4 menit baca 873 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Futures
- Futures adalah kontrak untuk membeli atau menjual aset di masa depan dengan harga yang telah disepakati.
- Digunakan untuk lindung nilai (hedging) terhadap fluktuasi harga atau untuk spekulasi keuntungan.
- Aset yang diperdagangkan meliputi komoditas, mata uang, saham, dan indeks pasar.
- Kontrak futures memiliki tanggal kedaluwarsa dan ukuran tertentu yang diatur oleh bursa.
- Perdagangan futures menawarkan transparansi dan likuiditas tinggi, namun memiliki risiko yang perlu dipahami.
📑 Daftar Isi
Apa itu Futures?
Futures adalah Futures adalah kontrak derivatif yang mewajibkan pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi aset pada harga dan tanggal yang ditentukan di masa depan.
Penjelasan Lengkap tentang Futures
Apa itu Futures?
Dalam dunia trading dan investasi, Futures merujuk pada sebuah instrumen keuangan derivatif yang diperdagangkan di bursa berjangka. Kontrak futures pada dasarnya adalah perjanjian legal antara dua pihak, yaitu pembeli dan penjual, untuk membeli atau menjual suatu aset dasar (underlying asset) pada tanggal tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati pada saat kontrak dibuat.
Fungsi Utama Perdagangan Futures
Kontrak futures memiliki dua fungsi utama bagi para pelaku pasar:
- Lindung Nilai (Hedging): Fungsi ini sangat krusial bagi produsen atau konsumen komoditas. Misalnya, seorang petani gandum dapat menjual kontrak futures gandum untuk mengunci harga jual produksinya di masa depan. Ini melindungi petani dari potensi penurunan harga gandum, memastikan pendapatan yang stabil meskipun harga pasar berfluktuasi. Sebaliknya, seorang produsen roti dapat membeli kontrak futures gandum untuk mengunci biaya bahan bakunya, melindunginya dari kenaikan harga gandum di masa depan.
- Spekulasi: Selain untuk lindung nilai, futures juga menjadi instrumen favorit bagi para spekulator. Spekulator membeli atau menjual kontrak futures dengan harapan dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan harga aset dasar. Jika spekulator memprediksi harga akan naik, mereka akan membeli kontrak (posisi long) dan menjualnya kembali di kemudian hari dengan harga lebih tinggi. Sebaliknya, jika memprediksi harga akan turun, mereka akan menjual kontrak (posisi short) dan membelinya kembali di kemudian hari dengan harga lebih rendah. Spekulasi futures dapat memberikan potensi keuntungan baik saat pasar naik maupun turun.
Aset yang Diperdagangkan dalam Futures
Kontrak futures dapat dibuat untuk berbagai jenis aset dasar, antara lain:
- Komoditas: Seperti minyak mentah, emas, perak, gandum, jagung, kopi, dan produk pertanian lainnya.
- Mata Uang (Forex Futures): Kontrak untuk membeli atau menjual pasangan mata uang tertentu di masa depan.
- Saham: Kontrak yang didasarkan pada pergerakan harga saham individu atau indeks saham.
- Indeks Pasar: Kontrak yang didasarkan pada nilai indeks pasar saham seperti S&P 500, Dow Jones, atau NASDAQ.
Karakteristik Kontrak Futures
Setiap kontrak futures memiliki karakteristik yang spesifik:
- Tanggal Kedaluwarsa (Expiration Date): Kontrak futures memiliki tanggal jatuh tempo tertentu di masa depan. Pada tanggal ini, aset harus dikirimkan atau transaksi harus diselesaikan sesuai kesepakatan.
- Ukuran Kontrak (Contract Size): Bursa berjangka menetapkan ukuran standar untuk setiap kontrak. Misalnya, satu kontrak minyak mentah mungkin mewakili 1.000 barel.
- Harga yang Diperbarui: Harga kontrak futures diperbarui secara berkala berdasarkan penawaran dan permintaan di bursa.
Mekanisme Perdagangan Futures
Perdagangan futures umumnya dilakukan di bursa berjangka yang teregulasi. Bursa ini menyediakan platform yang terorganisir dengan mekanisme perdagangan yang jelas. Harga dan volume futures ditentukan oleh interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Keunggulan utama perdagangan futures adalah tingkat transparansi dan likuiditas yang tinggi, memungkinkan pelaku pasar untuk melakukan transaksi dengan relatif mudah.
Risiko Perdagangan Futures
Meskipun menawarkan keuntungan, perdagangan futures juga melibatkan risiko yang signifikan. Leverage yang sering digunakan dalam perdagangan futures dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian. Oleh karena itu, sangat penting bagi investor untuk memiliki pemahaman mendalam tentang cara kerja futures, strategi manajemen risiko, dan kondisi pasar sebelum terlibat dalam jenis perdagangan ini.
Cara Menggunakan Futures
Futures digunakan oleh trader dan investor untuk melindungi portofolio dari volatilitas pasar atau untuk berspekulasi pada pergerakan harga aset.
- 1Identifikasi aset yang ingin Anda perdagangkan (misalnya, minyak, mata uang, indeks).
- 2Tentukan tujuan Anda: lindung nilai (hedging) atau spekulasi.
- 3Pilih bursa berjangka yang terpercaya dan platform trading yang sesuai.
- 4Pahami detail kontrak futures yang Anda pilih (ukuran, tanggal kedaluwarsa, spesifikasi).
- 5Analisis pasar untuk membuat keputusan beli (long) atau jual (short).
- 6Kelola risiko dengan cermat menggunakan stop-loss dan manajemen ukuran posisi.
Contoh Penggunaan Futures dalam Trading
Seorang trader forex memprediksi bahwa nilai Dolar AS (USD) akan menguat terhadap Euro (EUR) dalam tiga bulan ke depan. Ia kemudian membeli kontrak EUR/USD Futures dengan tanggal kedaluwarsa tiga bulan dari sekarang pada harga 1.1000. Jika prediksinya benar dan pada saat kedaluwarsa harga EUR/USD turun menjadi 1.0800, trader tersebut dapat menjual kontraknya dengan keuntungan. Sebaliknya, jika harga naik menjadi 1.1200, ia akan mengalami kerugian.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kontrak Derivatif, Bursa Berjangka, Hedging, Spekulasi, Aset Dasar, Margin Trading, Leverage, Forex Futures
Pertanyaan Umum tentang Futures
Apa perbedaan antara Futures dan Forward?
Futures adalah kontrak standar yang diperdagangkan di bursa terorganisir, sedangkan Forward adalah kontrak yang dinegosiasikan secara pribadi antara dua pihak (OTC) dan kurang terstandarisasi.
Apakah Futures hanya untuk komoditas?
Tidak, Futures dapat diperdagangkan untuk berbagai aset seperti mata uang, saham, indeks pasar, suku bunga, dan lainnya, selain komoditas.
Bagaimana cara kerja leverage dalam Futures?
Leverage memungkinkan trader untuk mengontrol posisi yang besar dengan modal yang relatif kecil. Ini memperbesar potensi keuntungan, tetapi juga secara signifikan meningkatkan potensi kerugian.