4 menit baca 859 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Float

  • Float adalah saham yang beredar bebas dan dapat diperdagangkan di bursa.
  • Float memengaruhi likuiditas saham; float besar berarti likuiditas tinggi.
  • Float yang terbatas dapat menyebabkan volatilitas harga yang lebih tinggi.
  • Perubahan permintaan atau penawaran terhadap float dapat menggerakkan harga saham secara signifikan.
  • Memahami float penting untuk mengidentifikasi peluang dan risiko dalam trading saham.

📑 Daftar Isi

Apa itu Float?

Float adalah Float atau floating stock adalah jumlah saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas di pasar terbuka, memengaruhi likuiditas dan volatilitas harga saham.

Penjelasan Lengkap tentang Float

Apa itu Float dalam Trading Saham?

Dalam dunia trading dan investasi saham, Float, atau yang juga dikenal sebagai floating stock, merujuk pada jumlah saham suatu perusahaan yang secara aktif tersedia untuk diperdagangkan di pasar bursa. Ini adalah bagian dari total saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan yang tidak terkunci atau dibatasi kepemilikannya, sehingga dapat dibeli dan dijual oleh investor publik kapan saja.

Bagaimana Float Dihitung?

Perhitungan float dilakukan dengan mengecualikan saham-saham yang tidak tersedia untuk diperdagangkan secara bebas. Secara umum, perhitungannya adalah:

  • Total Saham yang Diterbitkan dikurangi
  • Saham yang Dipegang oleh Pihak Internal (seperti manajemen perusahaan, direksi, atau karyawan yang memegang saham dalam program kepemilikan karyawan).
  • Saham yang Dipegang oleh Pemegang Saham Utama atau Pengendali (misalnya, pendiri perusahaan atau investor institusional besar yang memiliki saham mayoritas dan cenderung tidak menjualnya dalam jangka pendek).
  • Saham yang Dibatasi Perdagangannya (seperti saham yang dipegang oleh pemerintah, atau saham yang terkunci selama periode tertentu setelah penawaran umum perdana/IPO).

Hasil dari pengurangan ini adalah jumlah saham yang benar-benar beredar bebas di pasar terbuka dan dapat diperdagangkan oleh investor ritel maupun institusional.

Peran Penting Float dalam Pasar Saham

Float memiliki peran krusial dalam menentukan beberapa aspek penting dari sebuah saham:

  • Likuiditas Saham: Semakin besar jumlah float suatu saham, semakin tinggi pula likuiditasnya. Likuiditas yang tinggi berarti investor dapat dengan mudah membeli atau menjual saham tersebut dalam jumlah besar tanpa menyebabkan pergerakan harga yang drastis. Sebaliknya, saham dengan float kecil cenderung kurang likuid, sehingga transaksi besar dapat sangat memengaruhi harga pasar.
  • Volatilitas Harga: Saham dengan float yang terbatas lebih rentan terhadap volatilitas harga. Ketika ada lonjakan permintaan beli yang melebihi jumlah float yang tersedia, harga bisa melonjak tajam. Sebaliknya, jika ada lonjakan penawaran jual yang melebihi float, harga bisa anjlok dengan cepat.
  • Potensi Pergerakan Harga: Float juga memengaruhi seberapa besar potensi pergerakan harga saham. Dengan float yang kecil, bahkan volume perdagangan yang relatif kecil pun dapat menyebabkan perubahan harga yang signifikan. Hal ini bisa menjadi peluang bagi trader jangka pendek, namun juga meningkatkan risiko.

Mengapa Memahami Float Penting bagi Trader?

Bagi para trader dan investor, memahami konsep float adalah kunci untuk mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko secara efektif. Dengan mengetahui jumlah float suatu saham, Anda dapat:

  • Memprediksi potensi pergerakan harga yang lebih akurat.
  • Menentukan apakah saham tersebut cocok dengan gaya trading Anda (misalnya, day trading yang membutuhkan likuiditas tinggi, atau investasi jangka panjang yang mungkin tidak terlalu terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek).
  • Menghindari jebakan pada saham dengan float rendah yang dapat menyebabkan kerugian akibat volatilitas yang tidak terduga.

Cara Menggunakan Float

Memahami float membantu trader dalam menganalisis likuiditas, volatilitas, dan potensi pergerakan harga saham untuk membuat keputusan trading yang lebih baik.

  1. 1Identifikasi saham yang ingin Anda tradingkan.
  2. 2Cari informasi mengenai total saham yang diterbitkan dan saham yang tidak beredar bebas (saham internal, saham pengendali, dll.). Informasi ini biasanya tersedia di laporan keuangan perusahaan atau situs data pasar saham.
  3. 3Hitung atau cari nilai float saham tersebut.
  4. 4Analisis tingkat likuiditas dan potensi volatilitas berdasarkan ukuran float.
  5. 5Gunakan informasi float sebagai salah satu faktor dalam strategi trading Anda, bersama dengan analisis teknikal dan fundamental lainnya.

Contoh Penggunaan Float dalam Trading

Misalnya, saham A memiliki float 10 juta lembar, sementara saham B hanya memiliki float 1 juta lembar. Jika ada berita positif yang mendorong permintaan beli, saham B cenderung akan mengalami kenaikan harga yang jauh lebih dramatis dan cepat dibandingkan saham A, meskipun volume transaksi pada saham B mungkin lebih kecil. Trader yang mencari saham dengan pergerakan cepat mungkin tertarik pada saham B, namun harus siap dengan risiko volatilitasnya yang lebih tinggi. Sebaliknya, trader yang mencari stabilitas dan kemudahan eksekusi mungkin lebih memilih saham A.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: floating stock, likuiditas, volatilitas, saham beredar, trading saham, investasi saham, bursa efek

Pertanyaan Umum tentang Float

Apakah float sama dengan saham yang beredar?

Tidak, float adalah bagian dari saham yang beredar yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas. Saham yang beredar mencakup semua saham yang diterbitkan, termasuk yang dipegang oleh pihak internal atau dibatasi perdagangannya.

Bagaimana cara mengetahui jumlah float suatu saham?

Informasi float biasanya dapat ditemukan di situs-situs penyedia data pasar saham, laporan keuangan perusahaan, atau melalui platform trading Anda. Kadang-kadang Anda perlu menghitungnya sendiri dengan mengurangi saham yang tidak likuid dari total saham yang diterbitkan.

Apakah float yang besar selalu baik?

Float yang besar umumnya berarti likuiditas yang baik, yang memudahkan transaksi. Namun, saham dengan float sangat besar mungkin memiliki potensi pergerakan harga yang lebih lambat dibandingkan saham dengan float kecil. Pilihan tergantung pada strategi trading Anda.