4 menit baca 812 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Foreign Tax Credit
- Foreign Tax Credit (FTC) adalah mekanisme untuk menghindari pajak berganda.
- FTC memungkinkan pengurangan pajak negara asal sebesar pajak yang telah dibayar ke negara asing.
- Mekanisme ini hanya berlaku jika ada perjanjian pajak bilateral antara kedua negara.
- FTC penting bagi trader dan investor internasional untuk mengelola kewajiban pajak.
- FTC dapat mendorong investasi internasional dan memperkuat hubungan ekonomi.
📑 Daftar Isi
Apa itu Foreign Tax Credit?
Foreign Tax Credit adalah Foreign Tax Credit (FTC) adalah kredit pajak yang memungkinkan individu/perusahaan mengurangi pajak negara asal atas penghasilan yang sudah dikenakan pajak di negara asing.
Penjelasan Lengkap tentang Foreign Tax Credit
Apa itu Foreign Tax Credit (FTC)?
Foreign Tax Credit (FTC), atau Kredit Pajak Luar Negeri, adalah sebuah mekanisme penting dalam dunia perpajakan internasional, terutama relevan bagi individu dan perusahaan yang memiliki aktivitas keuangan atau investasi di luar negeri. FTC memungkinkan wajib pajak untuk mengklaim kredit pajak atas penghasilan yang telah dikenakan pajak oleh pemerintah asing. Tujuannya adalah untuk mencegah atau mengurangi beban pajak berganda (double taxation), di mana penghasilan yang sama dikenakan pajak oleh dua yurisdiksi berbeda.
Misalnya, seorang warga negara Amerika Serikat yang memperoleh pendapatan dari trading forex di Eropa mungkin dikenakan pajak oleh pemerintah Eropa dan juga oleh pemerintah AS. Tanpa FTC, warga negara tersebut harus membayar pajak penuh di kedua negara, yang tentu memberatkan. Dengan adanya FTC, pajak yang telah dibayarkan kepada pemerintah asing dapat dikurangkan dari jumlah pajak yang terutang di negara asal (dalam contoh ini, AS).
Bagaimana FTC Bekerja?
Mekanisme FTC beroperasi berdasarkan prinsip bahwa wajib pajak tidak boleh dikenakan pajak dua kali atas penghasilan yang sama. Kredit pajak yang diklaim biasanya setara dengan jumlah pajak yang lebih rendah antara:
- Jumlah pajak penghasilan asing yang dibayarkan.
- Jumlah pajak penghasilan negara asal yang terutang atas penghasilan asing tersebut.
Ini berarti FTC tidak akan mengembalikan lebih banyak pajak daripada yang seharusnya dibayarkan di negara asal.
Syarat dan Ketentuan FTC
Penting untuk dicatat bahwa penerapan FTC sangat bergantung pada adanya perjanjian pajak bilateral antara negara asal wajib pajak dan negara tempat penghasilan diperoleh. Perjanjian ini biasanya mencakup ketentuan mengenai bagaimana penghasilan, laba, dan investasi akan dikenakan pajak untuk menghindari konflik dan pembebanan pajak berlebih. Tanpa perjanjian semacam itu, klaim FTC mungkin tidak dapat dilakukan.
Manfaat FTC dalam Trading dan Investasi Internasional
- Menghindari Pajak Berganda: Manfaat utama adalah mencegah beban pajak yang berlebihan.
- Meningkatkan Keunggulan Kompetitif: Bagi perusahaan, FTC dapat membuat investasi internasional lebih menarik dan kompetitif.
- Mendorong Investasi Asing: Dengan adanya perlindungan dari pajak berganda, FTC dapat mendorong aliran modal dan investasi antar negara.
- Memperkuat Hubungan Ekonomi: Perjanjian pajak dan mekanisme FTC dapat memperkuat hubungan ekonomi dan diplomatik antar negara.
Oleh karena itu, FTC merupakan komponen krusial dalam strategi perencanaan pajak yang efektif bagi setiap trader atau investor yang beroperasi di pasar global.
Cara Menggunakan Foreign Tax Credit
Untuk memanfaatkan Foreign Tax Credit (FTC), Anda perlu memahami peraturan pajak di negara asal dan negara asing tempat Anda memperoleh penghasilan, serta memastikan adanya perjanjian pajak bilateral.
- 1Identifikasi penghasilan yang diperoleh dari luar negeri dan pajak yang telah dibayarkan kepada pemerintah asing.
- 2Periksa apakah ada perjanjian pajak bilateral antara negara asal Anda dan negara tempat penghasilan diperoleh.
- 3Pahami batasan dan aturan spesifik mengenai klaim FTC yang berlaku di negara asal Anda (misalnya, batasan jumlah kredit yang dapat diklaim).
- 4Siapkan dokumen pendukung yang diperlukan untuk mengajukan klaim FTC, seperti bukti pembayaran pajak asing, dan laporkan dalam SPT Tahunan Anda.
Contoh Penggunaan Foreign Tax Credit dalam Trading
Seorang trader forex yang berbasis di Indonesia memperoleh keuntungan sebesar $10.000 dari broker di Inggris. Pajak penghasilan yang dikenakan di Inggris atas keuntungan tersebut adalah 15% ($1.500). Jika Indonesia dan Inggris memiliki perjanjian pajak bilateral, trader tersebut dapat mengklaim kredit pajak sebesar $1.500 (atau jumlah yang lebih rendah jika pajak terutang di Indonesia atas keuntungan tersebut lebih kecil dari $1.500) saat melaporkan penghasilannya di Indonesia, sehingga mengurangi total kewajiban pajaknya di Indonesia.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Pajak Berganda, Perjanjian Pajak Bilateral, Trader Internasional, Investor Asing, Yurisdiksi Pajak, SPT Tahunan
Pertanyaan Umum tentang Foreign Tax Credit
Apakah semua negara memiliki perjanjian pajak bilateral dengan negara asal saya?
Tidak, perjanjian pajak bilateral tidak berlaku untuk semua negara. Anda perlu memeriksa daftar perjanjian yang dimiliki oleh negara asal Anda dengan negara lain.
Berapa jumlah maksimum Foreign Tax Credit yang bisa saya klaim?
Jumlah maksimum FTC yang bisa diklaim biasanya dibatasi oleh jumlah pajak yang telah Anda bayarkan kepada pemerintah asing atau jumlah pajak yang terutang di negara asal Anda atas penghasilan asing tersebut, mana yang lebih rendah.
Apakah FTC hanya berlaku untuk penghasilan dari trading forex?
Tidak, FTC berlaku untuk berbagai jenis penghasilan yang diperoleh dari luar negeri, termasuk gaji, dividen, bunga, royalti, dan keuntungan dari investasi, asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan dan ada perjanjian pajak bilateral.