4 menit baca 765 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Facultative Reinsurance

  • Facultative reinsurance memungkinkan perusahaan asuransi memilih dan membeli perlindungan reasuransi secara individu untuk risiko tertentu.
  • Berbeda dengan treaty reinsurance, reasuransi ini bersifat opsional dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik.
  • Perusahaan asuransi membayar premi kepada reasuransi berdasarkan risiko yang dialihkan.
  • Umumnya digunakan untuk melindungi dari risiko yang tidak umum atau memiliki potensi kerugian besar yang sulit diukur.
  • Memberikan fleksibilitas kepada perusahaan asuransi dalam mengelola eksposur risiko dan strategi bisnisnya.

📑 Daftar Isi

Apa itu Facultative Reinsurance?

Facultative Reinsurance adalah Facultative reinsurance adalah perlindungan reasuransi yang dibeli perusahaan asuransi secara individual untuk risiko spesifik, memberikan fleksibilitas dalam mengelola eksposur klaim besar.

Penjelasan Lengkap tentang Facultative Reinsurance

Apa itu Facultative Reinsurance?

Facultative reinsurance adalah bentuk reasuransi di mana sebuah perusahaan asuransi (disebut juga perusahaan cedant) dapat memilih untuk membeli perlindungan reasuransi secara individual untuk setiap risiko atau portofolio risiko tertentu yang ingin dialihkan. Ini berarti perusahaan asuransi memiliki kebebasan untuk menegosiasikan persyaratan, cakupan, dan premi untuk setiap kesepakatan reasuransi secara terpisah.

Berbeda dengan treaty reinsurance yang bersifat otomatis dan mencakup seluruh portofolio bisnis perusahaan asuransi dalam batasan tertentu, facultative reinsurance memberikan kontrol lebih besar kepada perusahaan asuransi dalam memilih jenis risiko apa yang ingin diasuransikan kembali. Perusahaan asuransi harus membayar premi kepada perusahaan reasuransi yang disepakati, yang besarnya akan bergantung pada tingkat risiko yang dialihkan.

Karakteristik Utama Facultative Reinsurance:

  • Individu dan Opsional: Setiap risiko atau kelompok risiko dievaluasi dan dinegosiasikan secara terpisah. Perusahaan asuransi tidak wajib membeli reasuransi untuk semua risiko.
  • Fleksibilitas: Memberikan keleluasaan kepada perusahaan asuransi untuk menyesuaikan cakupan dan persyaratan reasuransi sesuai kebutuhan spesifik mereka.
  • Premi Disesuaikan: Premi yang dibayarkan sangat bergantung pada penilaian risiko yang dilakukan oleh perusahaan reasuransi.
  • Penanganan Risiko Khusus: Seringkali digunakan untuk melindungi dari risiko yang tidak biasa, sangat besar, atau sulit diukur, seperti bencana alam (gempa bumi, banjir), kecelakaan transportasi berskala besar, atau tanggung jawab produk yang kompleks.
  • Perlindungan Finansial: Bertujuan untuk melindungi perusahaan asuransi dari potensi kerugian finansial yang signifikan yang dapat mengancam kelangsungan bisnisnya akibat klaim yang besar dan tak terduga.

Proses Transaksi

Ketika sebuah perusahaan asuransi menghadapi risiko yang ingin dialihkan melalui facultative reinsurance, mereka akan mengajukan proposal kepada satu atau lebih perusahaan reasuransi. Perusahaan reasuransi kemudian akan mengevaluasi risiko tersebut, menentukan kelayakan penutupan, dan menegosiasikan persyaratan serta premi. Jika kesepakatan tercapai, kontrak facultative reinsurance akan ditandatangani. Ketika klaim terjadi, perusahaan asuransi akan membayar klaim kepada pemegang polisnya, dan kemudian akan menerima pembayaran ganti rugi dari perusahaan reasuransi sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

Cara Menggunakan Facultative Reinsurance

Perusahaan asuransi menggunakan facultative reinsurance untuk mengelola eksposur risiko yang tidak dapat ditanggung sepenuhnya oleh kapasitas internal mereka atau yang tidak tercakup dalam perjanjian reasuransi treaty.

  1. 1Identifikasi risiko spesifik yang memiliki potensi kerugian besar atau tidak biasa.
  2. 2Ajukan proposal risiko kepada perusahaan reasuransi untuk negosiasi facultative reinsurance.
  3. 3Evaluasi tawaran reasuransi, termasuk cakupan, persyaratan, dan premi yang diajukan.
  4. 4Tandatangani kontrak facultative reinsurance dan bayarkan premi yang disepakati.
  5. 5Gunakan perlindungan reasuransi untuk mengelola klaim besar yang terjadi sesuai dengan ketentuan kontrak.

Contoh Penggunaan Facultative Reinsurance dalam Trading

Sebuah perusahaan asuransi properti di Indonesia menerbitkan polis untuk sebuah pabrik besar dengan nilai pertanggungan Rp 500 miliar. Karena potensi kerugian akibat kebakaran atau bencana alam sangat tinggi dan melebihi kapasitas retensi perusahaan, perusahaan asuransi tersebut memutuskan untuk membeli facultative reinsurance untuk polis pabrik tersebut. Mereka menegosiasikan kesepakatan dengan perusahaan reasuransi global, di mana perusahaan reasuransi setuju untuk menanggung 70% dari risiko di atas batas tertentu, dengan premi yang disesuaikan berdasarkan penilaian risiko pabrik tersebut. Jika terjadi kerugian Rp 300 miliar akibat kebakaran, perusahaan asuransi akan membayar klaim tersebut, dan kemudian akan menerima sebagian besar pembayaran dari perusahaan reasuransi sesuai kontrak.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Reasuransi, Treaty Reinsurance, Perusahaan Cedant, Perusahaan Reasuransi, Premi Asuransi, Manajemen Risiko, Kapasitas Retensi

Pertanyaan Umum tentang Facultative Reinsurance

Apa perbedaan utama antara facultative reinsurance dan treaty reinsurance?

Perbedaan utamanya terletak pada sifatnya. Facultative reinsurance bersifat opsional dan individu, di mana perusahaan asuransi memilih risiko spesifik untuk diasuransikan kembali. Sementara itu, treaty reinsurance bersifat otomatis dan mencakup seluruh portofolio bisnis perusahaan asuransi dalam batasan tertentu.

Kapan sebaiknya perusahaan asuransi menggunakan facultative reinsurance?

Perusahaan asuransi sebaiknya menggunakan facultative reinsurance ketika menghadapi risiko yang sangat besar, tidak biasa, memiliki potensi kerugian yang sulit diukur, atau risiko yang tidak tercakup dalam perjanjian treaty reinsurance yang sudah ada.

Siapa yang menentukan premi dalam facultative reinsurance?

Premi dalam facultative reinsurance ditentukan melalui negosiasi antara perusahaan asuransi (cedant) dan perusahaan reasuransi, berdasarkan penilaian risiko yang mendalam oleh perusahaan reasuransi dan persyaratan yang disepakati.