keuangan seringkali menyesuaikan laporan laba rugi dengan mengabaikan atau mengklasifikasikan ulang extraordinary item untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai kinerja berkelanjutan perusahaan.

Memperhatikan apakah suatu pengeluaran atau pemasukan dikategorikan sebagai extraordinary item dapat memberikan petunjuk berharga mengenai potensi risiko yang dihadapi perusahaan atau peluang yang mungkin timbul di masa depan. Investor dan trader yang cermat tidak hanya fokus pada metrik utama seperti laba bersih, pendapatan, dan arus kas, tetapi juga menelaah item-item tambahan seperti extraordinary item untuk membentuk pemahaman yang komprehensif tentang kesehatan finansial dan prospek jangka panjang suatu perusahaan.

Cara Menggunakan Extraordinary Item

Investor dan trader menggunakan pemahaman tentang extraordinary item untuk mendapatkan gambaran kinerja keuangan perusahaan yang lebih akurat dan menilai risiko.

  1. 1Identifikasi item-item dalam laporan keuangan yang tidak biasa atau tidak berulang.
  2. 2Evaluasi apakah item tersebut benar-benar tidak terkait dengan operasi bisnis inti perusahaan.
  3. 3Sesuaikan perhitungan laba bersih atau metrik kinerja lainnya dengan mengabaikan atau mengklasifikasikan ulang extraordinary item.
  4. 4Gunakan informasi ini untuk memprediksi kinerja masa depan perusahaan secara lebih realistis.

Contoh Penggunaan Extraordinary Item dalam Trading

Misalnya, sebuah perusahaan pertambangan melaporkan laba bersih sebesar Rp 100 miliar. Namun, setelah ditelaah, Rp 30 miliar dari laba tersebut berasal dari penjualan lahan tambang yang sudah tidak aktif lagi (sebuah extraordinary item). Investor yang cerdas akan menyadari bahwa laba operasional inti perusahaan sebenarnya hanya Rp 70 miliar. Informasi ini penting untuk menghindari ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap profitabilitas perusahaan di masa depan jika tidak ada lagi aset non-inti yang bisa dijual.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Analisis Fundamental, Laporan Laba Rugi, Arus Kas, Laba Bersih, Non-Recurring Items, Operating Income

Pertanyaan Umum tentang Extraordinary Item

Apa perbedaan utama antara extraordinary item dan item non-rutin lainnya?

Extraordinary item secara spesifik merujuk pada kejadian yang tidak hanya jarang terjadi tetapi juga sifatnya sangat tidak biasa dan tidak terkait dengan operasi inti perusahaan, seringkali di luar kendali manajemen. Item non-rutin bisa lebih luas mencakup pengeluaran atau pendapatan yang tidak terduga tetapi masih mungkin memiliki kaitan lebih dekat dengan siklus bisnis.

Apakah semua item yang tidak biasa dianggap extraordinary item?

Tidak. Suatu item harus memenuhi kriteria 'tidak biasa' (unusual nature) DAN 'jarang terjadi' (infrequent occurrence) serta tidak terkait dengan aktivitas bisnis utama agar dapat dikategorikan sebagai extraordinary item.

Bagaimana cara investor membedakan extraordinary item dari biaya operasional biasa?

Investor dan analis biasanya menelaah bagian catatan atas laporan keuangan (notes to financial statements) yang memberikan penjelasan rinci mengenai item-item tertentu. Selain itu, klasifikasi yang jelas dalam laporan laba rugi itu sendiri seringkali ditandai sebagai 'extraordinary gain' atau 'extraordinary loss'.