5 menit baca 916 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Futures Contract

  • Futures contract adalah perjanjian untuk transaksi aset di masa depan pada harga yang telah ditentukan.
  • Kontrak ini memiliki aset dasar, jumlah/satuan, tanggal jatuh tempo, dan harga futures yang spesifik.
  • Fungsinya meliputi manajemen risiko (hedging) dan spekulasi pergerakan harga aset.
  • Perdagangan futures contract difasilitasi oleh bursa berjangka yang terstandarisasi.
  • Keuntungan/kerugian timbul dari selisih harga kesepakatan dan harga pasar saat jatuh tempo.

📑 Daftar Isi

Apa itu Futures Contract?

Futures Contract adalah Futures contract (kontrak berjangka) adalah perjanjian untuk membeli/menjual aset di masa depan dengan harga yang disepakati hari ini, diatur di bursa berjangka.

Penjelasan Lengkap tentang Futures Contract

Apa itu Futures Contract?

Futures contract, atau yang lebih dikenal sebagai kontrak berjangka, adalah sebuah instrumen keuangan derivatif yang mengikat dua pihak untuk melakukan transaksi pembelian atau penjualan suatu aset pada tanggal yang telah ditentukan di masa depan (tanggal jatuh tempo), dengan harga yang sudah disepakati pada saat kontrak dibuat. Kontrak ini diperdagangkan secara terpusat di bursa berjangka (futures exchange) yang memiliki aturan dan standar yang ketat.

Komponen Utama Futures Contract

Setiap futures contract memiliki beberapa elemen kunci yang mendefinisikan kesepakatan:

  • Aset Dasar (Underlying Asset): Ini adalah aset yang menjadi objek dari kontrak. Aset dasar bisa sangat beragam, meliputi komoditas seperti minyak mentah, emas, gandum, atau kopi; mata uang asing (forex); saham individu; indeks saham; atau bahkan instrumen keuangan lainnya.
  • Jumlah dan Satuan (Contract Size & Unit): Menentukan kuantitas aset yang akan ditransaksikan per kontrak. Misalnya, satu kontrak minyak bisa mewakili 1.000 barel, atau satu kontrak emas bisa mewakili 100 ons. Satuan ini penting untuk perhitungan nilai kontrak dan potensi keuntungan/kerugian.
  • Tanggal Penyelesaian (Settlement Date/Expiration Date): Tanggal di mana kontrak tersebut berakhir dan transaksi harus diselesaikan. Penyelesaian bisa berupa pengiriman fisik aset (jarang untuk instrumen keuangan) atau penyelesaian tunai berdasarkan selisih harga.
  • Harga Futures (Futures Price): Harga yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk transaksi di masa depan. Harga ini ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan di pasar berjangka, dan mencerminkan ekspektasi pasar terhadap harga aset dasar pada saat jatuh tempo.

Fungsi dan Penggunaan Futures Contract

Futures contract memiliki dua fungsi utama dalam dunia keuangan:

  • Manajemen Risiko (Hedging): Pihak yang memiliki eksposur terhadap fluktuasi harga aset dapat menggunakan futures contract untuk mengunci harga di masa depan. Misalnya, seorang petani dapat menjual kontrak berjangka hasil panennya untuk melindungi diri dari penurunan harga, sementara seorang produsen dapat membeli kontrak berjangka untuk mengamankan pasokan bahan baku dengan harga yang pasti.
  • Spekulasi: Trader atau investor dapat membuka posisi di pasar futures untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga aset dasar. Jika seorang trader memprediksi harga aset akan naik, ia akan mengambil posisi beli (long position). Sebaliknya, jika memprediksi harga akan turun, ia akan mengambil posisi jual (short position). Keuntungan atau kerugian dihitung berdasarkan selisih antara harga kesepakatan dan harga pasar saat kontrak jatuh tempo.

Mekanisme Perdagangan

Perdagangan futures contract dilakukan melalui bursa berjangka yang teregulasi. Bursa ini menyediakan platform yang aman dan transparan, menetapkan standar kontrak, serta menjamin penyelesaian transaksi. Para pelaku pasar biasanya mengakses bursa ini melalui broker atau lembaga keuangan yang memiliki lisensi untuk memperdagangkan kontrak berjangka. Sistem perdagangan umumnya bersifat elektronik, memungkinkan eksekusi yang cepat dan efisien.

Secara keseluruhan, futures contract adalah alat yang canggih dan multifungsi, memungkinkan para pelaku pasar untuk mengelola ketidakpastian harga dan memanfaatkan peluang profit dari pergerakan pasar di masa depan.

Cara Menggunakan Futures Contract

Futures contract digunakan untuk mengunci harga di masa depan (hedging) atau berspekulasi pada pergerakan harga aset.

  1. 1Identifikasi aset dasar yang ingin Anda lindungi atau spekulasikan.
  2. 2Tentukan pandangan Anda terhadap pergerakan harga aset di masa depan (naik atau turun).
  3. 3Pilih bursa berjangka dan broker yang terpercaya untuk mengakses pasar futures.
  4. 4Buka posisi beli (long) jika Anda memprediksi harga naik, atau posisi jual (short) jika Anda memprediksi harga turun.
  5. 5Pantau pergerakan harga aset dasar dan kelola posisi Anda hingga tanggal jatuh tempo atau saat Anda memutuskan untuk menutup posisi.

Contoh Penggunaan Futures Contract dalam Trading

Seorang trader minyak mentah memprediksi harga minyak akan naik dalam tiga bulan ke depan. Ia memutuskan untuk membeli 1 kontrak futures minyak mentah dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Aset Dasar: Minyak Mentah WTI
  • Jumlah: 1.000 barel
  • Tanggal Jatuh Tempo: 3 bulan dari sekarang
  • Harga Futures yang Disepakati: $80 per barel

Jika pada saat jatuh tempo, harga minyak mentah WTI di pasar spot adalah $85 per barel, maka trader tersebut akan mendapatkan keuntungan sebesar ($85 - $80) x 1.000 barel = $5.000. Sebaliknya, jika harga turun menjadi $75 per barel, ia akan mengalami kerugian sebesar ($80 - $75) x 1.000 barel = $5.000.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kontrak Berjangka, Pasar Derivatif, Hedging, Spekulasi, Bursa Berjangka, Aset Dasar, Tanggal Jatuh Tempo, Margin Trading

Pertanyaan Umum tentang Futures Contract

Apa perbedaan utama antara futures contract dan forward contract?

Perbedaan utama terletak pada standardisasi dan regulasi. Futures contract distandarisasi, diperdagangkan di bursa terpusat, dan memiliki mekanisme kliring yang ketat. Forward contract bersifat over-the-counter (OTC), disesuaikan antara dua pihak, dan tidak terstandarisasi.

Apakah futures contract selalu melibatkan pengiriman fisik aset?

Tidak selalu. Banyak futures contract, terutama yang melibatkan instrumen keuangan seperti indeks saham atau mata uang, diselesaikan secara tunai. Namun, kontrak komoditas tertentu memang dirancang untuk pengiriman fisik.

Bagaimana cara menghitung potensi keuntungan atau kerugian dari futures contract?

Keuntungan atau kerugian dihitung berdasarkan selisih antara harga kesepakatan (harga futures) dan harga pasar aset pada saat kontrak ditutup atau jatuh tempo, dikalikan dengan ukuran kontrak (jumlah unit aset per kontrak).