4 menit baca 768 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Four Percent Rule

  • Aturan 4% membantu menentukan jumlah dana yang aman untuk ditarik dari portofolio investasi setiap tahun.
  • Prinsipnya adalah menjaga keberlanjutan pendapatan portofolio dalam jangka panjang.
  • Investor dapat menarik 4% dari nilai portofolio di tahun pertama pensiun, disesuaikan dengan inflasi setiap tahun.
  • Aturan ini mengasumsikan portofolio mayoritas saham-obligasi dan minimal 30 tahun investasi.

📑 Daftar Isi

Apa itu Four Percent Rule?

Four Percent Rule adalah Aturan 4% (Four Percent Rule) adalah panduan penarikan dana aman dari portofolio investasi per tahun, pertama kali diperkenalkan oleh William Bengen.

Penjelasan Lengkap tentang Four Percent Rule

Four Percent Rule (Aturan 4%) merupakan sebuah konsep fundamental dalam perencanaan keuangan, khususnya bagi para investor yang mendekati atau telah memasuki masa pensiun. Aturan ini dirancang untuk memberikan panduan mengenai berapa banyak dana yang dapat ditarik secara aman dari total portofolio investasi setiap tahunnya, tanpa mengancam keberlanjutan dana tersebut dalam jangka waktu yang panjang. Tujuannya adalah memastikan bahwa pendapatan yang diambil tidak melebihi tingkat yang dapat dipertahankan oleh portofolio, bahkan dalam berbagai kondisi pasar.

Sejarah dan Pengembang Aturan 4%

Aturan 4% pertama kali diperkenalkan oleh William Bengen, seorang peneliti keuangan, pada tahun 1994. Bengen melakukan studi ekstensif terhadap berbagai skenario historis pasar saham dan obligasi. Melalui analisis data pasar selama periode waktu yang signifikan, ia mengidentifikasi persentase penarikan tahunan yang paling mungkin untuk memastikan bahwa dana pensiun tidak habis sebelum waktunya.

Mekanisme Kerja Aturan 4%

Prinsip dasar dari aturan ini sangat sederhana. Investor disarankan untuk menarik sekitar 4% dari total nilai portofolio mereka pada tahun pertama pensiun. Keunikan dari aturan ini adalah penyesuaian tahunan. Jumlah yang ditarik setiap tahun berikutnya akan disesuaikan dengan tingkat inflasi. Tujuannya adalah untuk menjaga daya beli dari jumlah penarikan tersebut, sehingga investor dapat mempertahankan standar hidup mereka meskipun terjadi kenaikan harga barang dan jasa.

Contoh Ilustrasi:

  • Jika nilai total portofolio investasi Anda adalah $1.000.000 pada awal masa pensiun.
  • Pada tahun pertama, Anda dapat menarik 4% dari $1.000.000, yaitu $40.000.
  • Jika tingkat inflasi pada tahun kedua adalah 3%, maka jumlah penarikan di tahun kedua akan menjadi $40.000 + (3% dari $40.000) = $41.200.

Asumsi dan Keterbatasan

Aturan 4% dibangun di atas beberapa asumsi penting:

  • Komposisi Portofolio: Aturan ini mengasumsikan bahwa portofolio investasi sebagian besar terdiri dari aset yang berpotensi memberikan pertumbuhan jangka panjang, seperti saham, dan aset yang lebih stabil, seperti obligasi. Kombinasi ini diharapkan dapat menyeimbangkan risiko dan imbal hasil.
  • Horizon Waktu: Aturan ini dirancang untuk portofolio yang akan dipegang setidaknya selama 30 tahun, yang merupakan durasi umum masa pensiun.
  • Manajemen Risiko: Diperlukan adanya relokasi investasi yang aman dan penyesuaian risiko secara berkala selama periode pensiun untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar dan kebutuhan individu.

Meskipun Aturan 4% telah diterima secara luas oleh komunitas keuangan dan terbukti efektif dalam banyak simulasi, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki situasi keuangan, toleransi risiko, dan tujuan hidup yang unik. Oleh karena itu, aturan ini sebaiknya dianggap sebagai panduan umum dan bukan sebagai formula yang kaku.

Cara Menggunakan Four Percent Rule

Aturan 4% digunakan sebagai panduan untuk perencanaan penarikan dana pensiun yang aman dari portofolio investasi.

  1. 1Hitung total nilai portofolio investasi Anda pada awal masa pensiun.
  2. 2Tentukan jumlah penarikan awal sebesar 4% dari total nilai portofolio tersebut.
  3. 3Setiap tahun berikutnya, sesuaikan jumlah penarikan dengan tingkat inflasi yang berlaku untuk menjaga daya beli.
  4. 4Lakukan tinjauan portofolio secara berkala dan pertimbangkan penyesuaian strategi investasi jika diperlukan.

Contoh Penggunaan Four Percent Rule dalam Trading

Seorang investor bernama Budi memiliki portofolio investasi senilai Rp 10 Miliar saat ia pensiun. Menggunakan Aturan 4%, Budi dapat menarik Rp 400 Juta (4% dari Rp 10 Miliar) di tahun pertama pensiunnya. Jika inflasi tahun berikutnya sebesar 3%, maka di tahun kedua Budi dapat menarik Rp 412 Juta (Rp 400 Juta + 3% inflasi).

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Perencanaan Pensiun, Manajemen Portofolio, Inflasi, Diversifikasi Investasi, William Bengen, Financial Independence

Pertanyaan Umum tentang Four Percent Rule

Apakah Aturan 4% cocok untuk semua jenis portofolio?

Aturan 4% paling efektif untuk portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, terutama yang menggabungkan saham dan obligasi. Portofolio yang terlalu konservatif atau terlalu agresif mungkin memerlukan penyesuaian.

Bagaimana jika pasar mengalami penurunan tajam?

Jika pasar mengalami penurunan tajam, investor mungkin perlu mengurangi jumlah penarikan di tahun tersebut atau mempertimbangkan untuk menunda penarikan untuk sementara waktu agar portofolio dapat pulih.

Apakah Aturan 4% menjamin dana pensiun tidak akan habis?

Aturan 4% adalah panduan yang dirancang untuk meningkatkan probabilitas dana pensiun bertahan lama, namun tidak ada jaminan absolut karena pasar keuangan bersifat dinamis dan tidak dapat diprediksi sepenuhnya.