4 menit baca 876 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)

  • FATCA bertujuan mencegah penghindaran pajak oleh warga negara Amerika Serikat yang memiliki aset di luar negeri.
  • Lembaga keuangan internasional wajib melaporkan informasi rekening warga AS kepada otoritas pajak AS.
  • Perjanjian antarnegara memfasilitasi implementasi FATCA dan pertukaran informasi perpajakan.
  • Kepatuhan FATCA dapat mempengaruhi proses pembukaan rekening dan memerlukan pengungkapan detail aset internasional.
  • FATCA meningkatkan transparansi keuangan global namun juga menimbulkan tantangan kepatuhan bagi investor internasional.

📑 Daftar Isi

Apa itu Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)?

Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA) adalah FATCA adalah undang-undang AS untuk memerangi penghindaran pajak oleh warga AS di luar negeri, mewajibkan pelaporan rekening dan aset internasional.

Penjelasan Lengkap tentang Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)

Apa itu Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)?

Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA) adalah sebuah undang-undang komprehensif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat sejak tahun 2010. Tujuan utama FATCA adalah untuk memerangi praktik penghindaran pajak yang dilakukan oleh warga negara Amerika Serikat yang memiliki rekening keuangan dan aset di luar negeri. Undang-undang ini tidak hanya berfokus pada warga AS, tetapi juga mengatur mekanisme pelaporan dan kerjasama internasional antara Amerika Serikat dengan negara-negara lain dalam hal pertukaran informasi perpajakan.

Dampak FATCA dalam Trading dan Investasi

FATCA memiliki implikasi yang signifikan, terutama bagi individu dan entitas yang terlibat dalam aktivitas trading dan investasi internasional. Bagi warga negara AS, termasuk yang tinggal di luar Amerika Serikat, FATCA mengharuskan mereka untuk secara transparan melaporkan rekening bank, investasi, dan aset lain yang mereka miliki di luar negeri. Ini mencakup pengungkapan identitas pemilik rekening, saldo rata-rata, serta pendapatan yang dihasilkan dari aset-aset tersebut.

Sebagai konsekuensinya, lembaga keuangan di luar Amerika Serikat (seperti bank, broker, dan manajer investasi) diwajibkan untuk mengidentifikasi klien mereka yang merupakan warga negara AS dan melaporkan informasi terkait rekening mereka kepada Departemen Keuangan Amerika Serikat (IRS). Proses identifikasi ini seringkali melibatkan pengisian formulir pajak khusus dan verifikasi status kewarganegaraan.

Mekanisme Implementasi FATCA

Penerapan FATCA melibatkan perjanjian yang ditandatangani antara Amerika Serikat dan berbagai negara di seluruh dunia. Perjanjian ini memungkinkan negara-negara tersebut untuk mengimplementasikan ketentuan FATCA ke dalam hukum domestik mereka. Melalui perjanjian ini, lembaga keuangan di negara-negara mitra diwajibkan untuk bekerja sama dengan otoritas pajak AS. Kegagalan untuk mematuhi persyaratan FATCA dapat berujung pada sanksi, termasuk pemotongan pajak sebesar 30% atas pembayaran tertentu yang berasal dari Amerika Serikat.

Manfaat dan Tantangan FATCA

Secara umum, FATCA berkontribusi pada peningkatan transparansi keuangan global dan membantu mengurangi potensi penghindaran pajak oleh warga negara AS. Namun, bagi individu dan perusahaan yang terlibat dalam investasi internasional, FATCA dapat menimbulkan tantangan dalam hal:

  • Kepatuhan Administratif: Proses pengumpulan dan pelaporan informasi bisa rumit dan memakan waktu.
  • Privasi Data: Adanya pertukaran informasi perpajakan antarnegara menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi data.
  • Biaya Kepatuhan: Lembaga keuangan mungkin perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk sistem dan staf yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan FATCA.

Oleh karena itu, sangat penting bagi para trader dan investor internasional untuk memahami secara mendalam ketentuan FATCA dan memastikan kepatuhan penuh untuk menghindari risiko hukum dan finansial yang tidak diinginkan.

Cara Menggunakan Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)

Bagi trader dan investor, memahami FATCA berarti menyadari kewajiban pelaporan aset internasional dan memastikan lembaga keuangan tempat mereka berinvestasi patuh terhadap regulasi ini.

  1. 1Identifikasi apakah Anda termasuk sebagai 'US Person' berdasarkan definisi FATCA (warga negara AS, pemegang Green Card, atau memenuhi tes substansi kehadiran di AS).
  2. 2Pahami kewajiban pelaporan aset dan pendapatan dari rekening di luar Amerika Serikat kepada IRS.
  3. 3Pastikan lembaga keuangan tempat Anda membuka rekening atau berinvestasi telah mendaftar dan mematuhi FATCA.
  4. 4Siapkan dokumen yang diperlukan untuk verifikasi status pajak Anda oleh lembaga keuangan (misalnya, formulir W-9 atau W-8BEN).
  5. 5Konsultasikan dengan profesional pajak atau penasihat keuangan untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap FATCA.

Contoh Penggunaan Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA) dalam Trading

Seorang warga negara AS yang tinggal di Singapura dan memiliki rekening trading di broker Eropa harus memberikan informasi detail mengenai rekening tersebut kepada broker. Broker Eropa ini, sebagai lembaga keuangan asing, wajib melaporkan kepemilikan dan aktivitas rekening tersebut kepada IRS AS sesuai ketentuan FATCA. Jika warga AS tersebut tidak mengungkapkan informasinya, broker dapat dikenakan sanksi pemotongan pajak 30% atas transaksi yang melibatkan AS, dan trader tersebut bisa menghadapi denda dari IRS.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: US Person, IRS, Penghindaran Pajak, Perjanjian Perpajakan, Kepatuhan Pajak Internasional

Pertanyaan Umum tentang Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)

Siapa saja yang terkena dampak FATCA?

FATCA terutama berdampak pada 'US Person' (warga negara AS, pemegang Green Card, atau mereka yang memenuhi tes substansi kehadiran di AS) yang memiliki aset keuangan di luar Amerika Serikat, serta lembaga keuangan asing yang berinteraksi dengan US Person.

Apa konsekuensi jika tidak patuh terhadap FATCA?

Konsekuensi bagi US Person yang tidak patuh dapat berupa denda yang signifikan dari IRS. Bagi lembaga keuangan asing, konsekuensinya bisa berupa pemotongan pajak 30% atas pembayaran tertentu dari sumber AS dan penolakan akses ke pasar keuangan AS.

Bagaimana FATCA mempengaruhi trader non-AS?

Trader yang bukan US Person umumnya tidak secara langsung terkena kewajiban pelaporan FATCA. Namun, mereka mungkin akan diminta untuk mengkonfirmasi status non-US Person mereka oleh lembaga keuangan tempat mereka berinvestasi untuk memastikan kepatuhan lembaga tersebut terhadap FATCA.